Menantimu Janin Kecil
Pernikahan berjalan hari demi hari, bulan bertemu bulan hingga tepat satu tahun pernikahan Allah baru mengabulkan doaku, doa mereka. Juni 2017 kundapati Hpht ku ditanggal 2 Juni 2017, diakhir bulan aku jatuh sakit karena anyangan yg sering terjadi usai bertemu.. sabarku berbuah manis saat itu, terlalu behagia membuat emosionalku kegirangan bahkan bukan cuma aku melainkan suami, orangtuaku, sodara seipar hingga ibu mertua. hari demi hari kujalani, ku nikmati rasa lelah mual dan nyeri sekujur tubuh. Sayangnya, aku tidak mampu mengalahkan rasa bosan hingga membebani perasaan seperti dikurung didalam sarang.. pergi sendirian berjalan mengiringi kaki hendak kemana dengan alasan ku mau membeli susu, padahal dokter kandunganku bilang "Tidak Boleh Berjalan Terlalu Lama" dengan nakalnya aku tidak mematuhi perintahnya justru melakukan larangannya. Akhirnya Allah mengambil nikmat yg baru kurasa selama 3 bulan itu. Betapa hancurnya saat itu, betapa sakitnya jatuh karena kehilangan tetapi aku dan suami berbesar hati. ini ujian untuk ku agar lebih banyak berhati-hati dan lebih banyak istirahat.
Menunggu sebulan
17 September 17 period ku kembali, ah sabar lagi.
17 Oktober 17 period ku kembali, ah sabar lagi dan lagi.
15 Nopember 17 period ku kembali, ah sabar lagi, lagi dan lagi.
13 Desember 17 period ku kembali, ah sabar lagi, lagi dan lagi. Aku Yakin Allah kasihani aku..
Ku tandai masa suburku di tanggal 26,27,28 dan waktu terbaik bertemu adalah ditanggal 24,26,28.. bersholawat didalam hati kecilku, aku berdoa kepada sang pemberi hinggaku lantunkan "robbi habli minladunka zurriyatan thoyibbah innaka sami'u du'a" dan "robbi habli minasholihin/sholihat". hari demi hari berlalu lalu doa tersebut ku ucap terus menerus.
Kata orang, berdoalah jika sedang hujan gerimis, hujan deras, antara adzan dan iqomah, juga pada saat di perjalanan. yang terpenting usai sholat fardu dan sholat sunnah.
Allahu Akbar
Tanggal 13 Januari 18 adalah periodku, sambil mencoba testpack aku berkata didalam hati ya Allah kasihanilah aku kabulkanlah segala doa yang ku panjatkan kepadamu. Mulai melakukan testpack ku tunggui detik demi detik Alhamdulillah garis dua meskipun sangat-sangat kabur aku tetap percaya janji Allah, lagi-lagi aku sabar menunggu dua hari kedepan untuk testpack ulang.
Tanggal 15 Januari 18 ku ulangi lagi tespack tersebut, masyaAllah Allahu Akbar Alhamdulillah.. Kini garis yang tadinya kabur dengan cepat menjadi terang dan jelas. Allahu Akbar betapa bahagianya aku tetapi aku takut untuk bahagia secara berlebihan.
Mengabari suami, orangtua, mertua dan saudaraseipar. Betapa bahagia mereka namun tidak mereka nampakkan bahagia tersebut. Karena pernah kecewa akan kehamilan yang pertama. Ya Allah, terimakasih. Tidak hentinya aku mengucap syukur kepadamu ya Allah.. Kan aku jaga kandunganku ini, berjanji tidak nakal lagi untuk jalan kesana kemari.
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Bunda dan Pandud sabar menunggu dan menikmati setiap prosesnya nak, semoga kita sehat selalu dan dalam lindungannya.
Allahu Akbar.












