Beberapa Jenis Coding Arduino
1. Int (Integer) Integer adalah tipe data utama Anda untuk penyimpanan angka. Pada Arduino Uno (dan board berbasis ATmega lainnya) sebuah int menyimpan nilai 16-bit (2-byte). Ini menghasilkan kisaran -32.768 hingga 32.767 (nilai minimum -2 ^ 15 dan nilai maksimum (2 ^ 15) - 1). Pada papan berbasis Arduino Due dan SAMD (seperti MKR1000 dan Zero), sebuah int menyimpan nilai 32-bit (4-byte). Ini menghasilkan kisaran -2.147.483.648 hingga 2.147.483.647 (nilai minimum -2 ^ 31 dan nilai maksimum (2 ^ 31) - 1).
Contoh kode : int countUp = 0; // membuat integer variabel yang disebut 'countUp'' void setup() { Serial.begin(9600); // gunakan port serial untuk mencetak nomor } void loop() { countUp++; // Menambahkan 1 ke int countUp di setiap loop Serial.println(countUp); // mencetak status countUp saat ini delay(1000); //jeda selama satuan detik
}
2. Long (Long) Variabel panjang adalah variabel ukuran diperluas untuk penyimpanan angka, dan menyimpan 32 bit (4 byte), dari -2.147.483.648 hingga 2.147.483.647. Jika melakukan matematika dengan bilangan bulat, setidaknya salah satu angka harus diikuti oleh L, memaksanya menjadi panjang. Syntax : long var = val; Parameter : var : nama variabel val : nilai yang diberikan ke variabel Contoh kode : long speedOfLight = 186000L; ); digitalWrite(switchPin, HIGH); // nyalakan pullup resistor } void loop() { if (digitalRead(switchPin) == LOW) { // saklar ditekan – pullup menjaga pin tetap tinggi secara normal delay(100); // tunda ke saklar tolak running = !running; // toggle running variable digitalWrite(LEDpin, running); // menunjukan melalui LED } }
3. Float (Float) Tipe data untuk angka floating-point, angka yang memiliki titik desimal. Angka floating-point sering digunakan untuk memperkirakan nilai analog dan kontinu karena mereka memiliki resolusi lebih besar daripada bilangan bulat. Angka floating-point bisa sebesar 3.4028235E + 38 dan serendah -3.4028235E + 38 Mereka disimpan sebagai 32 bit (4 byte) informasi. Syntax : float var = val; Parameter : var : nama variabel val : nilai yang anda tetapkan untuk variabel itu Contoh program : float myfloat; float sensorCalbrate = 1.117; int x; int y; float z; x = 1; y = x / 2; // y mengandung 0, sekarang tidak dapat menyimpan pecahan z = (float)x / 2.0; // z sekarang berisi .5 (anda harus menggunakan 2.0 bukan 2) float x = 2.9; // variabel tipe float int y = x; // 2 Jika, sebaliknya, Anda ingin membulatkan selama proses konversi, Anda perlu menambahkan 0,5: float x = 2.9; int y = x + 0.5; // 3 atau gunakan fungsi round (): float x = 2.9; int y = round(x); // 3
Matematika floating point juga jauh lebih lambat daripada matematika integer dalam melakukan perhitungan, jadi harus dihindari jika, misalnya, loop harus dijalankan dengan kecepatan tinggi untuk fungsi timing kritis. Pemrogram sering berusaha keras untuk mengubah perhitungan floating point ke integer matematika untuk meningkatkan kecepatan.














