If u want to be a good leader, u should to hear our suggestion/criticism. And today, I will tell it through my tumblr. Before I do, I really sorry if my words hurt ur heart, cause Iām not a perfect human.
So, seminggu lalu tepatnya hari jumat, yang penuh berkah dari Allah Swt. Saya memantapkan hati untuk memasuki salah satu organisasi ābergengsiā di sekolah saya. Saking 'bergengsi'nya, organisasi tersebut hanya menerima satu orang saja dalam setiap kelas. Kebetulan, di sekolahku ada 12 kelas xxx. Otomatis, mereka hanya merekrut 12 orang 'sajaā.
Seperti organisasi lain, dalam perekrutan anggotanya pasti ada syarat yang harus diikuti, salah satunya adalah tes wawancara. Dimana dalam tes tsb, mereka akan menanyaimu dengan pertanyaan yg skak mat. Asalkan kamu bisa menjawabnya dgn baik, mereka dengan senang hati menerimamu. Sayangnya, saya sendiri melakukan hal sebaliknya -u know what i mean lah.
Akhirnya, saya pun dinyatakan GAK LULUS.
Itās okay, saya mencoba untuk ikhlas tapi berat. Andaikan ada Dilan, mungkin dia akan menanggung kekecewaan yang saya alami. Setelah itu, saya mengintropeksi diri dan mengingat bu guru bilang begini :
āSetiap jabatan yang kau terima adalah cobaan dari Allah swt.ā
Saya sadar, bahwa Allah swt masih sayang pada hamba-Nya. Ia menjauhkan saya dari cobaan tersebut. Dan saya yakin, Allah pasti punya rencana yang lebih baik lagi untuk saya. Mungkin, salah satunya adalah fokus belajar untuk menghadapi SNMPTN dan UN.
Dan sebagai teman yang baik, saya pun memberikan selamat pada yang lulus, karena saya tahu kita di sini semua bersaing secara āsehatā. Bahkan, saya sempat bercanda untuk meminjam ājas merah'nya di lain waktu.
Oh ya, setiap yang LULUS dalam organisasi tsb akan dipakaikan ājas merahā sbg almamater kebanggaan mereka. Tapi, di balik semua itu kamu akan menanggung beban berat dalam menjalankankan tugas yang diamanahkan. Mengapa? Karena itu adalah tanggung jawab besar untuk membawa nama sekolah.
Sayangnya, ada sebagian anggota yang tidak memikirkan hal itu. Ya, setiap orang pasti memiliki tujuan berbeda-beda, karena hidup hanya mereka yang jalani. Tapi mengapa? Karena, mereka yang sudah mengenakan jas merah cuman ingin pamer dan menyombongkan diri. Sangat memprihatinkan, apabila mereka tidak aktif dalam berorganisasi dan cuman menomorsatukan almamaternya.
Sekedar info saja, inti dari organisasi tsb segera membuat multi bagi peserta yang tidak LULUS. Mereka bilang, āApabila ada anggota yang kinerjanya tidak bagus, maka kalian yang akan ditunjuk untuk mengambil posisi keanggotaan tersebut.ā Walaupun saya tahu, bahwa -mungkin- hal itu tidak akan terjadi, karena teman-teman akan menunjukkan kinerja terbaik mereka.
Namun, tidak semua rencana berjalan dengan baik. Ya, ada kejanggalan dalam pemilihan anggota organisasi tsb. Di antara 6 orang yang tidak lulus, tiba-tiba 2 orangnya malah dinyatakan masuk:) u know, how i feel? Itās so, very hurt. Bisa dibilang kecewa di atasnya kecewa lagi. C'mon dude! Bagaimana bisa mereka masuk padahal sudah jelas-jelas TIDAK LULUS?!?!
Money politic? Or suprise for them? Idk what they think. Itās confused for me. First, i donāt believe the fact. But, when my friends tell me about them of both. I feelā¦. drop:) If they choose them, why not me? Why?! Whatās wrong with me!
Okay, Iām wrong because I make a one mistake when I be a member of the organisation. Setidaknya, kamu harus berbuat adil pada peserta yang tidak lulus. Jangan karena dia lucu terus cantiklah atau gagahnya mashaa Allah⦠kamu malah menerima mereka seenaknya dan tidak memikirkan bagaimana perasaan orang lain.
And then, whoās wrong in this story?
I think the leader. Yes, ketua paling menyebalkan. Why I said that? Okay, you must to hear what I tell.
Pertama, dia bilang begini,
āMaaf sekali sebesar-besarnya dunia, kami tidak bisa menerima dua orang dalam satu kelas. Karena dalam peraturan telah ditetapkan bahwa kami hanya berhak menerima satu orang saja dalam setiap kelas.ā
Kedua, ucapannya malah berbeda.
āKemungkinan besar, saya bisa berubah pikiran sebelum pelantikan dilaksanakan. Bisa saja saya mengambil dua orang dalam satu kelas. Jadi, peraturan itu tidak harus selalu diikuti.ā
Sekedar info : peraturan hanya bisa diubah apabila dilaksanakan musyawarah bersama-sama, di akhir masa jabatan nanti.
Kita semua tahu, manusia adalah makhluk tidak sempurna. Mereka suka berubah pikiran secara tiba-tiba, yang kadangkala hal tsb malah sangat menyebalkan. Apa lagi, ketika mereka sudah di atas awan malah melupakan apa yang terjadi di bawah sana. Sehingga, keadilan pun bisa dilupakan begitu saja.
Begini ya, kalau memang masih niat mau terima anggota baru melewati dari batas kuota yang sebenarnya. Kenapa tidak disama ratakan semua? Setidaknya, bukan hanya mereka berdua saja yang berada di atas awan. Kita juga yang tidak lulus seharusnya di posisi tersebut, agar semuanya adil. Bukankah pemimpin sudah diajarkan untuk adil? Seperti sifat yang dimiliki oleh Rasulullah saw. Apa lagi sila kelima pancasila menyatakan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Biar pun cara kepemimpinanmu itu bagus dan dikagumi banyak orang, tapi sayang sekali kalau tidak adil. Biar pun Anda tidak sempurna, tapi setidaknya berbuatlah kebaikan untuk semua orang agar bisa menjadi panutan. Kalau kamu berbuat adil dengan anggotamu sendiri, Insya Allah kamu akan diberikan pahala yang berlimpah dari-Nya. Ingat kata Pramoedya Ananta Toer sewaktu masih hidup :
āAda yang membunuh. Ada yang dibunuh. Ada peraturan. Ada undang-undang. Ada pembesar, polisi, dan militer. Hanya satu yang tidak ada : keadilan.ā
Saya doakan, semoga teman-teman bisa sukses dan membawa nama baik sekolah menjadi lebih baik lagi. Dan untuk pemimpin yang baru dan ketiga inti yang hatinya baik, semoga segala urusannya dilancarkan Allah swt.
Oh ya, jangan jadikan jas merahmu sebagai ajang pamer dan simbol kesombonganmu.
Jas merah yang kamu kenakan harus jadi panutan semua orang, bahwa kita bersama-sama bisa membawa nama sekolah dengan baik.