Desaku. . Aku suka desaku. Tempat dimana aku tumbuh dan berkembang. Di sana pertama kali aku menapakkan kaki di dunia untuk melangkah mencari harapan baru, tempat di mana aku pun berharap akan kembali. Karena aku nggak tahu sejauh mana takdir akan membawaku. . Aku tipe orang yang homeble banget, paling males kemana-mana kalau memang bukan urusan penting atau lagi pengen banget pergi. Soalnya udah nyaman banget disini, rasanya tenang kalau di rumah, kumpul bareng keluarga. Lagian disini emang tempat yang istimewa bagiku. Banyak banget hal luar biasa terjadi di hidupku dan segala yang aku butuhkan ada di sini. . Istimewanya di sini adalah suasana pemandangan alamnya yang masih asri. Lahan sawah di sepanjang pinggiran desa, karena memang desaku dikelilingi hamparan sawah yang luas. Aroma khas disetiap musim hujan, hempasan angin sejuk di musim semi, gerahnya musim panas dan menyenangkannya pas musim panen. Terutama musim buah, apalagi aku dan bapak ibu punya banyak macam tanaman buah yang sengaja kami tanam... . Aku suka desaku karena banyak kenangan baik di dini. Masa kecil yang luar biasa, bermain permainan tradisional bersama teman sebaya, memancing dan mandi di sungai yang belum tercemar(dulu), atau ketika membantu menggarap sawah milik bapak. . Memang nggak semua hal menyenangkan di sini. Diantaranya akses jalan yang kurang bagus menurutku, dan susah sinyal yang sering bikin emosi. Terlebih suasana politik sampai adanya kubu2an tim pendukung yang sampai merusak ikatan persaudaraan cukup bikin miris. Banyak yang tiba2 jadi sok bener dan berkuasa cuma karena dia merasa punya kuasa atau orang berada. Kalau ada orang kek gitu di cuekin ajalah ya... Nggak guna, toh semua juga ada masanya. . Tapi aku udah nyaman banget di sini. Dan rasanya nggak pengen pindah.. Aku harap, akupun bisa ikut ambil andil dalam membangun desaku. Seenggaknya bisa jadi contoh yang baik bagi masyarakatnya. . #tambakan #gubug #grobogan #opini (di Tambakan, Jawa Tengah, Indonesia) https://www.instagram.com/p/B7N7KMTHYmN/?igshid=48cz687rf9kx