Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Allahumma ajirhum fii mushibatihim, wa akhlif lahum khoiran minha. "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah mereka pahala dalamĀ musibahĀ mereka dan gantilah dengan yang lebih baik." Catatan ini dimulai dengan doa terkena musibah. Doa ini pertama saya tujukanĀ untuk 53 awak kapal selam Nanggala-402 dan keluarga yg ditinggalkan. Kedua, untuk semua orang yg sedang terkena musibah. Doa baik. Kita tahu dari media,Ā kapal selam tersebut hilang kontak dan dinyatakan SUBSUNK, suatu prosedur pencarian apabila terjadi kecelakaan, kapal selamĀ tenggelam. Pencarian sudah 3 hari, cadangan oksigen di KRI Nanggala-402 hanya bisa bertahan selama 72 jam dalam kondisiĀ black out. Situasi terburuk barangkali sudah terjadi. Saya kira ini sebuah musibah, dalam Islam ini adalah cara Allah Swt menguji hambanya ketika menjalani hidup di dunia.Ā Bentuk ujian itu bisa jadi kehilangan seperti meninggalnya orang yg dikasihi, kehilangan harta benda, terdampak bencan atau jugaĀ tenggelam nya sebuah kapal selam. Dalam situasi ini dibutuhkan kesabaran dan juga keikhlasan setelah berbuat sekuat kemampuan. Semoga dilimpahkan rahmat. Wallohualam. #catatanngabuburit #kapalselamtenggelam #nanggala-402Ā #doakecil #doabaik Photo @ Antara Photo / Reuters https://www.instagram.com/p/CODGrtgAWNZ/?igshid=19ez6y55dejom















