@fadlilahnida @mirnaummizakki @nuhaeni Setiap Kamis pagi di ruangan kecil yang hangat itu berkumpullah para pendidik hebat. Mereka siap untuk saling bertukar pikiran antara satu sama lain. Satu orang guru siap untuk membagikan hasil buku bacaan yang telah dipahami sebelumnya. Sedangkan yang lainnya menyimak dengan seksama. Tidak lama setelah semua para pendidik berkumpul, _bookshare_ pun dimulai dengan hikmat. Pada tahapan pembukaan, tiba-tiba proyektor yang dipakai seketika padam. Sontak semua fokus kepada proyektor yang padam. Waktu pun banyak terkuras untuk mengamati proyektor yang padam. Guru Xixu yang merupakan narasumber _bookshare_ saat itu sangat panik melihat hal tersebut. Cucuran keringat pun mengalir sekujur tubuhnya karena merasa malu dan gagal sebagai narasumber _bookshare_ kala itu. Guru Zizu mencoba untuk menenangkan Guru Xixu yang sangat panik. Sedangkan guru-guru lain masih fokus terhadap proyektor yang padam. Guru Xixu mengambil langkah cepat kemudian menyampaikan kepada guru-guru lainnya bahwa _bookshare_ nya dilanjutkan saja tanpa proyektor. Guru Xixu kemudian melanjutkan _bookshare_ yang tertunda. Ia menyadari bahwa ia sesungguhnya tidak harus panik dan siap dengan apa yang terjadi. Karena sesungguhnya yang bisa mengendalikan Guru Xixu ya Guru Xixu sendiri bukan orang lain. Fokusnya terhadap diri sendiri bukan ke pihak eksternal #inskomed #kelasmenuliscermin #budayaliterasi #gurumenulis #ayomenulis #genaribaca #dd_pendidikan https://www.instagram.com/p/B6EmHqMhEtY/?igshid=17tiojcov5uqn

















