Mari berkenalan dengan salah satu ikan endemik sungai brantas satu ini, Ikan Kuthuk namanya.
Ikan Kuthuk atau biasa disebut dengan nama "Ikan Gabus" ini adalah sejenis ikan predator yang hidup di air tawar. Memiliki ciri sisi bagian atas tubuh, dari kepala hingga ekor berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan. Sedangkan pada bagian bawah tubuhnya berwarna putih. Serta terdapat coretan yang agak kabur menyerupai ular di sisi kiri-kanan tubuhnya, mulut besar dengan gigi-gigi yang besar dan tajam melengkapi penampilannya sebagai predator air tawar ini.
Ikan bernama ilmiah Channa Striata ini juga dapat ditemui di danau, sungai, rawa, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Para petani terkadang sengaja mengembang biakkan ikan kuthuk di sawah mereka untuk membantu membasmi hama keong yang merugikan hasil panen mereka. Namun dibalik jasanya dalam membasmi hama, ikan yang menjadi kerabat dekat ikan toman ini ternyata juga akan menjadi hama apabila tak sengaja masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan yang kemudian memangsa ikan-ikan kecil di dalamnya.
Ikan Kuthuk memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Di Sumatra dan Kalimantan ikan ini kerap diasinkan terlebih dahulu, baru kemudian diperdagangkan kembali. Ikan ini juga tinggi akan protein albumin yang diperlukan tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses penyembuhan luka.











