Ahzab Sûresi, 23.

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom
seen from South Korea
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Italy
seen from Australia
seen from China
seen from United States

seen from Ukraine
seen from China
Ahzab Sûresi, 23.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Allah’a teslim olan erkekler ve teslim olan kadınlar, İslam dinine iman eden erkekler ve iman eden kadınlar, taate devam eden erkekler ve taate devam eden kadınlar, dürüst erkekler ve dürüst kadınlar, sabreden erkekler ve sabreden kadınlar, mütevazı erkekler ve mütevazı kadınlar, hayır yolunda infak eden erkekler ve infak eden kadınlar, oruç tutan erkekler ve oruç tutan kadınlar, ırzlarını koruyan erkekler ve ırzlarını koruyan kadınlar, Allah’ı çok zikreden erkekler ve çok zikreden kadınlar var ya, işte Allah onlara mağfiret ve büyük bir mükâfat hazırlamıştır.” (Ahzab, 33/35)"
Ey Peygamber! Allah'a itaatsizlikten sakın, açık ve gizli inkârcıların sözünü dinleme, Allah her şeyi bilmekte ve hikmetle yönetmektedir.
(Ahzâb, 33/1)
Our Master [Shaykh Aḥmad al-Tijānī] (may Allah be pleased with him) had been, in his beginning stages, adhering to the recitation of the following supplication every Friday night before sleeping. It is:
“O, Allah! To You belongs all praise according to the grandeur of Your Immense Greatness, the limit of Your knowledge and the apex of Your Satisfaction. O, Allah! To You belongs all praise, as corresponds to Your Noble Countenance and Mighty Majesty. O, Allah! To You belongs all praise for You blessings and Incomparable Gifts. O, Allah! To You belongs all praise for Your perpetual generosity and the beauty of Your worship. I ask You by the Immense Qur’an and by the light of Your Noble Countenance, by which You rent asunder Your Heaven and Your earth. I ask You by Your Name, with which You cause the rain and mercy to descend upon whomever You will among Your slaves. O, Allah! O, Allah! O, Allah! Indeed, You have power over all things. O, Allah! I ask You to provide me with the vision of the face of Your Prophet, Muḥammad (may Allah bless him and give him peace), in the state in which he existed when he was in the abode of this world. Indeed, You have power over all things. O, Most Merciful of the merciful. O, Lord of the worlds.”
—“The Entreaties and Litanies of Shaykh Ahmad al-Tijānī (Aḥzāb wa awrād)” by Shaykh Muḥammad al-Ḥāfiẓ al-Tijānī al-Miṣrī [transl. Ustādh Ṭālūt Dawood]
Merespon Ujian Hidup
Bila kita membaca sejarah perjuangan Rasulullah SAW, kebanyakan ahli sejarah menyebutkan bahwa salah satu peperangan terberat yang pernah dihadapi oleh ummat muslim saat itu adalah perang Khandaq. Pada saat itu, kota Madinah dikepung oleh persekutuan antara kaum Quraisy, kaum Yahudi, serta bani-bani arab di sekitar Mekah dan Madinah dengan jumlah tentara mencapai 10 ribu pasukan selama hampir 1 bulan.
Pengepungan tersebut tak hanya memberikan teror bagi ummat muslim di dalam kota Madinah, namun juga memutus jalur perdagangan ke Madinah sehingga stok pangan disana sangat menipis, padahal dalam kondisi ini mereka harus membuat parit yang cukup besar untuk mencegah tentara kafir masuk ke kota Madinah. Dalam suatu riwayat disebutkan, ada dua orang sahabat yang menghadap Rasulullah ketika beliau sedang menggali parit. Kedua sahabat ini meminta makanan kepada Rasul sambil memperlihatkan perutnya yang diganjal sebuah batu. Namun alih-alih memberikan makanan, Rasulullah menyingkapkan pakaiannya dan memperlihatkan dua buah batu yang mengganjal perutnya. Suatu gambaran betapa beratnya perjuangan dan kondisi umat muslim saat itu.
Saking mencekamnya keadaan madinah pada saat itu, apabila ummat muslim saat itu diperintahkan untuk murtad, maka mereka akan murtad saat itu juga. Sebagaimana disebutkan pada QS Al-Ahzab ayat 14:
[33:14] Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan bertangguh untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat.
Singkat kisah, perang Khandaq diakhiri dengan turunnya pertolongan Allah berupa angin topan dan bala bantuan yang tidak terlihat yang menerpa dan menyerang kamp-kamp pasukan kafir. Kejadian ini diabadikan pada QS Al-Ahzab ayat 9:
[33:9] Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan ni'mat Allah (yang telah dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.
-------
Ada satu hal yang perlu dicermati dari kisah perang Khandaq, yakni bahwa pertolongan Allah tidaklah datang begitu saja, namun didatangkan setelah hampir 30 hari Madinah dikepung oleh 10 ribu pasukan kafir. Tentu saja, Allah sebagai Ar-Raqiib (Maha mengawasi) dan Al-Waliyy (Maha melindungi) pasti memiliki kemampuan untuk mendatangkan bantuan kapan saja. Namun mengapa pertolongan tersebut tidak Allah datangkan segera? Ulama berpendapat bahwa jawabannya ada pada akhir potongan ayat Al-Ahzab ayat 9:
[33:9] ...Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.
Sungguh, pertolongan Allah berada di atas kuasa segala makhluk-Nya. Namun apalah tujuan dari suatu ujian bila ia tidak memberikan dampak bagi penerimanya? Ulama meyakini bahwa penundaan datangnya pertolongan tersebut tidak lain adalah untuk melihat sikap atau respon ummat muslim dalam menghadapi cobaan, sehingga pada akhirnya akan terlihat mereka yang benar-benar kuat imannya dan mereka yang lemah serta mudah tunduk pada godaan syetan.
-------
Tentu setiap manusia memiliki problematika kehidupan yang terasa berat untuk dihadapi, namun bukan berarti kesulitan tersebut menjadikan diri pasrah kepada hawa nafsu. Karena sungguh, setiap manusia pun sadar bahwa setiap perbuatan yang datangnya dari nafsu tidak akan pernah menjadi solusi. Marilah berlatih untuk merespon cobaan serta ujian hidup yang dihadapi tidak dengan apapun melainkan dengan dua hal, yakni memohon pertolongan kepada Allah dan berikhtiar semaksimal mungkin. Wallahu a’lam.
[2:286] Sungguh, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya...

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ahzab Sûresi, 16.
Ahzab Sûresi, 6.