Trailer Dilan keluar dan langsung rame di dunia maya. ga nyimpen ekspektasi apa apa dari awal rencana Dilan mau kefilm-in karna yaaa saya punya Dilan versi saya sendiri. Bener aja trailer keluar , banyak orang yang kecewa karna ga sesuai ekpektasi. Kata-kata puitis ala ayah pidi rasanya ga keluar nyawanya.
buat saya trailernya cukup ngewakilin imajinasi saya. karna dari awal yang saya suka bukan karna kata puitisnya, but the story which so relatable with me. ya, rasanya di tinggal tanpa kejelasan. Rasanya menerka-nerka alasan dari yang terjadi. Rasanya kehilangan seorang teman sahabat. Rasanya nunggu momen dimana kita bisa tau jawaban semuanya.
iya, hampir tiga tahun perasaan itu yang bikin aku stuck di satu orang dan satu pertanyaan. “Salah Aku Apa?”, dan ya Dia, Dilanku.
Sial, Lagi-lagi aku rindu