seen from Israel

seen from Japan
seen from United States
seen from Palestinian Territories
seen from Chile
seen from Finland
seen from Germany
seen from China
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Italy
seen from T1
seen from Kenya

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from India
seen from United States

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dosamu adalah Dosaku
Menyambung pembahasan tentang tulisan kemarin yaitu pendidikan terakhir untuk istri. Diperbolehkannya memukul, menjadi peringatan terakhir sebelum yang paling puncak adalah seolah sang suami berkata kepada istri,
"Aku adalah suamimu. Tugasku adalah membimbing kamu ke surga. Jadi, dosamu adalah dosaku. Kalau kamu masih bermaksiat dan aku tetap suamimu, aku dosa maka aku pukul untuk mengingatkanmu."
Tentu diperbolehkan memukul dengan 3 syarat yang disebutkan kemarin. Jika masih belum berubah, yang paling terakhir adalah talak. Talak ada 2 jenis.
Pertama. Talak 1, talak 2 dan talak 3.
Jika suami mengatakan 'kamu saya talak' atau semisal yang maknanya sama seperti 'sekarang kita bukan lagi suami istri' atau 'mulai hari ini saya pulangkan kamu ke orang tuamu' atau yang semisal bermakna sama. Maka, dalam hal ini suami sebagai kepala rumah tangga perlu belajar agama karena perkata talak bukanlah main-main dan jangan bermudah-mudahan dalam mengucapkannya. Jika suami telah mengucapkan talak maka jatuhlah talak 1 bagi istri dan setelahnya berlaku masa iddah.
Masa iddah adalah masa tunggu hingga cerainya sempurna. Masa iddah terhitung 3 kali masa suci perempuan setelah haid. Selama masa iddah, istri tidak boleh keluar rumah. Meskipun telah talak tapi ia masih terhitung istri. Istri juga tetap tinggal di rumah suami sebab barangkali dalam menunggu 3 kali suci istrinya sadar kembali. Hal inilah merupakan pendidikan sang suami.
Jika sebelum 3 kali suci, suami dan istri baikan misal dengan perkataan 'kita balikan yuk' atau 'mulai hari ini kita suami-istri lagi yuk' atau dengan suami mengajak berhubungan badan maka itu sudah terhitung rujuk.
Jika setelah rujuk ternyata timbul pertengkaran suami-istri lagi dan suami menjatuhkan talak lagi maka terhitung talak 2. Berlaku kembali masa iddah. Apabila dalam masa iddah dan menunggu 3 kali suci suami-istri baikan dan balikan dengan perkataan atau ajakan yang semisal seperti di atas maka terhitung rujuk. Jika ternyata terjadi prahara rumah tangga lagi dan suami menjatuhkan talak lagi maka sudah genap terhitung talak 3. Sudah sempurnalah cerai di sini dan tidak bisa rujuk lagi kecuali dengan 1 hal. Yaitu mereka harus menikah dengan pasangan yang baru lalu cerai dan hal ini tidak boleh disengaja atau disetting.
Lain hal dengan perkara ini. Jika semisal suami menjatuhkan talak kemudian selama masa iddah tidak ada niat baik untuk kembali hingga tercapai 3 kali suci maka terhitung sempurna perceraiannya. Mereka tidak lagi sebagai suami-istri. Jika sebelumnya istri masih diperkenankan untuk tinggal bersama maka jika sudah sempurna perceraiannya, mereka harus pisah rumah. Jika suatu saat laki-laki tadi ingin kembali lagi dengan perempuan tersebut maka harus dengan akad lagi. Tidak bisa hanya sebatas perkataan rujuk.
Kedua. Langsung talak 3.
Jenis kedua ini apabila seorang suami berkata 'saya talak 3 kamu' maka sudah terhitung talak sempurna.
Talak bukanlah merupakan hal yang haram dilakukan tapi talak merupakan hal yang dibenci oleh Allah. Maka, ibadah menikah yang menjadi ibadah terpanjang di sisa usia sangat perlu diupayakan untuk menggapai sakinah, mawaddah wa rahmah dengan semangat belajar selalu. Semoga dengan ilmu menjadikan kita semakin taat kepadaNya.
Semoga Allah mampukan dan kuatkan kita untuk menyemai cinta dengan mengharap ridhoNya di dalam rumah tangga yang penuh berkah ini dan kita dijauhkan dari godaan jin yang tidak pernah lelah menggoda suami-istri. Aamiin.