Saya paling suka diajar Mr. Andre. Beliau ini owner ELFAST sekaligus pengajar juga disana. Seperti halnya scientist, beliau banyak menemukan teori-teori baru dalam hal structure yang belum pernah saya dapatkan selama hampir 16 tahun belajar bahasa inggris. Bahkan Mr. Andre punya istilah sendiri dengan teorinya yang mungkin hanya siswa ELFAST saja yang tau.
Teori-teori beliau sangat membantu sekali dalam menerjemah, menulis, bahkan saat ngerjakan soal structure & error analysis di TOEFL. Saya paling ingat saat beliau jelaskan silsilah clause, seperti adjective clause, noun clause, dan adverbial clause yg dikaitkan dengan filosofi kehidupan. Agak berat sih pahamnya, agak maksa juga kalo disambung-sambungin. Tapi 1,5 jam bersama beliau itu seperti pas liat film, tiba-tiba udah selesai aja.
Banyak sekali siswa Mr. Andre khususnya di program translation maupun writing yang ujiannya belum lulus-lulus hingga programnya berakhir. Apalagi ujian translation tahap 2, yaitu ujian intuisi yang ujiannya langsung menghadap beliau. Kenapa banyak yang nggak lulus? Karena jawabannya harus bener semua and must be perfect. Yang bikin susah lagi, setiap ngulang ujian soalnya beda. Tapi ini yang lama-lama bikin kita semakin mengenali tipe soal, mengerti kesalahan kita, dan nantinya bisa cepet ngerjakannya.
Saya nggak bisa banyangin gimana susahnya harus berintuisi dengan American History yang bahasa dan strukturnya ampun-ampun untuk dipahami. Latihan sehari-hari saja untung-untungan dapat 55, seringnya cuma dapat 25. Contohnya di buku American History ada kata “full-throated”, kalau diterjemahkan ke bahasa indonesia, intuisinya “demo besar-besaran”. Benar-benar sangat berbeda dengan makna aslinya. That is why many students can rarely pass this exam.
Pare, 1 Januari 2018















