Menuju seharian kerja
Hari ini 12 Oktober 2020, Nashita mulai rewel, sudah beberapa hari ini sih. Dia tidak mau diajak bersalaman kalau bundanya berangkat kerja, dia minta ikut. Dekat sih, tapi berhubung ada pelatihan, jadi tidak memungkinkan untuk ikut kerja. Terlebih sudah beberapa hari ini aku sounding kalau besok Ama akan kerja seharian. Ama ndak tau bisa nenenin siang apa enggak. Karena Nashita ini anak emping alias DBF dan ndak mau dia pakai dot jadi susah untuk ditinggal kerja. Besok ada Bimtek di Surabaya sehingga terpaksa aku bawa karena setidaknya dia bakal nenen malamnya. Perasaan gundahku seorang ibu yang mau meninggalkan seharian selama 3 hari ini mungkin dirasakan oleh Nashita sehingga dia jadi rewel. Akuselalu berdoa yang terbaik bagi kami yang saling membutuhkan dan saling ketergantungan. Semoga aku dikuatkan untuk mencari rezeki di jalan Allah dengan pengorbanan sedikit jauh dari anak. Meski pun di luar sana banyak sekali ibu-ibu meninggalkan anaknya untuk bekerja. Ada yang jauh dan sangat jauh, ada yang lama dan sangat lama. Dibandingkan denganku, aku jauh di bawah mereka. Namun hatiku yang rapuh, bahkan mendengarkan teriakan saja sudah cukup meruntuhkan hatiku ini, perpisahan hitungan jam saja membuatku sedih. Sebelum berangkat kerja, sering Nashita aku peluk lama. Ama kerja dulu sayang.








