Dear Ex, you used to be my cup of tea, but I drink champagne now! 🥂

seen from China
seen from Türkiye
seen from Venezuela

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Austria

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Germany
Dear Ex, you used to be my cup of tea, but I drink champagne now! 🥂

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Cinta: “Semoga malam-malammu menyenangkan yah, Ja.”
Senja: “Aku juga berdo’a, semoga malam-malam kamu juga selalu menyenangkan.”
Cinta: “Thank you, Ja.”
Senja: “Jangan patah semangat terus berjuang buat Baby.”
Cinta: “Iya, insyaAlloh. Tuh kan, mellow. Beneran butuh sandaran.”
Senja: “Ta, jika kamu merasa sepi, jangan sungkan hubungi aku ya.”
Cinta: “I will, Ja. I will do”
Lalu sambungan telepon berakhir. Cinta menangis, sandaran hatinya telah ia temukan.
Tonight, I'm Feeling Unwell
Saya lebih sering menangis dalam diam, ketika tetiba mengingat kelainan darah yang diderita oleh adik saya. Ya, adik saya satu-satunya. Tidak, saya tidak akan pernah membiarkan air mata ini berderai kencang dan bahu ini terguncang hebat di depan wajahnya, kala mengingat perjuangannya, dari usia 10 bulan hingga kini menjelang di 23 tahun usianya.
Thalassemia. Ya, kelainan darah itu yang diderita adik saya satu-satunya sejak bayi hingga saat ini. Suatu saat ia pernah mengeluh, “Kak, aku sampe kapan harus transfusi darah dan terapi kelasi besi? Rasanya udah gak kuat.”
Dalam diam hati ini menangis, tapi saya selalu berikan suntikan pikiran positif, “Gak boleh gitu. Hidup mati Alloh yang menentukan. Kita, manusia hanya bisa berikhtiar. Harus tetap semangat ya.!!”
Subuh tadi, berita duka datang dari sahabatnya, sesama penderita Thalassemia, she said “Kak, Ria meninggal, beberapa hari yang lalu. Aku sedih. Padahal kemarinan itu kita transfusi bareng.” Dia tegar sekali menyampaikan kabar duka mengenai sahabatnya yang wafat. “Kak, Ria pasti udah tenang ya, Kak. Gak sakit lagi..” Kemudian, saya masuk kamar, lalu menagis sejadi-jadinya. Baper sumpah, merasa takut setakut-takutnya.
Duhaaii, Alloh.. Jika saya boleh minta, jika saya boleh memohon, pindahin aja sakitnya Riri ke saya. Sungguh.
Dek, Kakak mencintaimu, lebih dari apapun.
Malam ini, untuk ke sekian kalinya, saya merasa tidak baik-baik saja.
Bersama, selalu hangat, bersahabat, dan bahagia ❤️
Aku lupa ketika luka. Aku buta ketika cinta. Tapi ingat, aku tidak bodoh. Jika maumu bukan aku, maka hilanglah segera dari pandanganku.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Where i cant be yours and you cant be mine 💔
Yogya, aku kembali. Tempat ini Kenangan ini Semoga tidak membuatku sesak.
Semoga~
Adi Sucipto Airport (JOG) 160616 *Tanggalnya lumayan tjantiiiik, makmakmaaaak*
Bahkan, Setiap Manusia Memiliki Cara yang Berbeda untuk Bahagia
Tadi malam sepulang beraktifitas, saya dijemput sama Abang sepupu saya. Kita gak biasanya lewat rute yang tadi malam kita lewati, rute yang biasa sedang ditutup karena pengerjaan pengaspalan jalan.
Di tengah perjalanan, kita lewati pasar malam. Ramai. Banyak mainan anak-anak, cem komidi putar, kolam-kolam bermain. Banyak anak-anak kecil (walaupun udah malem banget, sekitar pukul 21.30), banyak keluarga yang duduk-duduk di rerumputan sekitar arena bermain (walaupun agak gelap di area sini). Banyak juga remaja yang nongkrong (gak tau sik, apakah nongkrongnya bermanfaat atau berkonsep atau gak), pokoknya rame, kayak malam akhir pekan, padahal itu senin malam. Dan satu hal yang bikin saya suka, BANYAK CAHAYA (walaupun dari cahaya lampu, bhahaaak) yang berasal dari wahana bermain anak-anak itu. Saya, yang anaknya norak banget, langsung bilang:
Me: Aa’, stop it for a while, please..
Him: Mau ngapain sih, Dek?
Me: For a moment, please.. (kemudian saya dengan noraknya mengelilingi arena itu)
Him: *teriak* Dek, buruan dong, gue udah ngantuk nih!
Me: Iya, iyaaa (sedikit gak rela untuk beranjak pergi dari taman “bermain dan hiburan” itu).
Pas udah di atas motor, Abang saya ngelanjutin obrolan sambil motor tetap melaju ke arah jalan pulang.
Him: Ini malem selasa padahal ya? Kok rame banget gitu.
Me: Mungkin anak-anak sekolah abis rapotan kali ya, A’.. Makanya lagi liburan. (Jawaban saya ngasal, sumpah).
Him: Ngapain sik orang-orang gelap-gelapan gitu? Mana duduk-duduk di rumput. Emang gak pada gatel-gatel ya?
Me: Aa’, lu tau gak tujuan mereka apa ke tempat tadi?
Him: Gak tau (Abang saya ini emang apatis sama keadaan sekitar).
Me: Mereka berbagi dan mencari kebahagiaan, menurut gue.
Him: Lah, orang gelap-gelapan gitu. Pasti banyak nyamuk. Pasti bikin gak nyaman. Terus bahagia dari mana?
Me: Setiap orang berhak bahagia, A’.. Bahkan dengan caranya masing-masing.
Him: Maksud lo?
Me: Ya, kek yang tadi lo liat itu, contoh misalnya, orang tua yang mau bahagiain anaknya. Mungkin hari ini rezeki mereka hanya mampu bawa anaknya ke sini, tapi gak tau besok lusa, atau nanti.
Him: Ya tapi gak ke situ juga kali.. (Abang saya ini sungguh, gak tau sudut pandangnya gimana).
Me: We have the different way to make our beloved happy, A’. And everyone have to appreciate it. Semua orang berhak berbagi kebahagiaan, even abang-abang tukang wahana mainan itu.
Him: Hih, lu mah, Dek, segala apa gue diajak debat. Gak bakal lah gue menang. Iya, iyaaa..
Me: Hehehe, gue hanya beropini, bukan ngajak lu debat.
Iya, jadi, apapun cara membuat orang lain bahagia, hargailah.
Saat nanti dirimu membahagiakan orang lain, lalu dihargai, pasti nganu-nganu deh rasanya.. :D
Salam,
Mbak Cinta.