aku hanya rindu, dengan kamu yg dahulu. saat kita pertama kali saling mengenal. ya, aku rindu masa itu :'(
Today's Document
🪼
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
occasionally subtle

if i look back, i am lost
RMH

blake kathryn

Stranger Things
The Bowery Presents
Mike Driver
Cosmic Funnies

Product Placement
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

official daine visual archive

❣ Chile in a Photography ❣
Cosimo Galluzzi

Discoholic 🪩

seen from Türkiye
seen from Ukraine
seen from Germany

seen from Japan
seen from Germany
seen from Brazil
seen from France
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Vietnam

seen from Türkiye
seen from United States

seen from El Salvador
seen from El Salvador
seen from United States
seen from United States
@sisukahujan2
aku hanya rindu, dengan kamu yg dahulu. saat kita pertama kali saling mengenal. ya, aku rindu masa itu :'(

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Life Crisis : ternyata itu bertumbuh
Kukira, kekhawatiran yang hebat saat usia 20-an terkait pekerjaan, jodoh, dan apapun yang sedang menggelayuti pikiran teman-teman usia rentang 20-25 akan selesai segera setelah keputusan-keputusan itu diambil. Ternyata tidak.
Kekhawatiran itu tumbuh seperti usia yang semakin bertambah. Seperti kekhawatiran kita tentang keluarga, tentang keuangan rumah tangga meskipun kita sudah bekerja, tentang pekerjaan kita apakah cukup dengan itu atau ingin berkembang lagi.
Dan kekhawatiran itu semakin menjadi-jadi tatkala keputusan yang nantinya kita ambil ternyata tidak hanya untuk kita sendiri. Saat keputusan kita sudah tertali pada keluarga (anak atau pasangan). Saat keputusan kita berdampak pada hidup orang yang begitu kita cintai.
Dan mungkin, saat ini, di tengah usia kita yang bertumbuh. Di saat kita dianggap telah cukup dewasa oleh masyarakat. Kita merasa diri kita tetap seperti dulu, seakan tak percaya bahwa kita sudah di posisi ini dengan sikap dan sifat kita yang kita rasa masih kekanak-kanakan. Kita sudah beranjak tanpa terasa. Dan kita khawatir bahwa bekal kita tidaklah cukup.
Pada akhirnya, sungguh kita tidak akan pernah selesai dalam urusan-urusan di dunia ini. Dan akhirnya pun saya memahami, bahwa jangan sampai urusan-urusan ini melalaikan. Juga semakin mudah kita pilah dan pilih, urusan mana yang mendekatkan kita kepada kebaikan, kepada Tuhan. Dan urusan mana yang menjauhkan.
Semakin kita bertumbuh, maka terpaan ujiannya pun akan semakin besar. Tidak akan pernah menjadi lebih mudah, tapi Tuhan menjanjikan bahwa Dia selalu menyertai orang-orang yang percaya kepadaNya dan sabar terhadap ujianNya.
Kini, kita sedang bertumbuh dan kekhawatiran kita pun demikian.
Yogyakarta, 22 Februari 2017 | ©kurniawangunadi
The Leaking Bucket
Beware of the leaking Bucket!
1.You take the best wudhu but waste a lot of water (a leaking Bucket).
2.You pray all of your prayers in time but you have no khushu (a leaking bucket).
3.You post reminders and have thousands of followers on Instagram and Facebook but you’re doing it for the fame not to please Allah (a leaking bucket).
4.You help others but you’re doing it to gain something from them and not doing those acts of kindness for the sake of Allah’s Glory (a leaking bucket).
5.You give alot of sadaqah to the poor but you humiliate them and hurt them (a leaking bucket).
6.You stand up for tahajjud at night, fast, read Quran every day and obey your Lord but you cut your family ties (a leaking bucket).
7.You are very kind to people and speak with them gently but with your family you are always harsh (a leaking bucket).
8.You fast and have sabr for the pangs of hunger and thirst but you swear, insult, curse (a leaking bucket).
9.You wear abaya and Hijab but your perfume is strong (a leaking Bucket).
10.You are following the sunnah and have a beard but you don’t lower your gaze (a leaking bucket).
11.You honour and treat your guest well but when he/she leaves you gossip about him/her and talk about all his/her flaws (a leaking bucket).
Do not gather all your good deeds in a leaking bucket. You struggle to fill it whilst it easily runs out through the leaking holes!
May Allah guide us to the right path, make us do all of our good actions for pleasing Him alone and by Your mercy be pleased with us always Ameen.
One thing you can sure of, I will never asked for more than your love :”))
Selamat pagi, masa depanku.
Semoga dengan mencintaiku kau jadi sadar dan tahu, bahwa menjaga diri sendiri adalah perlu. Dan ingatlah bahwa bersegera tidak sama dengan terburu-buru. 😊😇😘
#tiasetiawati #instapoem #instaquote
makin baper :””

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Not everything is a fairytale in life, but when you devote your life to the ones you love, you can live a complete life.
inspirasi penuh cinta ~
What do you dream? What do you long for? What has stolen away your heart?
I have lots of dreams, of course I dream of traveling around the world but also I want to have babies soon, a golden retriever puppy, and money enough to buy that house I’m in love with, and, of course, moving to that house by the sea. Also, I’d love to regularize some things about my job… and I have lots of dreams more!
Dare to dream, your dreams don’t become reality through magic, it takes sweat, determination and hard work. We only have one life to live!
and I DARE TO DREAM BIG !
sukkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakk. sama-sama keren, pinter, menginspirasi :)) itu aja.
DARE TO DREAM BIG!
apakah kamu siap ? apakah kamu mampu ? apakah kamu bisa ?
hanya kamu yang bisa ngejawab semuanya, everything depends on you :)
sekeras apa usahamu saat ini, segigih apa kamu mau mendapatkannya, sekuat apa kamu bangkit dari semua kesedihan. semuanya tergantung kamu. dan jangan lupa ada Allah yang selalu melihat usaha kita. jangan lupa.
28 Februari 2017 pojok kantor warna warni
semakin berisi, semakin berilmu, harusnya semakin membumi, semakin merunduk, semakin dekat dengan penciptaNya, bukan semakin berego tinggi apalagi hilang rendah hati.
yaAllah, jauhkan aku dari sifat “sombong”… (via cintaudyna)
aamiin.
(via dokterfina)
:’)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tulisan : Perempuan Setelah Menikah
Barangkali dulu, ketika masih gadis. Di usianya yang telah memasuki kepala dua dan usia pernikahan, salah satu kekhawatirannya adalah tentang pasangan hidup. Entah bentuk khawatir seperti; apakah ada laki-laki yang mau menikahinya? atau apakah ia cukup siap untuk menjadi seorang istri? dan lain sebagainya. Dan kekhawatiran itu pun tumbuh subur seiring usianya yang merangkak naik, seiring banyaknya laki-laki yang datang silih berganti tapi tak satupun menarik hatinya.
Di bayangnya, kehidupan pasca menikah, apalagi menikah dengan laki-laki yang dicintainya adalah kehidupan yang segalanya indah. Padahal tidak demikian. Kata siapa bahwa selepas menikah, kekhawatiran perempuan akan sirna begitu saja? Justru sebaliknya, kekhawatiranya bertambah, semakin banyak. Dan ini menjadi sesuatu yang mungkin tidak akan pernah terbayangkan sebelumnya.
Khawatir ketika sudah menikah tapi belum juga hamil. Apalagi ketika melihat teman-temannya yang lain memperbarui halaman sosial medianya dengan berita kehamilan atau kelahiran. Lebih khawatir ketika ditanya oleh keluarga. Dan ini menjadi pembelajaran berharga bagi siapapun, bahwa barangkali ungkapan kebahagiaan kita di sosial media bisa menjadi sebab ketidakbersyukuran seseorang yang melihatnya. Juga ini akan menjadi pelajaran berharga bagi semua perempuan yang menikah nantinya dan belum segera dikaruniai anak, ia akan menjadi lebih memahami dan lebih empati kepada perempuan yang lainnya.
Kekhawatiran ketika suami atau anaknya sakit. Apalagi ketika melihat mereka tidak bisa tidur tenang, tidak bisa makan masakan yang dibuatnya dengan susah payah.
Kekhawatiran ketika belum bisa memasak. Meski kita tahu bahwa memasak bukanlah sebuah hal paling penting dari kesiapan menikah seorang perempuan. Tapi bagi perempuan itu sendiri, memasak untuk keluarga, apalagi melihat keluarganya memakan apa yang ia buat dengan susah payah adalah kebahagiaan yang entah bagaimana menjelaskannya. Khawatir ketika suami tidak mau memakan masakannya, khawatir kalau masakannya tidak enak. Meski, sang suami berusaha untuk menganggapnya bukan sesuatu yang penting. Tapi tetap saja itu penting bagi istrinya.
Kekhawatiran tentang bagaimana ia bisa berbaur dan bergaul dengan keluarga suami. Entah tentang bagaimana ia bisa membuka pembicaraan dan mertua. Bagaimana ia bisa menjadi menyenangkan untuk saudara-saudara suami. Dan memang selama ini tidak ada panduan tentang bagaimana membangun hubungan antara istri dan mertuanya. Dan itu selalu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi perempuan yang akan dan baru menikah.
Ada begitu banyak kekhawatiran yang semakin hari semakin bertambah. Dan perempuan yang perasa, membuat kekhawatiran itu kadang tumbuh tak terkendali. Dan tugas laki-laki yang menjadi seorang suaminya nanti sebenarnya sederhana yaitu; jangan menambah kekhawatirannya. Jadilah laki-laki yang baik.
©kurniawangunadi | 10 Februari 2017
usia yg merangkak naik :""))
menjadi mandiri
ini tulisanku pertama di tahun ini. 2017.
ya ampun kenapa ya aku jadi jarang nulis, padahal aku suka. apasii hahaha
yap alhamdulillah setelah aku melewati tahun 2016, banyak banget hal yg terjadi. dan banyak juga yg patut disyukuri :)
aku sudah sarjana. mendapatkan pekerjaan. dan menjadi mandiri.
kenapa aku bilang sudah menjadi mandiri ? karena aku ngerasa pada fase hidupku kali ini, aku sudah tidak bergantung dengan orang tua lagi secara finansial. yap, bener banget biasanya dari mulai mondok di hk sampe kuliah tiap bulan ga pernah absen minta uang ke ayah dan mama untuk hidup selama sebulan. dan ga kerasa kalo hari ini udah beda :”) beda dalam arti ya sekarang jadi manusia yang bergantung dengan GAJI. hhiihi senang dan sedih sebenernya ngerasain jadi manusia GAJI. nngerasa kaya di awal bulan dan miskin di akhir bulan. but, balik lagi semuanya patut disyukuri apapun itu ya cha! please kurang2in yang namanya ngeluh masih kurang dan kurang. Allah memberikanmu kecukupan, bukan kekakayan. tak pernah ada di kalamNya bahwa Ia memberikan kekakayan, tapi kecukupan :)
licha seneng, seneng banget, why ? karena licha bisa suka nulis lagi, tahun ini. entah apa yg membuat licha kemaren jadi vakum nulis :( kemana yaa ga ada yang harus disesalin, semuanya uda terjadi dan yauda, ikhlas dengan semuanya dan harus bisa jadi lebih baik setiap harinya. licha sadar dengan licha nulis secara ga langsung licha bisa banyak merefleksikan diri licha sendiri. bisa mendapat banyak inspirasi dari tulisan yang licha baca, dan semakin semangat untuk bisa memperbaiki diri.
semoga kali ini, tumblr licha lebih bermanfaat. kalo dulu isinya 70% galauers, kali ini licha pengen tumblr ini bisa lebih punya makna dan manfaat. yaa tapi bisa diakuin karna licha melankolis ga akan memungkiri kalo pasti ada kolom galaunya heheeh
banyak yang sudah licha alami, mulai dari badan yang sekarang sudah 48 kg, menetap di semarang entah sampai kapan, sampai bertemu dengan seseorang.
di tahun 2016, licha bertemu dengan orang yang subhanallah bisa mencintai licha dengan ketulusan yang amat dalam. banyak yang sudah kita lewatin bersama, dan dia yg telah menemani susah2nya licha garap skripsi jadi jobseeker dan masih banyak lagi. tapi sayang, mungkin licha bukan yang terbaik untuk dia pada akhirnya, ada banyak sekali alasan mengapa pada akhirnya kita harus berpisah. sakit. ya jelas. tapi ketika tangan tak bisa digenggam lagi, akan sangat menyakitkan jika itu tetap kita genggam. banyak sisi pendewasaan yang licha lewatin pada fase ini. ketika sebelumnya licha ditinngalkan dan susah sekali untuk bangkit dan pada akhirnya menjadi wanita tangguh saat ini karena apa yg udah licha lewatin sebelumnya. kali ini, licha meninggalkan dengan harapan diapun bisa tangguh seperti licha saat ini. licha selalu berdoa yang terbaik untuknya. ya Allah lindungi dia dan kuatkan dia. licha yakin diapun pasti akan bertemu dengan seseoarang yang jauh lebih baik dari licha. terimakasih Engkau telah menghadirkan dia dalam hidup licha dan memberikan licha banyak pelajaran :) yang jelas licha ga pernah menyesal dengan pertemuan kami..
2017, tahun dimana tahun ini, usia licha 24 tahun. usia yang udah gabisa dibilang abg lagi. usia yang dituntut untuk memiliki sifat kedewasaan sebagai wanita, dan sebagai calon ibu. dulu, licha punya rencana kalo bakalan nikah di usia ini. tapi ketika melihat keadaan licha saat ini... hmm rasanya masih ada yg kurang dalam diri licha untuk menyempurnakan separuh agama. dan licha sadar kalo licha masih punya waktu untuk bisa terus dan terus memperbaiki diri, supaya nantinya licha mendapatkan laki-laki yg jga sedang berusaha untuk memperbaiki dirinya dan sama2 ingin berlomba2 dekat sama Allah.
saat ini, ada laki-laki lain yang selalu mengisi dan mewarnai hari licha. saat ini, licha belum bisa menentukan apapun. licha senang dan bahagia ketika disampingnya. licha gatau, apakah dia adalah sosok yg slama ini ada dalam doa licha. yang jelas, licha belum yakin dengan apa yg terjadi sampai datangnya hari akad. Ya Allah lindungi licha dari segala jenis dosa dan hawa nafsu ini. dekatkanlah licha dengan laki-laki yang bisa menuntun licha dan bisa mendekatkan diri ini kepadaMu.
di tulisan selanjutnya, licha mau bahas tentang laki-laki impian :)
selamat malam, di sepertiga malamNya, di kesunyian di sebuah kota pinggiran.
2.53 am insinyurlicha
Pernikahan bukan tentang perasaan. Pernikahan adalah tentang komitmen. Sebab nanti, semenarik apapun orang lain di luar sana. Secantik apapun perempuan yang kau temui, atau sesaleh apapun laki-laki yang kau jumpai. Dan perasaanmu begitu membuncah karena parasnya, kesalehannya, dan segalanya tentang orang tersebut. Ingatlah bahwa pernikahan telah mengikatmu dengan seseorang yang menjadi pasanganmu. Pahamkan tentang hal itu dan selesaikan urusan perasaanmu yang masih berkeliaran. (Materi kajian tadi bukanlah tentang pernikahan, tapi pikiran ini lahir ketika berkendara menuju Nurash sore tadi) (at Masjid Nurul Ashri - Deresan 2)
Goblin - Eps.16
Deok-hwa: Why didn't I know that?
Secretary Kim: I never told you.
Deok-hwa: Why didn't you tell me?
Secretary Kim: You never asked. Haha. You don't care much about the people around you or how the world works. That's why I'm waiting for you to ask questions. Questions that an adult would ask. About the world and about the joy and sorrows of those around you.
Deok-hwa: Thank you. Give me a little more time. I'll try my best to grow up.
Secretary Kim: You do that.
untuk kamu yang belum letih
maafin licha yang belum bisa mencintai kamu setulus hati kamu sama licha. mungkin iya, licha butuh waktu, tapi percayalah licha berusaha untuk berusaha mencintai kamu apa adanya kamu.
terimakasih karena sudah baik dan amat sangat menyayangi licha sampai hari ini.
semarang, 4 agustus 2016

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
aku kangen kamu, dam.
suasana hati yg tak bisa diajak kompromi
Suara : @dokterfina Cerita : @kurniawangunadi Backsound : Ost. My Little Bride
© Jakarta, 24 April 2016
Kebaikan yang Hati-Hati
Kebaikan itu lahir dari hati, bergetar dari hati yang kemudian menggetarkan hati-hati yang lain. Hati-hati yang tulus memberi akan mudah diterima oleh hati-hati yang lapang.
Hanya saja, kebaikan yang lahir hari ini semakin sulit dikenali. Entah apa yang terjadi pada hati manusia. Apakah dunia beserta segala kepentingannya telah membuat orang lalai pada hati mereka sendiri. Tidak mengenali perasaanya, sibuk memanipulasi perasaan untuk kepentingannya sendiri.
Semoga kebaikan-kebaikan itu kembali tumbuh bagai rumput, tidak mati begitu saja karena terinjak, terpotong, bahkan karena musim kering. Kalau suatu hari aku harus menentukan untuk hidup bersama siapa, aku hendak memilih dengan hati yang baik. Siapapun orangnya, siapapun itu yang memiliki hati yang baik.