New Post has been published on Catalog Wishes
New Post has been published on http://www.catalogwishes.com/renovasi-lapangan-tenis-1three-milyar-di-rumah-dinas-aher-dibatalkan.html
Renovasi Lapangan Tenis 1,three Milyar Di Rumah Dinas Aher Dibatalkan
Rencana Pemprov Jabar untuk merenovasi lapangan tenis di rumah dinas Gubernur Jabar, Aher akhirnya dbatalkan. Sebelumnya telah diberitakan bahwa anggaran untuk renovasi lapangan tenis ini menelan dana hingga one,three milyar rupiah yang kemudian menuai kecaman dari masyarakat terutama di sosial media.
Dilansir dari Kompas.com, Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Jawa Barat, Ruddy R. Gandakusumah, menegaskan bahwa rencana lelang renovasi lapangan tenis itu bukanlah inisiatif Aher, melainkan inisiatif dirinya sebagai pimpinan Humas Pemprov Jabar.
“Itu (renovasi lapangan tenis) usulan saya sendiri dan saya juga yang mengambil keputusan untuk membatalkannya,” ujarnya saat dihubungi Kompas, Kamis (eleven/9/2014).
Ruddy membela dengan menegaskan bahwa rencana renovasi lapangan tenis itu dibuat berdasarkan faktor kebutuhan, bukan untuk bermewah-mewahan.
“Itu (rencana renovasi lapangan tenis) semata-mata karena kebutuhan. Rencana kita merenovasi lapangan tenis itu, bukan hanya sekedar digunakan untuk tenis saja, maksud saya agar lapangan itu bisa digunakan multifungsi. Kita tahu, bahwa tamu yang datang ke Gedung Pakuan itu tidak sedikit, tapi mencapai 200-500an dan bahkan lebih, hampir setiap hari ada yang datang,” ungkapnya.
“Nah, kalau tidak tertampung, kita kan bisa gunakan lapangan tenis itu untuk menerima tamu di luar ruangan. Tidak hanya untuk terima tamu dan tenis saja, tapi, bisa dipakai kegiatan lainnya, seperti futsal, badminton dan lainnya, yang jelas kita merencanakan renovasi itu karena faktor kebutuhan,” tambahnya kemudian.
Awalnya proses lelang renovasi lapangan tenis tersebut akan dimulai beberapa hari mendatang, namun karena sudah terlanjur menimbulkan persepsi buruk di tengah masyarakat maka Ruddy berinisiatif untuk membatalkan dan menyampaikan pembatalan tersebut kepada Aher.
“Terpaksa kami batalkan karena sudah menjadi bola liar setelah diberitakan, sehingga mengundang persepsi masyarakat yang tidak enak didengar, mereka-mereka yang komentar tidak enak itu sebenarnya enggak ngerti seperti apa kebutuhan kita sebenernya. Mereka itu enggak paham,” ungkapnya.
“Saya jadi kasihan ke Pak Gubernur, beliau yang jadi sasaran tembak, dituduh dengan tuduhan yang tidak-tidak. Akhirnya, saya minta izin kepada Pak Gubernur agar rencana merenovasi lapangan tenis itu dibatalkan dan akhirnya Pak Gubernur juga setuju,” tuturnya lagi.
Dengan dibatalkannya rencana renovasi tersebut maka pemprov akan menyewa tempat yang layak. Sementara itu, lanjutnya, anggaran renovasi itu akan dikembalikan ke kas daerah.
“Dananya kita kembalikan ke kas daerah, kan rencana renovasinya juga batal,” tutup Ruddy.










