Kelompok Penerbang Roket #duaaar #secapaad #bandung #lookfest (at Secapa AD-Bandung)
seen from China
seen from United States
seen from Russia
seen from China

seen from Malaysia
seen from Australia

seen from Türkiye
seen from Russia
seen from Italy
seen from China

seen from Netherlands
seen from Albania
seen from China
seen from India
seen from China
seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from China

seen from United States
seen from South Korea
Kelompok Penerbang Roket #duaaar #secapaad #bandung #lookfest (at Secapa AD-Bandung)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kelompok Penerbang Roket on stage at Lookfest 2016 . @penerbangroket @lookfest.id #lookfestid #lookfest #kpr #kelompokpenerbangroket #bandung
27/11/2015 - LookFest 2015 di Trans Studio Mall Bandung
Barasuara
Menurut rundown, Barasuara main jam 3 sore, punya tiket beberapa (iya beberapa) tapi enggak ada yang bisa nemenin, yaudah jalan aja sendiri. Dari awal udah diniatin mau legalisir CD dan foto bareng kalo ada kesempatannya. Dan karena nonton sendirian ternyata geraknya bisa lebih lincah dan bisa nyelap-nyelip.
Barasuara-nya udah lah, tetep seru, sayangnya dari awal salah ambil posisi karena enggak merhatiin posisi mic, pengennya dapet posisi depan Mbak Icil (akrab ye) supaya bisa foto-foto buat oleh-oleh ke mas pacar, tapi ya tak apa juga, dapet posisi depan kipas, lumayan dingin, sirik aja karena mbak-mbak sebelah dateng sama pacarnya (lah terus).
Beres mereka main, langsung melaju (melaju banget nih) ke booth merchandise buat legalisir CD. Tapi ternyata semua orang berpikir hal yang sama, jadi booth merchandise saat itu ramai sekali. Nunggu-nunggu, ngobrol-ngobrol sama mas-mas yang jaga booth, sama mas-mas yang mau legalisir semua yang dia punya, dari poster konser taifun sampai CD TTATW buat dilegalisir Mas Iga (lagi lagi akrab ye).
Pertama keluar dari backstage Tj, lalu Iga, Marco, sampai semuanya. Karena niat awalnya cuma legalisir CD dan minta foto bareng Icil biar bikin iri Pacar, jadi sama Tj dan Iga cuma minta tanda tangan, lalu Marco, pas ada insiden spidol macet pula, trus digangguin Marco, “Hayo panik panik panik”, sambil nyari-nyari spidol cadangan di tas, aduh lucunyah Marco hahahaa. Sampai pada Icil, minta tanda tangan dan foto bareng, pede-pede in aja minta tolong orang lain fotoin karena disitu nonton sendirian.
Rani: Kak, pacar saya sukanya sama kakak.
Mbak Icil: Wah kok gitu, marah dong kamu.
R: Hehehehe..ya enggak juga
Lalu ke Puti, trus bingung mau apa, yaudah minta foto bareng Iga ah, minta tolong orang tak dikenal lagi untuk fotoin, sambil basa-basi.
Mas Iga: Aduh maaf ya lagi pilek nih.
Rani: Gapapa mas. Mas anaknya lucu banget (enggak bisa lebih salah fokus lagi ran?)
I: Iya dia lagi pilek juga tuh kasian.
Lalu karena sudah pusing banyak orang, jalan pulang deh, di deket-deket situ sempet ngitung tanda tangannya, udah (merasa) lengkap, lalu pulang dulu, karena Efek Rumah Kaca main jam 8, ntar pergi lagi sama Ugi. Sampe rumah, “Ya ampun, Geraldnya belum”, jadilah legalisir CD kurang tanda tangan Gerald, lupa sama sekali aja itu, kirain udah lengkap.
Efek Rumah Kaca
Dateng telat sama Ugi, udah pasrah dapet tempat di belakang, eh penontonnya masih duduk, dan beberapa orang pengen nonton mereka duduk aja, tapi sesaat sebelum mulai pada akhirnya semua berdiri, sampai agak dorong-dorongan. Dapet tempat, ya masih bisa liat panggung lah kalau jinjit-jinjit.
Efek Rumah Kaca malam itu puas banget, puas banget, dan puas banget (harus tiga kali biar sesuai). Ini kali kedua nonton mereka, dan ini jauh lebih keren dari pertama di Bumi Sangkurian enggak lama sebelum ini. Efek Rumah Kaca bisa bikin satu geng cowok-cowok di depan teriak-teriak semangat tapi terus langsung rangkul-rangkulan pas Sebelah Mata dan Laki-laki Pemalu, lucu banget deh. Pokoknya mau seru-seruan bisa, mau syahdu sambil tutup mata bisa. Lagu yang dibawain banyak banget, sampai ngerasa, “Ini kapan selesainya ya, aduh capek, tapi seru banget, tapi capek dan panas banget”, antara enggak kuat tapi pengen lanjut juga. Sampai akhirnya Desember menutup malam itu.
Songlist malam itu, didaftar karena penasaran perasaan banyak banget yang dibawain, tidak berdasarkan urutan tapi berdasarkan ingatan (karena paling enggak bisa denger trus langsung ditulis gitu)
Tubuhmu membiru..tragis
Sebelah mata
Kau dan aku menuju ruang hampa
Balerina
Menjadi Indonesia
Di udara
Biru
Putih
Lagu kesepian
Kamar gelap
Laki-laki pemalu
Kenakalan remaja di era informatika
Cinta melulu
Melankolia
Desember