Suatu hari bertemu D Zawawi Imron pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Jawa Timur (Jatim) XXIX di Pamekasan. Sungguh kami berdua sangat bersyukur dan bahagia, tanpa terduga ditengah percapakapan yang sangat menarik. Beliau mengenang pertemuan dengan madrasah pertama bagi anak-anakku, saat dijamu makan kakap panggang madu pada MTQ ke-28 dirumah Tuban. Bilangnya, aromanya khas masakan mertuaku, masih terasa membekas dalam ingatannya. Singkat cerita, beliau bertanya tentang usia kandungan istriku, al hasil, mendapatkan do'a dari beliau. Yang paling mengejutkan, beliau meminta untuk memberi nama untuk anakku...! Mata istriku langsung berkaca-kaca penuh bahagia, kata istriku, "Njih Mbah nyai, kami sangat bahagia jika jhenengan berkenan". Jawabnya beliau sangat santai, "Iya... aku yang kasih nama ya..." Ehhh.... selang 10 menit kami ngobrol santai di lobi hotel @frontonehotelpamekasan Langsung diberikan nama oleh beliau... Atas nama....????. nanti bersambung....! Saat anakku lahir... Sekian...😀 Salah satu puisi ciptaan beliau. KETEMU JUGA AKHIRNYA kucari sosok tubuhmu pada bias sukma di langit meski langit tak mungkin secantik kenangan nyatanya kau termangu di tikung sungai merenungi percakapan daging dan tulang ketemu juga akhirnya bayang-bayang yang akan kekal terkatung pada ranting penyesalan kalau besok kubangun bendungan di sungai hijau maka air harus mengalir menyusul roh-roh yang belum pulang Karya D Zawawi Imron Sang Clurit Emas. #zawawiimron #puisi #sastra #cluritmadura #celuritemas (di Pamekasan) https://www.instagram.com/p/CWLFc_hJB8l/?utm_medium=tumblr















