Sentimentil
tipe kamu sentimentil gak bro...kalau kamu jenis manusia sentimentil jangan marah-marah jika kamu membaca tulisan-tulisan gue. Sebab ini menyangkut beban psikologi yang akan kamu rasakan sampai kiamat. Terus terang aku mau menulis gaya bebas. Gue, aku, saya, bahkan kata-kata jawa yang belum pernah kau dengar akan saya pergunakan. Sekali membaca kau akan merasa gubrak, kalau cekakak-cekiki itu tergantung tingkat IQ mu saja...Terus terang otak dengan IQ tinggi jelas tidak mudeng dengan gaya tulisku yang kapasitas otaknya agak low....kwkwkwkwh
Sentimentil itu berasal dari kata mana sih kalau menurut KBBI sih Sentimentil adalah tidak ada artinya yang ada artnya itu sentimental yang artinya perasaan berlebihan, emosi berlebihan,iri hati, dendam. pokoknya hal-hal berbau negatiflah. Jika kamu cewek atau cowok sentimentil hati-hati dekat-dekat masalah apalagi saat patah hati, ketemu sama saingan yang lebih cantik, ketemu yang lebih pinter...kamu pasti iri berat bin minder...nah mulai deh sentimenmu kumat. Danjika otak resekmu muncul kau tentu pengin merusak reputasi temenmu yang lebih...lebih dari kau. Kalau kamu jahat mungkin kau akan menggaruk kulit mukanya agar tampak lebih jelek, jika temenmu lebih pinter kau tentu akan berusaha menawari makanan dengan kadar garam tinggi serti kandungan micin tingkat dewa....hahaha ....biar tahu rasanya goblok itu seperti apa...
Menjadi sentimentil itu memang berat. Tapi masih lebih berat memikirkan kata-kata profesor Quantim fisika tentunya. Aku sendiri jika ketemu profesor yang jidat kepanya terus melebar karena kebanyakan mikir mending minggir. Takut ketularan pinter. Aduh tidak bisa kubayangkan jika terlalu pinter...jangan-jangan aku hanya punya kegiatan, tidur berkayal, membaca dan otak-atik rumus. Uhhh. bisa-bisa garing hidupkku.
Makanya usahaain jangan senimentillah. Lebih enak ndableg bin cuek. Yang penting happy and tidak merugikan diri sendiri. Itu saja prinsipnya. Banyak gaul dan chating...













