For the lover that i lost
earth

祝日 / Permanent Vacation
art blog(derogatory)
Alisa U Zemlji Chuda
Not today Justin
YOU ARE THE REASON


Kaledo Art
Stranger Things
ojovivo
taylor price
occasionally subtle

pixel skylines
AnasAbdin
RMH

★

shark vs the universe
Claire Keane
🪼
tumblr dot com
seen from Germany
seen from United States
seen from Colombia
seen from Italy

seen from Sweden

seen from United States
seen from Belgium
seen from United States
seen from South Korea
seen from Türkiye
seen from Russia
seen from United Kingdom
seen from France
seen from Russia
seen from Indonesia

seen from Germany
seen from Singapore
seen from Canada

seen from United States
seen from United States
@sffauziyah
For the lover that i lost
earth

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
You’re gonna live forever in me
Sudah lelah perginya? atau menyesal karena hatimu juga dipermainkan?
Lucu ya, tiba-tiba kembali, disaat semuanya sudah membaik.
Kupikir seseorang yang kelebihannya kamu kejar demi menutupi kekuranganku, udah lebih dari segalanya.
Ternyata masih belum cukup buat kamu.
Lalu sekarang aku harus berpura-pura, jika tidak tidak pernah terjadi apa-apa?
Hey, engga selamanya hati bisa kamu permainkan.
Keputusan yang udah kamu ambil, itu sudah bukan tanggungjawabku.
Hatimu yang terluka, itu pilihanmu.
Ingat ya, menjaga hati bukan cuma untuk orang lain saja, tapi untuk hatimu sendiri juga.
—ibnufir
It's okay, you just doing great thing
Who's wrong?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
We just need stand and fight
God never leave us
Apa itu tenang?
Lucky girl turn twin age, and got twin number! Hope it’s true✨
Kali tahun ini dihujani rasa syukur, Allah maha baik ketika si pendosa ini tak tau diri.
Menangisi manusia, padahal Allah sudah beri gambaran dan petunjuk
Lagi dan lagi Allah beri tamparan indah lewat luka yang manusia buat sendiri, Allah rindu umatNya
Di 22 ini, rasanya begitu bercampur berantakan tapi indah serat menenangkan
Ada yang kurang, kamu
Keenan
Kamu yang udah beda alam dan dunia sama si pendosa ini
Keenan harus tau sayang cinta tulus ini ga akan pernah hilang, milyaran rindu selalu tumpah ruah buat kamu, milyaran permohonan maaf jua tak henti ku panjatkan.
Sayang, terkadang banyak rasa yg gabisa diungkapin tapi air mata mengalir deras
Tunggu sampai waktunya tiba kita bersua sayang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Yang Memutus Kebahagiaanmu
Apakah kamu…
Pernah sedih sesedih-sedihnya?
Pernah nangis senangis-nagisnya?
Pernah sakit sesakit-sakitnya?
Pernah menjerit sekencang-kencangnya?
Pernah malang semalang-malangnya?
Mungkin kamu yang sekarang adalah kamu versi paling bahagia yang pernah ada. Barangkali postinganmu di Instagram cukup mampu membuat orang lain iri. Makanan yang enak. Keluarga yang harmonis. Tempat tinggal yang nyaman. Destinasi wisata yang bagus. Dan koleksi-koleksi yang unik.
Tapi pernah gak kamu terpikir tentang satu hal yang bisa menghapus semuanya, membuat semuanya tadi jadi gak berarti, atau malah membalikkan keadaannya dalam sekejap: KEMATIAN.
Pernah terpikir gak tentang kematianmu, bagaimana skenarionya dan bagaimana kesudahannya? Bagaimana tempat kembalimu, bagaimana kuburmu, siapa yang menemanimu, bagaimana sekelilingmu, dan bagaimana Munkar dan Nakir memperlakukanmu?
Pernah terpikir gak bahwa kematian bisa saja membalikkan keadaanmu secara drastis, dari yang sangat bahagia jadi malang semalang-malangnya, sedih sesedih-sedihnya, dan sakit sesakit-sakitnya?
Kalau disuruh menakar diri sendiri, seandainya kamu mati malam ini, kebayang gak gimana keadaanmu di alam kubur keesokan harinya?
Bayangkan bagaimana perihnya.
Bayangkan bagaimana raungannya.
Bayangkan bagaimana jeritannya.
Saat itu, jika kau cari pintu taubat, maka tak ada lagi satu pun yang terbuka.
Cileungsi | Taufik Aulia
Waktu kecil dulu, aku tidak paham kenapa Ayah menanamkan pemahaman agama sebelum pemahaman yang lain. Pemahaman agama yang akhirnya menjadi dasar-dasar pemikiran, untuk berbuat, untuk melakukan ataupun untuk menulis.
Waktu terus berlalu, tahapan dewasa sedikit demi sedikit terlewati. Kala pandangan menyaksikan hingar-bingarnya dunia, gelap dan terangnya, baik dan buruknya. Aku dihadapkan pada pilihan-pilihan yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Saat ini, pemahaman dasar itu semakin nyata terasa.
Terima kasih, Ayah.
El Isbat | Bogor, 3 April 2019
Bukan dunia yang kejam, tapi kamu saja yang terlalu lemah. Dunia tak pernah peduli kamu menjerit kesakitan atau tertawa kegirangan. Satu-satunya yang dunia pedulikan adalah berapa banyak investasi waktu dan usahamu.
Dunia tak pernah peduli pada perasaanmu. Seperti bahagia, sedih, cemas, dan tenangmu. Itulah mengapa jika kamu mencari kebahagiaan hakiki, letakkan dunia hanya pada genggaman tanganmu dan akhirat dalam hatimu.
— Taufik Aulia
Hilangnya Keberkahan Waktu
Saat dulu masih kecil dan belum punya gadget, jeda waktu dari maghrib sampai isya terasa sangat cukup untuk membaca beberapa lembar Al-Qur'an atau menghafal beberapa ayat. Tapi sekarang jadi terasa sangat cepat dan tak cukup untuk barang membaca beberapa lembar atau menghafal beberapa ayat.
Makin kesini, rasanya waktu berjalan begitu cepat. Tidak terasa tau-tau sudah sebulan berlalu, tau-tau sudah setahun berlalu, tau-tau sudah tiga tahun berlalu. Waktu terasa berjalan begitu cepat, sementara kita masih disini, di tempat yang sama dengan tiga tahun yang lalu.
Barangkali betul bahwa waktu berjalan semakin cepat. Tapi saya belum menemukan penjelasan ilmiahnya. Tapi yang saat ini saya rasakan adalah bahwa keberkahan waktu kita berkurang. Waktu yang sudah kita habiskan terhitung cukup lama, tapi hasil yang kita raih terbilang tidak banyak.
Di zaman kita sekarang, ada banyak sekali kemudahan dibandingkan 100 tahun silam. Transportasi, komunikasi, dan informasi, semuanya begitu mudah. Mau belajar apa aja, gampang nyari sumbernya. Mau kemana aja, tinggal pesen tiketnya. Mau bikin apa aja, tinggal bikin.
Distraction is the suspect. Seiring dengan kemudahan yang banyak itu, muncul pula distraksi (gangguan/pengalih fokus) yang semakin banyak dan beragam. Di gadget android saya ada satu aplikasi Al-Qur'an, tapi ada sekitar lima media sosial dan lima aplikasi instant messaging.
Katakanlah kita punya waktu tiga puluh menit untuk tilawah setelah maghrib, lalu dari tiga puluh menit itu setiap lima sampai sepuluh menit ada notifikasi yang masuk dan kamu membukanya sekitar dua sampai tiga menit. Sudah berapa waktu terbuang dari yang tiga puluh menit untuk tilawah itu?
Belum lagi bicara perihal waktu-waktu luang kita, ada Sp*tify, Y*uTube, dan N*tflix yang sudah siap menunggu. Sudah berapa jam waktu luang kita habis setiap harinya?
Sehari, sehari, jadi seminggu. Seminggu, seminggu, jadi sebulan. Sebulan, sebulan, jadi setahun. Gitu aja terus sampe tua. Lalai sama waktu yang terus berjalan gegara gampang banget teralihkan fokusnya.
Pada akhirnya, mumpung masih Ramadan, mari kita sama-sama belajar untuk berpuasa menahan diri dari distraksi-distraksi yang datang agar waktu-waktu menjadi berkah.
Berkah itu kebaikan yang bertambah-tambah. Waktu berkah berarti waktu yang memberikan kita nilai tambah. Yang mengantarkan kita menjadi semakin produktif dalam kebaikan.
Mampang Prapatan | Taufik Aulia
Berbenah
Ketika hidup rasanya semakin hari semakin berantakan, lalu Allah timpakan urusan-urusan dunia yang begitu rumit, barangkali, ada langkah yang harusnya ditata kembali. Satu titik pasrah, yang mengantarkan kita pada introspeksi diri.
Untuk apa menyerapahi takdir? Barangkali, kitalah yang enggan beristighfar saat suasana hati begitu sempit. Sudah terlalu banyak cacat dan noda hitam dalam diri kita, maka dari, itu Allah terus persulit urusan kita. Mungkin kita lelah, tapi pada kenyataannya, kita tidak akan pernah berhenti berjuang selama nafas masih berembus.
Istirahatlah sejenak, coba tarik napas dalam-dalam, dan keluarkan perlahan. Mulailah berkaca pada diri sendiri. Barangkali kita perlu berbenah; ada niat yang harus senantiasa terjaga, ada hati yang diupayakan untuk bersih dari penyakit hati, serta langkah yang harus berada dalam koridor positif.
Malang, 9 Maret 2019 | Pena Imaji

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kita adalah cerita yang tak selesai. Kita adalah impian yang tak sampai. Sama seperti dulu kita yang semaunya berjanji, kini kita semaunya pergi. Kita terlalu bodoh untuk saling percaya, karena pada akhirnya kita tak bisa saling menjaga. Saling menawarkan rasa pada awalnya, namun malah kecewa pada ujungnya. Kamu orang seperti apa? Sekarang, memang Kamu yang sudah berubah atau ternyata selama ini Kamu cuma pura-pura?
— Taufik Aulia
Selamat hari minggu
Apa kabar? Bisa mengerti tangisku sebentar?