Iya! Lagunya harus banget di attach! Hehe
21.32 WIB, Dijalan pulang, di kendaraan menuju rumah sehabis dari gramedia sepulang kerja.
Seketika keinget berbagai scene diri ini pulang dari gramedia di hari hari lalu, saat kita masih remaja.
Beberapa tahun lalu, ketika pertama kali masuk ke dunia kerja, selalu menyisihkan uang untuk self reward beli buku yang disuka. Masih juga kuingat bagaimana dulu semangatnya aku membuka plastik buku baru, membaca beberapa halaman awal untuk kemudian... didiamkan, hahahaha.
Juga di sekian tahun lalu, ketika masa kuliah. Rela menempuh all the way from Dramaga to Bogor Kota untuk sampai melihat barisan rak buku. Kembali ke Dramaga dengan aku duduk di pojokan angkot, memeluk buku baru yang tidak juga sabar kubuka plastiknya dan sudah mulai dibaca ditempat!
Juga sekian tahun lalu, ketika dunia belum secepat sekarang berputarnya, Gramedia Merdeka adalah tempat yang magis. Aku bisa menghabiskan cukup banyak waktu melihat beberapa buku terjemahan sastra jepang, selalu menarik! Membaca novel novel yang membahas cantiknya Mahameru, sastra Indonesia pada masa masa keemasan awalnya~ buku buku astronomi, aah semuanya menyenangkan. Rasanya pada masa itu, kalau kuingat lagi dan jika bisa kuulang, akan ada banyak hal yang harus dirayakan!
Lalu mundur lagi ketika suhu Bandung masih ada dingin dinginnya, tahun 2007!
Ketika buku bukunya Pidi Baiq belum sejenis Dilan, masih selucu Drunken Monster the series, ketika laskar pelangi difilmkan (?), dan ketika guru bahasa Indonesia di sekolah saat itu memperkenalkan kita dengan puisi puisi dan sastra lama~
Lalu.. apakah kita harus mundur lagi? Ketika sebelum remaja, mulai jatuh cinta dengan toko buku karena diajak orang tua, kukira Gramedia adalah toko mainan dan komik! Haha menyenangkan sekali mengingat dulu diizinkan beli buku album sailor moon. Melihat Mamoruu~ uwuu~ dan komik komik memasak yang gemas gemas sekali ilustrasinya! Ilustrasi makanannnya hahahaha.
Lalu aku melihat buku yang kubeli hari ini. Bukan lagi novel. karena, seriously, novel yang pas di usia ini sangat jarang kudapat! Hasil dari 2 jam lebih berjalan diantara rak buku kudapat 1 buku tentang Tumbuh Kembang dan Permainan Anak usia 0 - 24 bulan, dan 1 buku tentang berdamai dengan inner child.
Serius sekali ya hidup sekarang, bukan lagi dilihat dengan sudut pandang yang kadang kadang seperti ada kembang api dimana mana. yaah, ada sih sisi menyenangkannya, seperti ketika hasil kerja kerasku di kantor "dirayakan" dengan event open house dan kuudang semua customer yang mengenalku juga dengan baik, rasanya kayak hajatan tiap tahun hahaha.
Tapi menjadi orang dewasa tidak seburuk itu, banyak hal menyenangkan, juga salah satunya ketika kita bisa mengingat hari hari yang lalu sebagai memori yang menyenangkan. Meskipun mungkin saat dijalani dulu hal hal itu bukan sepenuhnya membahagiakan, seperti saat aku kelas 3 sd harus berjalan kaki kurang lebih sejauh 30 menit jalan cepat, dengan medan naik turun yang terjal~ tapi menariknya, saat sekarang aku lihat kembali rutenya dari google street view, rasanya sangat nostalgic, sedikit rasa rindu bercampur haru, entah haru karena sudah berlalu, atau karena memang masa masa itu sebegitu menyenangkannya. Ahahaha masa sih? kalau disuruh ulangi rute yang sama di hari hari ini, rasanya bukan lagi haru sih, lebih ke.. selamatkan kakikuu!! Hahaha.
Jadi orang dewasa mungkin lebih banyak diam dan merenung, tidak heran kenapa dulu kakekku banyak memperhatikan tingkah polosku dan tersenyum penuh makna. Mungkin dia bahagia punya cucu seperti aku (?) ahahhahahahahha. Harus!
Dulu, saat kita masih remaja, banyak hal ditimbang timbang dengan rasa. Saat ini, ketika kita sudah cukup dewasa, lebih banyak hal ditimbang timbang dengan pikiran yang semoga cukup matang.
Mungkin sebutannya juga bijaksana (?) aih.
Kamu hari ini, adalah susunan dari ribuan kata cinta yang selalu diingat dan diulang, juga tumpukan kata maaf yang sedang mencoba menutupi luka yang dibuatnya, dan mimpi yang disusun ulang agar jelas bentuknya.
Terima kasih sudah mengenalkan aku dengan buku! Umi, abi.
Semoga aku juga bisa jadi orangtua yang jauh lebih baik ahahahahhahaah sotoy sekali.