Hujan *rindu
Esa : mas, kenapa ya aku rindu?
Mas : mungkin karena hujan.
Esa : kenapa hujan selalu identik dengan rindu?
Mas : karena hujan jatuh dari langit. dan kebanyakan rindu itu diucapkan lewat doa-doa dan mengangkasa ke langit. jadi . . .
Esa : jadi lewat hujan, rindu-rindu itu jatuh kembali ke bumi, ya mas?
Mas : iya betul. dan kita turut merasakan rindu-rindu yang dimiliki oleh orang lain juga.
Esa : ah pantas saja! hujan selalu membuat orang yang tidak rindu menjadi tetiba rindu.
Mas : nggak apa-apa. toh rindu kan baik. rindu sama aku, misalnya. hehe
Esa : nggak! aku nggak rindu sama mas. wleee
Mas : kalo aku bilang aku rindu kamu, gimana?
Esa : hmm gimana yaa. rinduku jauh lebih besar dibanding rindunya mas. dah ah jadi melow. huhu
Mas : iya iya, sabar ya










