Dari awal menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS, Sherin Wulandari sudah bersumpah akan membumihanguskan gerombolan yang suka bolos dan merokok di belakang kantin.
Sejak sumpah itu terdengar sepenjuru Garuda, ada satu pemuda yang hanya terkekeh sama sekali tak merasa takut dengan sumpah gadis berwajah dingin itu.
"Sherin bilang gitu?" tanyanya.
Ilham menganggukkan kepalanya begitu pemuda ini bertanya. "Iya pas orasi dia ngemeng gitu. Pantes aja menang, pasti anak cewek sama guru-guru banyak yang dukung dia." ujar Ilham menjelaskan.
Tak mau kalah, Raditya mengangguk semangat.
"Parah sih kalau beneran dia mau basmi kita. Gua mah gak bisa kalo sama cewek." celetuknya.
Fawad tertawa sembari mendorong bahu Radit, "Halah bilang aja lu takut, belaga kaga bisa ama cewek segala lu, tai ledig!" komentarnya.
"Idih beneran bego, gak bisa gua kalo ama cewek mah!"
Pemuda bersurai gelap ini hanya menutup rapat bibir tipisnya. Jemarinya bergerak memutar-mutar lintingan nikotin, lalu sesekali ia hisap.
Kemeja putih yang tertutup leather jacket kebanggaannya itu amat sangat-banget-gila-dewa membuatnya beribu tingkat jauh lebih tampan dari biasanya.
Alfansyah Revano Rizal. Anak-anak tongkrongan biasa manggil dia Alfan. Tapi ada juga yang panggil dia Alfansyah atau Revano. Jarang, tapi ada.
Julukannya si rebel. Panutannya adalah Paul Klein. Bisa di cek playlist-nya lagu Lany semua. Kebanggaannya adalah leather jacket yang mana membuatnya semakin sangar dan seram.
Padahal ia tak seseram itu. Dia nangis waktu Peggy Carter meninggal di Captain America: Civil War karena sedih Steve Roger ditinggal sang kekasih. Marvel freak.
Di SMA Garuda, namanya udah gak asing. Seantero sekolah kayaknya kenal sama dia. Tukang bolos, iseng, tapi dia ganteng dan murah senyum sih, jadi mikir dua kali mau sebalnya juga. Cih, pretty privilege.
Nyebelin? Tentu saja. Tapi mana bisa marah kalau abis diisengin, terus disenyumin? Cih, senjatanya memang sekuat itu ternyata.
Jangankan siswa-siswi SMA Garuda, sama warga kantin bahkan guru-guru pun dia tetap iseng.
Gak ngerti lagi.
"Al, lu kagak bakal nyerah kan ya tapinya?" tanya Fawad tiba-tiba setelah puas tampol Radit bulak-balik.
"Ngapain nyerah?" Alfan balik bertanya. Kemudian ia menghisap dalam-dalam lintingan nikotinnya, lalu membuang asapnya perlahan.
Ini sih namanya membangunkan macan yang sedang tidur.
Face claim used:
Lee Jeno (NCT) as Alfansyah Revano Rizal
Berandalan yang murah senyum, iseng, dan gak pernah bisa di tebak kelakuannya.
Park Xiyeon (Actress) as Sherin Wulandari
Wakil ketua OSIS yang ambisius, gemas sekaligus galak, dan benci manusia macam Alfansyah.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming