Cuplis aka Cutepy sekarang jadi kucing paling gendut di rumah. Makannya gak rewel, hobinya tidur. Beda banget dengan emaknya, Roro, yang hobi kelayapan.

seen from France

seen from United States
seen from South Africa

seen from France

seen from Peru
seen from Netherlands
seen from Russia

seen from France
seen from United States

seen from France

seen from China

seen from United States
seen from Peru
seen from Egypt
seen from China
seen from China

seen from Netherlands
seen from Ukraine
seen from United States
seen from Ukraine
Cuplis aka Cutepy sekarang jadi kucing paling gendut di rumah. Makannya gak rewel, hobinya tidur. Beda banget dengan emaknya, Roro, yang hobi kelayapan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sudah hampir dua minggu ini Cuplis sakit dan menolak untuk makan. Awalnya dia hanya tiduran di atas mesin cuci, terus pindah ke atas kulkas yang ada kardusnya. Belakangan aku temukan kardus itu basah dan ada kotoran, makanya aku pindah. Ternyata dia tetap bertahan. Mungkin karena hawanya hangat di sana. Tapi dia tidak mau makan apapun yang kami beri - ikan, wet food, dsb - meskipun masih sesekali minum.
Tiga hari berikutnya Cuplis pindah ke lantai atas. Entah mengapa dia memilih tempat yang tidak lazim dan sempit ini. Beberapa kali aku coba pindahkan, dia tetap kembali ke pojokan ini. Karena tidak mau makan, kami hanya bisa memberinya vitamin. Pernah aku coba memaksa menyuapkan makanan ke mulutnya, langsung ingin dia muntahkan. Jadi ingat waktu Cemong sakit :(
Badannya sudah sangat kurus dan kami sudah pasrah dengan kondisinya. Cuaca akhir-akhir ini sering hujan, dan kesibukan kami membuat kami belum sempat membawanya ke dokter yang lokasinya agak jauh dari rumah.
Dua hari lalu dia sempat turun dan seperti meminta makanan dan mencoba makan dry food juga. Wah, perkembangan yang baik kalau dia sudah mau makan. Tapi sangat sedikit dan sepertinya fisiknya belum membaik.
Cuplis dan Kucrut sedang asyik makan siang, sementara Ujo masih belum sepenuhnya terbangun dari tidurnya di atas lemari baju.
Kucing-kucing sudah paham kalau dilarang masuk kamar, tapi tetap saja ngotot masuk. Giliran ketahuan langsung ngacir keluar.
Catatan Sehari-hari
Kabur Lewat Jendela
Pagi-pagi istriku mendapati jendela ruang tamu terbuka dan tampaknya beberapa kucing keluar rumah. Yang pertama kali diketahui adalah Ucil, dan untungnya Lolo masih ada di dalam rumah.
Tak lama kemudian Ucil pulang dalam keadaan basah karena sejak semalam hujan turun deras dan masih menyisakan gerimis di pagi hari. Selanjutnya Cuplis juga menyusul pulang, dan langsung masuk rumah begitu pintu dibuka.
Karena pagi ini cukup sibuk, aku tidak sempat mendata siapa saja yang kemungkinan keluyuran di luar. Asalkan Lolo dan Lilo masih di dalam rumah, lumayan tenang.
Setelah agak lama dan aku sudah memberi sarapan para kucing, terdengar suara Kleo mengeong. Oh, rupanya dia ada di loteng rumah, dia ikut keluar lewat jendela. Ada celah di plafon dekat dapur yang memungkinkan kucing bisa melihat aktivitas di dalam rumah. Beberapa kucing akan memilih mengeong ketimbang pulang dan minta masuk di depan rumah. Beberapa kali Kleo bersikap demikian, dan cara tercepat menyuruhnya masuk ke rumah adalah dengan membukakan pintu di lantai dua.
Begitu aku membuka pintu, tanpa dipanggil Kleo langsung masuk rumah, kelaparan hehehe.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kleo Dihukum
Di rumah ada dua kucing yang bandel suka spray sembarangan : Ucil dan Cuplis. Siang ini aku jengkel banget dengan Cuplis yang berkali-kali spray di benda-benda apapun. Akhirnya aku omelin dan semprot dengan air.
Nah, sepertinya Kleo bisa menyadari kalau Cuplis sedang diomelin dan berbuat ulah. Termasuk ketika Cuplis sedang berantem dengan Lilo. Kleo mulai mencari Cuplis dan ingin menghajarnya. Karena aku menyuruh Cuplis untuk pergi ke lantai atas, Kleo ikutan naik ke lantai atas. Tujuanku menyuruh Cuplis ke atas agar dia terbiasa buang hajat di toilet pasir. Melihat gelagat Kleo, aku penasaran ikutan ke atas.
Ternyata benar dugaanku. Cuplis memang sempat kencing sebentar, seperti yang biasa dia lakukan kalau aku “memaksa”nya ke toilet pasir. Saat melangkah keluar dari toilet pasir, Kleo langsung menyerang Cuplis. Untung aku sudah siap, termasuk dengan gayung berisi air. Aku langsung siram Kleo, tapi sepertinya tidak terlalu berpengaruh buatnya. Dia tetap berniat mengejar Cuplis, dan segera bisa aku tangkap. Aku slentik beberapa kali, tapi sepertinya tidak terlalu ngaruh. Sepertinya Kleo tidak terlalu merasa bersalah. Jadinya untuk beberapa saat aku mengurungnya di dalam kamar mandi hehehe.
Entah apakah hukuman itu membuatnya jera atau tidak. Aneh aja, Kleo tampaknya sangat sebel dengan Cuplis. Mungkin karena kebiasaannya yang suka spray sembarangan itu. Mungkin juga karena Cuplis dianggap kucing asing, karena memang Cuplis tumbuh dewasa di luar rumah.
Barusan Cuplis dan Lilo kembali berantem heboh. Tampak beberapa luka cakaran di kepala kedua kucing jahe itu. Heran kok gak bisa akur juga.
Catatan Sehari-hari
Kalau Lilo berantem dengan Cuplis, biasanya Kleo ikutan nge-bully Cuplis.
Catatan Sehari-hari