Bahkan untuk menemukanmu di sela anganku tentang masa depan pun sulit. Kau jauh tak terjangkau di ujung dunia. Ada yang ingin kusampaikan, tentang musim yang tak sempat kita rayu berdua, tentang puncak yang menyadarkan ego, tentang doa yang masih menggantung dan terus kurapal dalam-dalam. Aku ingin menggenggam tanganmu yang tak lagi gemetar, menatap bola mata yang tak lagi basah karena keraguan, Nanti kita akan berada di titik bumi yang paling tepat, memulai langkah bijak, dan bersenjagurau







