*Hasrat terkenal = cabang kemunafikan
Sekitar 2003 waktu masih SMP, masih tinggal di Makassar, sy beberapa kali main & liburan ke Bandung. Bertemu dengan keluarga ibuk. Pergi ke kebun binatang (di makassar tdk ada kebun binatang), pergi ke dufan jakarta (trans studio waktu itu jg belum ada), sea world, taman safari dsbnya.
Pulang dari Bandung, ustadzah2 (yg umurnya masih muda2) malah sibuk bertanya “arief, ketemu aa gym nggak, foto bareng nggak, datang ke DT nggak?”. Sy menggeleng. Ustadzah2 malah berteriak protes, “ya ampun arief, rugi sekali, kamu ke bandung nggak ketemu aa gym, kan sayang, kapan lagi?” sy hanya menggaruk kepala yg tidak gatal *ini apa sih? Kenapa ke Bandung mesti ketemu aa gym? Mesti foto bareng? Kan masih banyak hal seru yg bisa dilakukan. Ustadzah norak deh (sy membenak dalam hati). Memang sudah tabiat sy dari dulu tidak terlalu suka dengan orang yg terlalu dielu2kan.
Beberapa tahun berselang, sekitar 2007, saat SMK, sudah pindah ke bandung, sy berkesempatan bertemu dengan aa gym dalam salah satu acara sekolah. Siswa-siswi banyak yg datang menghampiri, satu-dua minta foto bareng dsbnya. Kenapa satu-dua? Karena waktu itu ponsel yg ada kameranya masih mahal. Jadi yg punya sj yg bisa foto bareng. Dan dari situ sy semakin tidak suka dengan aa gym.
Tahun demi tahun berlalu. Sampai akhirnya di salah satu stasiun TV, setelah lama tidak muncul di TV. Entah Najwa Shihab atau Fifi Aleyda Yahya saat itu, bertanya “kenapa aa gym tidak tampil di TV lagi, jd ulama terkenal lagi?” Aa gym menjawab denga amat gagahnya “Tidak. Dulu itu aa kecemplung. Masuk dalam kemunafikan. Terlena oleh popularitas, kekaguman ibu2, orang2 dsbnya. Dulu itu aa penuh topeng, mementingkan artifisial—tampilan semata. Rusak ketauhidan aa, oleh popularitas, oleh kekayaan, oleh kekaguman dsbnya. Aa beruntung Allah masih sayang dengan aa sehingga diberi kesempatan untuk memperbaiki banyak hal. Lebih nyaman & tenang begini. Dsbnya-dsbnya (kira2 jawaban aa gym seperti itu, silahkan searching persisnya bagaimana).
Sejak saat itu, pandangan sy kepada aa gym berubah 180 derajat. Itu baru aa gym yg keren. Ulama kami yg keren :)
Riung Bandung, 28 Ramadhan 1436 H, --soamolearief