Entah siapa yang salah...
Gada salahnya crosscheck dua tiga empat kali sama orang lain.
Selain buat yakinin diri sendiri, setidaknya ada saksi lain bahwa kita bener.
Jadinya kalau pas udah diserahkan terus dari pihak sana bilang hasilnya ternyata B. Kita bisa berargumen dan gak asal suudzon sama orang lain.
Kalau emang kita yang salah, siap kok bertanggungjawab tapi kalau ternyata pihak sana yang sengaja berbuat curang, hmmm maaf kita gak mau tanggungjawab dengan hal yang gak kita lakuin.
Kalau keadaanya gini, dari kita gada saksi terus sana juga gak tau taraf kejujuran nya kaya apa. Kan nyebelin. Gimana solusinya coba?










