Day 320
Lalu aku berdiri di ujung jalan itu.
Sendirian.
Gerimis.
Tapi air mataku tidak jatuh lagi. Tidak kali ini.
Kedua tanganku saling menggenggam erat jari-jariku.
Dingin.
Tapi hatiku perlahan-lahan terasa hangat.
Jauh di lubuk terdalam, aku tersadar aku di persimpangan yang benar.











