Sebatas Itu.
Kurasa aku tidak pernah benar-benar dicintaimu.
Aku haya kebetulan cukup menyenangkan untuk diajak jalan, berbincang dan bertukar pikiran.
Aku tak mungkin jadi bagianmu.
Aku paham betul kapasitasku.
Kamu hanya butuh afeksi, seorang pendengar dan orang yang dapat memenuhi kebutuhanmu.
Mungkin aku pun sama.
Mungkin aku tak benar-benar mencintaimu.
Hahya kebetulan kamu pria yang lebih perhatian dibanding pria lainnya.
Kita didekatkan oleh intensitas temu dan perhatian yang lebih.
Sebatas itu.

















