Hai mas. I miss you like always.
Udah sebulan lebih kita gak main bareng. I could only cry in my room every single time now.
Keadaan makin berat buat kamu. Ekonomi keluarga km memburuk, motor km skrg ga cuma buat km doang, waktu kamu lebih banyak kesita buat main sama temen krn km ga enakan.
Mas, little did you know, i wished you to understand what i felt every time kamu main sama temen kamu dan ninggalin aku gitu aja. Aku juga pgn kamu tau kalo aku jg mau di "ga enak" in sama kamu. I dont like your friends, and i wished you knew that.
Aku tau kamu ga suka sama aku yang ribet, aku yang banyak mau, aku yang marahan ini. Maybe i did asked for too much from you ya dengan keadaan ini? Even your spare of time? Aku sedih sama fakta bahwa you always looked happier when you're with your friends drpd waktu kamu sama aku. Was i never been your source of happiness all along?
Aduh sumpah kmrn i literally just think about how overreacting i am. Ada seribu satu alasan kenapa aku seharusnya bisa gak banyak ngambek sama kamu. Tp kalo udah mengedepankan diri aku sendiri, mau beralasan apapun you're a bad boyfriend to me. Kamu udah bikin aku sedih, nangis, marah, kecewa berkali-kali, how could i not say you are?
Gatau i need to freshen up a bit.... I still love you whole like always. And i hope you always do, too.