Gerram/Terapi Urine: Luncurkan Album Split, “Poranda”
Terobosan ‘nyeleneh’ dua grup musik cadas lintas daerah dan disiplin. “Poranda”, sebuah album split antara Gerram dan Terapi Urine resmi dirilis dalam format CD, Senin (23/10) kemarin. Album besutan dua label independen yakni Resting Hell Records dan Rimauman Music ini, mempertemukan dua grup dengan konsep yang berbeda.
Gerram merupakan unit blackened hardcore yang berbasis di Palembang. Setelah sukses merilis album debut, “Genderang Bencana” pada tahun 2014 silam, grup tersebut kembali mencapkan taring lewat single anyar, “Rona Lara” yang juga tercantum dalam album split ini. Lain halnya dengan Terapi Urine. Unit grindcore asal Bogor yang sarat unsur komedi serta banyolan-banyolan satir tersebut, cukup aktif menelurkan karya baik fisik maupun digital, seperti album mini, “Petenteng” yang dirilis lewat akun media sosial.
Dalam album split tersebut, terdapat 9 buah track yang akan terasa sangat berbeda ketika didengarkan. Empat track pertama merupakan karya Gerram yang penuh dengan distorsi tebal, hentakan drum yang variatif serta nuansa ‘dingin’. Lima track sisanya, pendengar akan disajikan dengan komposisi musik yang kurang ajar, tidak berbelit, lugas dan to the point dari Terapi Urine. Mereka juga tidak segan untuk melontarkan lirik singkat padat seperti, “Kontol!”.
Gerram dan Terapi Urine, secara konseptual sangat berbeda. Dalam split ini, mereka meleburkan amarah dan canda menjadi satu visi dalam memandang permasalahan sosial di luar yang kemudian diinterprestasikan dengan cara mereka masing-masing. Judul “Poranda” sendiri merupakan penggalan frase yang berarti “kacau balau”, dan terdapat unsur kata “Pora” yang berarti pesta.
Sebelumnya, album split “Poranda” sendiri telah dirilis dalam format kaset oleh Rimauman Music dan Anarkopop pada bulan Juni kemarin, pasca Terapi Urine menggelar tur di Negeri Jiran. (Af)
https://www.semarangonfire.com/2017/10/gerram-terapi-urine-luncurkan-album-split-poranda/