Ketakutan...
Membisu, menatap dengan sendu, kekosongan hati nan beku. Membisunya bibir, dengan raut wajah suram yang tersungkur karena lelahnya emosi jiwa. Mengurung bak teraniaya di sudut ruangan dengan ketakutan yang membuatnya menangis. Menangis tersendu, dan semakin menyesakkan dada.
Mencoba menenang, mencoba menghapus air mata itu. Tapi batin semakin tersiksa karena rasa lelah itu. Bertahan dalam keputus asaan, adalah penyiksaan tersendiri serta kebodohan yang tak pernah ada habisnya. Dalam gelapnya selimut mata mencoba terpejam untuk sesaat. Terlihat bayang-bayang semu yang menakutkan, tapi sekilap cahaya bak sinar bulan datang dana membisikkan sesuatu "akhiri semua". Dan itu semakin menakutkan.
Lelah, kelelahan itu sangat menakutkan baginya. Karena emosi pada batinnya menjadi tangis penyiksaan.















