Kelas Madinah @BLC
Di malam jumat ini, saya ingin sharing sedikit. Sharing kali ini adalah tentang bagaimana usaha kita menjalankan amanah sebagai orangtua bagi santri di sekolah #part1 Ketika awal-awal pertemuan mengajar, jujur saya agak bingung melihat kondisi kelas karena beberapa anak terutama yang usia 3 sampai 4 bahkan 5 juga 6 tahun tidak ingin ditinggal oleh Ibunya. Jadilah sang Ibu ikut masuk ke dalam kelas Coba bayangkan bagaimana rasanya Guru mengajar di kelas sementara orangtua santri juga ikut menyaksikan. Yahh, rasanya intinya itu sangat mengganggu gerak gerik saya dalam mengajar. Ditambah juga sang anak tidak mandiri jika selalu didampingi ibunya. Apa-apa manggil Ibunya dll Akhirnya tibalah pertemuan ke-4 saya mulai mengajak bicara pada orang tua agar mereka tidak perlu lagi ikut menunggu di dalam ruangan kelas Baiklah, sayapun berbicara kepada orangtua santri, kurang lebih seperti ini, "Ibu-ibu, bagaimana kalau ibu menunggu di luar saja? Sudah disediakan kursi dan ruang tunggu. (awalnya ada orangtua yang menolak karena khowatir anaknya menangis) saya lanjutkan "Tidak apa-apa Bu, kalau menangis biar saya yang urus. Jadi, mohon Ibu kerjasamanya ya, kita sama-sama ingin melihat anak kita jadi berkembang lebih baik, ini salah satu cara agar mereka mandiri dalam belajar. In syaa Allah percayakan saja anak ibu kepada saya" jawabku sedikit tegas Dan Walhasil, Alhamdulilah. Sejak pertemuan ke-5 dan sampai sekarang sudah tidak ada orang tua santri yang menunggu di kelas. Dan saya rasakan sendiri perbedaan tingkah laku anak-anak sebelum dan setelah ditinggal oleh ibunya, in syaa Allah mereka belajar dan berkembang jauh lebih baik Maa syaa Allah, dari sinilah saya betul-betul harus menjaga amanah bahwa anak-anak ini telah dititipkan dan dipercayakan kepada saya agar mendidik mereka tuk dekat dengan Allah, Rasulullah dan Al-Qur'an. Karena di sekolah, sajalah orangtua mereka Sekian sharing malam ini. Semoga bermanfaat. Yang mau ngasih masukan buat saya, silakan dan boleh bangetttt. Yang Ibu-ibu atau Mbak-mbak tinggal di Depok juga boleh dimasukin anaknya di BLC Depok buat kelas Tahfidz Anak (sekalian promosi) hehe


















