Hampir semua seminar selalu membahas tentang bagaimana menjadi leader yang baik, padahal komposisi dalam suatu organisasi itu yang paling banyak adalah anggota, dalam bahasa lain aku sebut followers.
Setiap orang pasti punya pendapat masing-masing soal sosok seperti apa yang mereka anggap sebagai leader. Yup, karna leader itu adalah persepsi dari orang lain, persepsi dari followers. Maka untuk memunculkan sosok leader yang baik, persepsi followersnya harus baik pula. Semakin baik kualitas followers, maka akan semakin baik kualitas leader yang akan muncul.
Maka, harusnya kita mulai belajar juga bagaimana menjadi followers yang berkualitas. Yang bukan hanya menunggu arahan atasan, tapi juga bisa proaktif serta punya inisiatif.
Bukan hanya bisa "setuju,Pak!" saja, tapi juga bisa memberikan perspektif yang lain untuk memperkaya ide dan sudut pandang.
Bukan hanya menunggu leader memenuhi ekspektasi kita saja, tapi juga berusaha memenuhi ekspektasi leadernya.
Dengan followersnya belajar bagaimana seharusnya dipimpin, serta leader juga belajar bagaimana seharusnya memimpin, maka akan ada harmonisasi yang indah dalam organisasi. Followers jadi berjuang untuk impian leadernya, dan leader juga berjuang untuk impian followersnya.
-tulisan ini bukan murni dari saya tapi dari bang Syekharpi.