Bismillah,,
Dua tahun yang lalu, saat usianya masih tiga tahun, ia menegurku, ketika menurutnya aku sedang menzhalimi abinya. Ketika itu ia belum fasih berbicara. Ia hanya menegur dengan raut muka yang ga karuan antara sayang dan kecewa dan kebingungan. Kini, saat usianya sudah 5 tahun. Alhamdulillah kemampuan komunikasinya sudah jauh lebih berkembang, ia kembali mendamaikan kami dengan cara yang jauh lebih bijaksana lebih dewasa. Malam itu seperti biasa, abinya being menyebalkan, jadi ku cubitin lah kan, kemudian abinya, minta tolong biar umi ga nyubitin lagi. Lalu sang anak sholih berkata dengan lembut namun penuh ketegasan, sambil memegangi kedua tangan umi, "udah ya mi, ga usah cubit lagi ya", sambil tersenyum penuh kasih sayang. Tidak ada nada marah, ataupun menggurui. Tetap santun dan menjaga izzah umi abinya.
Maa syaa Allah, tabarakallah..
Sungguh, هذا من فضل ربّي
Meskipun bicaranya masih belum se fasih anak-anak seusianya, tapi aku tak pernah putus asa dan menurunkan standar do'aku. Yang kuminta tetaplah, agar Allah fasihkan ia dalam menyampaikan kebenaran, agar Allah santunkan ia dalam bicaranya, Allah hiasi dirinya dengan akhlaq yang mulia.
Barakallahu fiik abang Hammad sholih,, uhibbukafillah ❤️.
GGB, Hammad 5 y.o.















