Nafas...
Nafasku pendek sayang,,,Namun, aku tidak menyerah, karena aku tahu kamu selalu ada di sisiku. Karena kata-katamu selalu menjadi penyambung nafasku.
Ku tarik nafas dalam-dalam, sampai kedua sisi dadaku kaku, lalu ku hembuskan. maafkan jika nafasku pendek, sayangku. namun aku bahagia kamu tidak menyalahkanku, “tidak apa-apa jika nafasmu pendek, aku mecintaimu tanpa syarat, menerimamu apa adanya” bisikmu mesra sambil menenangkanku.
Aku membuat kesalahan sewaktu-waktu, namun bukankah orang lain juga melakukannya. katamu “tidak apa-apa sayang, jangan pernah menyalahkan diri diri sendiri, karena semua orang pernah melakukan kesalahan, kita hanya perlu menatap ke depan menjadikannya pelajaran, menangislah, lalu mari kita bangkit bersama”
Tidak apa sayang, Aku akan merangkulmu, kapanpun dan dimanapun.















