Jikalau...
ketika nanti jadi seorang ibu, jangan terlihat arogan ya, merasa paling dicintai dan paling berkorban.
sebab diri ini mengandung, melahirkan, menyusui, dan mengurus, lalu suami cukup dianggap yang mencari nafkah, kalau salah sedikit “pengorbanan” mengurus anak di bawa-bawa.
ketahuilah, jika kamu ibu sekaligus wanita karir dan pasanganmu mendukung itu
disitulah ada kesiapan pasanganmu untuk membantumu berperan sama sepertimu, bukan mengandung, melahirkan dan menyusui, tetapi mengurus kala kamu disibukkan dengan karirmu
mereka bisa menyuapi anak, mengganti pakaian anak, mengontrol jam tidur anak, bahkan membawa si anak hampir seharian dikantornya, kala kamu sangat sibuk dikantormu :)
memiliki dia? bersyukurlah kala jika ia begitu :)













