Mengisi Energi yang Habis
Menurut Phil Stutz, ada tiga hal yang sangat berpengaruh pada pengisian energi seseorang. Hubungan dengan tubuh, orang lain, dan dirinya sendiri. Penting untuk memastikan energimu masih tersedia. Karena energi yang habis, bisa berakibat hilangnya minat hidup.
Tubuh yang sehat dan terbiasa bergerak akan membantu mengisi energi. Seperti kamu tahu, olah raga mampu mengeluarkan hormon yang bisa membuatmu bahagia. Percayalah, tubuhnmu punya peran penting dalam urusan kenyamanan beraktivitas dan perbaikan perasaan.
Selanjutnya soal hubungan dengan orang lain. Tidak peduli kamu introvert atau tidak suka dunia sosial, kenyataannya kamu tetap butuh orang lain untuk membantumu. Sering kali mendengar orang berbicara atau sekedar bercerita tanpa meminta saran, sudah membantumu mengisi daya. Kamu yang tadinya dalam kebuntuan, bisa menemukan jawaban. Cobalah untuk menemukan seseorang. Jika kesulitan, cobalah menulis dan kirimkan ke tempat yang kamu anggap “tempat sampah”.
Terakhir hubungan dengan diri sendiri. Oh tunggu dulu, ini bukan yang terakhir. Menurutku perlu ditambah hubungan dengan Allah ta’ala. Sebagai muslim, penting melibatkan Allah dalam segala urusan. Apalagi saat energi yang kamu miliki hampir habis. Kamu selalu butuh bantuan dari Yang Maha Pemilik Segala.
Ada saatnya kita merasa kesulitan melalui banyak hal. Merasa tidak ada arah, bingung, dan energi habis, perasaan semacam itu pasti akan menghampiri sewaktu-waktu. Jika kamu berada di posisi itu, hadapi saja. Bergeraklah dan mulai isi lagi energimu.









