Selalulah ada jalan bagi ia yang berusaha, meski dikelilingi kabut, bau menyengat dan bebatuan. Gunung menjulang pun bisa dilewati asal optimis, ikhtiar dan tawakal -sebuah mata rantai tak terpisahkan- menyertai perjalanan.
β...Kemudian apabila kalian telah membulatkan tekad, maka tawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya." (3:159)









