Untukmu yang sudah melupakanku, Apa kabar? Harimu menyenangkan kah? Sudah cukup lama tak mendengar kau berkabar. Bukan, Bukan aku berharap kau kembali menghubungiku, Aku hanya penasaran saja, Tak perlu kau urusi hal ini.
Untukmu yang ku tahu keberadaannya namun tak kau tahu aku dimana, Mungkin terlalu lama untuk memendam penasaran Sudah berulang kali kita membahas untuk melupakannya Maaf, Setelah ini aku berjanji untuk tak kembali bertanya
Untukmu yang terlanjur ku cinta, Maaf untuk ku sudahi Nuraniku tak mengizinkan jiwa-jiwa penuh cinta ini bersemayam Aku bukan budak cinta yang mengemis untuk kau datangi kembali
Mungkin ini sudah akhir, Mencintai dan mengenalmu mungkin yang terkenang, Maaf sudah pernah merepotkan hatimu.
Dari aku yang menanti hujan reda, Dan sebait senyuman merekah bulan September-mu waktu itu.
Bekasi, Hujan, Rintik, dan Rindu Desember, tanggal 11







