Kini aku benar-benar ditinggalkan olehnya, sakit memang itu dulu cukup
Beberapa bulan sebelum tahun berganti, bagiku itu waktu terberat untuk aku hadapi.
Orang yang kuberikan tempat dihatiku lebih spesial dalam kurun 1/4 windu itu menyudahi dan memutuskan hubungan kala itu.
Galau, pilu, kalut dan terluka tapi tak nampak dari luar. 'Aku baik-baik saja' ku katakan itu demi menyemangati diri, hingga saat ini pun aku berusaha tegar. Seiring bergantinya hari dan tanggal, aku memang baik-baik saja. Namun, lagi-lagi setiap melewati apa yg pernah kami lewati dan singgahi hati ini menjadi tidak baik kembali, dan ternyata luka hati itu memang belum sembuh.
Dan setelah aku berfikir sangat sakit ternyata diri ini cukup lucu, cukup kekanak-kanakan, padahal ini bukan hal yang rumit, masalah pun sepele. Yang membuat diri ini terasa menyiksa itu ketika dipikirkan dan dihayati kembali.
Aku coba menyederhanakannya demi menguatkan hati ini kembali ...
Jika kamu rindu cukup akui saja, setelah itu jangan diperpanjang. Mungkin rindu itu akan pudar dengan sendirinya.
Perlahan dan terus konsisten.
Dan mungkin sesuatu yg indah untuk kita itu bukan dengan bersamanya kita, namun dengan hidup masing-masing dan terpisah.


















