[ R E V I E W ] BLACK MIRROR (3)
5. San Junipero - Episode 4, Season 3
Spoiler : San Junipero adalah kota virtual yang penuh dengan kebebasan. Mau ke klub malam? Silakan. Mau cari pasangan one night stand? Silakan. Mau jeruk makan jeruk? Silakan. Apa pun yang kamu mau semua ada di kota ini! Disinilah Yorkie si wanita cupu bertemu dengan Kelly, yang tak kenal takut. Mereka berdua pun jatuh cinta dan memutuskan untuk hidup bersama di sana.
Review : Saya sarankan untuk menonton episode ini sebanyak 2 kali ya. Why? Karena, alur ceritanya itu agak susah untuk dimengerti dan dibutuhkan pemikiran yang kritis. Kalau kalian udah mengerti duluan, ya Alhamdulillah sih. Kuota yang kalian pakai streaming pun akhirnya tidak terbuang sia-sia ya, hehe:D
Nah, episode kali ini tentang kisah romansa sepasang lesbian. Kalau di Indonesia sih, sangat tabu untuk membahas LGBT. Mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia, yang tentu dalam Al-Quran sangat melarang yang namanya LGBT. Sekedar info ya, LGBT ini sudah ada sejak zamannya Nabi Luth, dimana kaumnya diberi azab dari Allah karena tidak taat pada-Nya. Naudzubillah!
Akan tetapi, disini saya tidak mendiskriminasikan kaum LGBT. Saya hanya mengingatkan saja sebagai seorang muslim yang saling bersaudara agar kita kembali ke jalan yang lurus. Ingat, Allah Maha Pemaaf dan akan selalu membantu umat-Nya keluar dari kegelapan.
Terus apa sih hubungannya dengan teknologi? Yap! Seperti yang ada di spoiler tadi, San Junipero adalah kota virtual yang penuh kebebasan. Dimana bagi kalian yang menginginkan kehidupan setelah mati akan diupload ke San Junipero, dengan kata lain kalian akan hidup selamanya di sana. Kerennya lagi nih, di sana kalian akan kembali menjadi kawula muda! Itulah mengapa kota ini dijuluki Heaven Is A Place On Earth.
Akankah prediksi Charlie Brooker tentang San Junipero terbukti? I think, maybe yes or no. Bisa dikatakan 50:50 lah. Kita semua tahu, manusia sering berlomba-lomba membuat sesuatu yang baru dengan ambisius wagelaseh! Namun, untuk apa menciptakan San Junipero kalau Allah sudah menyiapkan surga untuk kita?
REMINDER :
San Junipero buatan manusia dan surga buatan Allah memiliki persamaan yang cukup spesifik.
Pertama, saat dihidupkan kembali kita akan kembali muda. Hal ini pun sudah jelas di beberapa hadis, salah satunya adalah : " Siapa pun ahli surga meninggal , muda atau tua , akan berusia tiga puluh tiga di surga dan tidak akan pernah tumbuh lebih tua , demikian juga ahli neraka . " ( HR Tirmidzi )
Kedua, dunia hanyalah fana atau sementara saja. Tempat yang kekal dan abadi bagi kita, yaitu akhirat -entah itu surga atau neraka. Hal ini terdapat dalam Surah Al-Ankabut ayat 64 : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
Ketiga, sesuai dengan janjinya pada hambanya yang taat dan saleh, Allah swt. akan memberikan kita kenikmatan yang tiada tara di surga nanti.
Jadi, kalian mau pilih San Junipero atau Surga Allah?
6. The National Anthem - Episode 1, Season 1
Spoiler : Diceritakan salah satu putri Kerajaan Inggris diculik oleh seorang misterius saat ia baru saja pulang dari pesta ulang tahun temannya. Berita tersebut menjadi viral saat videonya diunggah di youtube oleh si penculik ini. Ia mengancam akan membunuh sang putri, apabila Perdana Menteri Inggris tidak melakukan perintahnya dalam waktu yang telah ditentukan.
Review : satu kata buat episode ini, Speachless! Ini tayangan perdananya Black Mirror loh, terus langsung disuguhkan dengan cerita yang buat kita malah istighfar tiga puluh tiga kali. Ya, di episode ini mungkin kita akan berpikiran, penulisnya udah gak waras ya? Kenapa gak sekalian sex with snake aja? Ya kan? Lebih keren lagi tuh!
Dan yang dilakukan oleh sang perdana menteri benar-benar menurunkan harga dirinya. Bagaimana tidak? Dia harus melakukan sex with pig agar putri inggris yang paling dihormati itu bebas. Kalau tidak, apa yang terjadi? Reputasinya bisa hancur walau jabatannya ini masih melekat hingga masa waktu tenggangnya.
Inti dari cerita ini adalah kita sebagai masyarakat hanya memerhatikan sesuatu yang penting, istilah lainnya adalah yang viral - entah itu bermanfaat atau sama sekali tidak. Sehingga, kita menjadi pribadi yang tidak peduli lagi pada keadaan sekitar.
Seperti apa? Peperangan yang terjadi di timur tengah belum usai hingga saat ini, terutama di Palestina, Suriah, Yaman, dll. Yang menyebabkan banyaknya orang tak bersalah mati terbunuh karena bom, senjata, dan semacamnya. Padahal mereka gak tahu apa-apa loh.
Insya Allah, kematiannya tidaklah sia-sia, karena semua yang dilakukan oleh mereka semata-mata demi Allah Swt.
REMINDER :
Sekarang ini maraknya kasus penyanderaan dan penculikan yang terjadi saat ini, dengan ancaman pundi-pundi uang ataupun sekedar materi. Untuk itu tetaplah berhati-hati dan semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt.
7. Fifteen Million Merits - Episode 2, Season 1
Spoiler : Di tengah masyarakat pekerja yang bersepeda untuk menghasilkan listrik dan diupah dengan penghargaan (merit), seorang pemuda menggunakan warisan penghargaannya untuk membantu temannya mengikuti audisi ajang pencarian bakat. (Sumber: Wikipedia)
Review : Episode ini menggambarkan tentang perbudakan manusia di era teknologi. Iya sih, hanya dengan mengayuh sepeda kita akan mendapat upah. Memang itu adalah sebuah usaha, tapi... kalau cuman digunakan untuk bersenang-senang alias sekedar hiburan saja? Kira-kira manfaat apa yang didapatkan dari usaha yang kita perjuangkan? Yay or nay?
Di sini kita juga diperlihatkan tentang perbedaan kelas. Bukan kelas di sekolah ya, genk! Ini antara kalangan bawah dan atas, istilahnya si miskin dan si kaya. Dimana si miskin ini harus hidup di ruangan kotak-kotak yang memuakkan dengan layar yang sempit. Mereka lalu berjuang mendapatkan penghasilan lewat kayuhan sepeda yang melelahkan. Setelah itu, dihabiskan demi hiburan yang sia-sia. And then, back to work again.
REMINDER :
Kawan-kawan yang baik hatinya, kalau memang Anda seorang yang cerdas! Pergunakanlah waktumu sebaik mungkin, karena setiap yang kita lakukan tidak bisa diulang lagi.
Jangan buang-buang uang hanya demi hiburan, gunakanlah untuk sesuatu yang berguna. Misalnya, tabungan untuk masa depanmu nanti atau sedekah pada orang yang tidak mampu.









