Pohon Pun Merindukannya... . Di suatu terik, Nabi berkhutbah di atas mimbar. Mimbar sederhana, buatan para shahabat. Hari-hari sebelum itu, khutbah Nabi dilantangkan di atas sebatang pohon kurma, yang hampir-hampir lapuk dimakan rayap. . Tatkala Nabi berdiri di atas mimbar baru itu, tiba-tiba beliau mendengar sayup-sayup suara rintihan, serupa suara anak kecil yang sedang merajuk. . "Suara apa ini? Dari mana datangnya?", Nabi bergumam. Nabi menoleh ke arah sisi. Rupanya... . Teronggok sebatang kurma lapuk, yang biasa dipijaknya tatkala melantun nasehat kepada para shahabat. . "Wahai Nabi...", rintih sang pohon, _"Tak kurasakan lagi pijakan kakimu. Tak kudengar lagi suara dzikirmu. Sungguh, aku kehilangannya..." . Nabi pun mengusap-usap punggung pohon itu, bagai ibu yang sedang menenangkan tangisan anaknya. Terus diusapnya, hingga rintihan pohon itu mereda. . --- Kisah ini diadaptasi dari riwayat Bukhari. . #TadabburSiroh #laninalathifa https://www.instagram.com/p/B_caTdllOxr/?igshid=1ca8p1sgorhk5









