🩵 avery cochrane 🩵
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Noah Kahan

JVL

tannertan36
The Stonewall Inn
Cosmic Funnies
almost home
YOU ARE THE REASON

bliss lane

titsay
will byers stan first human second
cherry valley forever
Monterey Bay Aquarium

PR's Tumblrdome
occasionally subtle

Product Placement

roma★
The Bowery Presents
seen from Malaysia
seen from France
seen from Netherlands
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Egypt

seen from France
seen from United States
seen from Hong Kong SAR China

seen from Italy

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States

seen from Bolivia
seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Belgium
@seekinghide-blog

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Radio PPI Dunia (Online Broadcasting Radio - Indonesian Students Alliance Wordwide) Radio PPI Dunia diluncurkan pada hari Senin, 18 Mei 2009 pukul 00.00 WIB. Sebelumnya, radio ini telah melakukan uji coba siaran sejak 26 April 2009. Peluncuran Radio PPI dunia ditandai dengan siaran berantai dari Mesir, Belanda, Jerman, Rusia, Korea Selatan, Malaysia, Inggris, dan Australia. Radio ini akan menemani pendengar setianya di seluruh dunia dengan siaran 24 jam. Radio PPI Dunia digagas oleh Aliansi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di seluruh dunia. Kelahiran radio ini diinisiasi momen Simposium Internasional di Den Haag, Belanda. Di awal berdirinya, ada sebanyak 10 PPI di seluruh dunia yang terlibat di radio ini. Radio PPI Dunia merupakan radio online atau streaming yang disiarkan lewat internet dan bisa didengarkan melalui situs http://www.radioppidunia.org. Pendengar juga dapat berkomunikasi dengan penyiar serta berkirim salam dan lagu melalui pesan singkat Yahoo Messenger : radioppidunia[at]yahoo.com Format radio online dipilih karena radio dengan konsep tersebut memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan media massa lainnya. Teknologi internet yang bersifat tidak terbatas memungkinkan kami, para pelajar Indonesia yang terpisah dan tersebar di berbagai negara untuk berkolaborasi dan siaran bersama. Meski kami tidak bertemu secara fisik rasa kedekatan dan persaudaran itu tumbuh serta menjadi sebuah komunikasi tanpa batas. Fasilitas internet memungkinkan komunikasi dan interaksi yang lintas batas sehingga radio ini bisa menjangkau khalayak yang sangat luas dan dapat diakses dimanapun, kapanpun, dan oleh siapapun. Kami berharap radio ini bisa menjadi media komunikasi, interaksi, informasi, dan silaturahmi pelajar dan masyarakat Indonesia di seluruh dunia. Warna-warni Variasi warna di dalam radio ini telah terbukti dengan bersatunya anak-anak muda Indonesia dari berbagai negara di bawah naungan satu radio bersama Radio PPI Dunia. Penyiar Radio PPI Dunia adalah pelajar atau mahasiswa Indonesia yang sedang menjalani studi di berbagai negara dengan karakter dan ciri khas mereka masing-masing. Perbedaan latar belakang dan kemajemukan penyiar adalah gambaran dari Bhineka Tunggal Ika. Latar belakang pendidikan mereka pun beragam. Ada yang belajar di program S1, S2, bahkan S3. Radio PPI Dunia merupakan simbol istimewa karya anak bangsa yang tidak ternilai dimana rasa persatuan dan cinta terhadap bangsa terbangun dan tumbuh melalui suara pemuda Indonesia di seluruh dunia. Sebagai radio yang digawangi oleh para pelajar, program Radio PPI Dunia ini mempunyai keunikan tersendiri. Selain menjadi media silaturahmi, radio ini juga menjadi media tukar informasi dan pengetahuan. Apalagi karena sumber daya radio ini adalah para pelajar Indonesia yang terdidik di luar negeri. Mereka bisa saling menularkan ilmu, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan lewat radio ini. Radio ini diharapkan bisa menjadi ruang publik untuk melihat, mengkaji, mendiskusikan, dan mencari masukan untuk Indonesia yang lebih baik. Sebagai media komunikasi massa yang mengusung konsep citizen broadcasting, radio ini berperan sebagai media informasi lewat sajian informasi, berita, feature, dan dinamika yang terjadi di Indonesia dan dunia. Sebagai media edukasi radio ini menyakinkan materi yang bersifat mendidik, seperti membahas penemuan-penemuan terbaru di bidang iptek. Sebagai media hiburan, radio ini akan menghibur sobat PPI Dunia dengan program sajian salam dan lagu. Tak lupa, radio ini menjadi media kontrol sosial dengan menyampaikan informasi dan kritik sosial ala pelajar dan mahasiswa. Untuk mewujudkan peran tersebut, Radio PPI Dunia menyajikan tiga program pokok. Pertama, informasi atau paket paket berita. Kedua, perbincangan atau talkshow. Ketiga, program musik yang berupa salam dan lagu, tangga lagu, atau sajian musik bertema tertentu. Program tersebut diramu dan menjadi sesuatu yang murni dari hasil anak negeri persembahan bagi negeri. Di sela-sela tugas utama mereka sebagai pelajar, mereka telah merintis media komunikasi yang interaktif dan lintas batas. Radio PPI Dunia ini menjadi bukti cinta mereka kepada Indonesia. Mari berkarya anak bangsa bangun negeri tercinta! Salam radio! Facebook: www.facebook.com/pages/Radio-PPI-Dunia/128482029614 Twitter: @radioppidunia

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Mass Transportation (Upper-left picture) Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum Prime Minister and Vice President of the United Arab Emirates (UAE), and absolute monarch of Dubai. (Upper-Right picture) Dahlan Iskan Minister for State Owned Enterprises of Indonesia (Bottom-Left picture) Sergey Stanishev and Peter Mutafchiev Prime Minister and Transport Minister of Bulgaria (Bottom-Middle picture) Philip Hammond UK Secretary of State for Transport (Bottom-Rght picture) Yingluck Shinawatra Prime Minister of Thailand
Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional disingkat dengan I-4 adalah sebuah wadah ilmuwan Indonesia di luar negeri berasal dari konsepsi pengumpulan ilmuwan Indonesia dari seluruh dunia yang diinisiasi oleh PPI Jerman pada medio 2007 dan pendiriannya dideklarasikan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Dunia pada tanggal 5 Juli 2009 dalam kegiatan Simposium Internasional PPI Dunia di Den Haag, Belanda dan diresmikan secara formal di Jakarta pada tanggal 24 Oktober 2009 yang juga dihadiri antara lain oleh Nelson Tansu, Etin Anwar, Ken Soetanto, Yohanes Surya dan Anies Baswedan dan Nasir Tamara Visi dan Misi • Visi : I-4 sebagai wadah untuk mengakomodasi dan mengorganisasikan seluruh potensi ilmuwan Indonesia di seluruh dunia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia demi kemajuan Indonesia. • Misi : Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar ilmuwan di luar negeri dengan ilmuwan di dalam negeri, elemen pemerintahan, institusi pendidikan tinggi, institusi riset, dunia usaha dan masyarakat. Meningkatkan kompetensi dan peran internasional ilmuwan Indonesia dengan berbagai kegiatan ilmiah untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan proses alih dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan identitas dan kearifan nasional. Website: http://www.i-4.or.id Facebook: http://id-id.facebook.com/ikatan.ilmuwan.indonesia.internasional Linkedin: http://www.linkedin.com/groups/Ikatan-Ilmuwan-Indonesia-Internasional-I-2257754
Septinus George Saa (lahir 22 September 1986) adalah seorang pemenang lomba First Step to Nobel Prize in Physics pada tahun 2004 dari Indonesia. Makalahnya berjudul Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resisto. Oge menemukan sebuah rumus yang diberi nama George Saa Formula. Nama rumusnya itu, diambil dari nama panjang Oge, - Septinus George Saa - sebagai penemu. "Rumus itu adalah pengembangan Hukum Kirchoff. Dengan rumus saya tersebut, Hukum Kirchoff bisa disederhanakan lagi," ujarnya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Anies Baswedan Beberapa penghargaan yang pernah diterima beliau: 1.Pada April 2008 Majalah Foreign Policy, Amerika, pernah memilih Anies sebagai satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam daftar "100 Tokoh Intelektual Dunia" bersama Noam Chomsky, Al Gore, Francis Fukuyama, Samuel Huntington, Vaclav Havel, Thomas Friedman, Bernard Lewis, Lee KuanYew dan pemenang Nobel asal Bangladesh, Muhammad Yunus. 2. Tahun 2009 Anies juga mendapatkan penghargaan sebagai salah seorang "Young Global Leaders 2009" dari Forum Ekonomi Dunia (The World Economic Forum, WEF). Namanya disejajarkan bersama 230 orang pemimpin muda dunia yang dianggap memiliki prestasi dan komitmen kepada masyarakat, serta mempunyai potensi untuk berperan dalam memperbaiki dunia di masa mendatang. Tokoh dunia lain yang juga masuk daftar Pemimpin Muda Dunia di antaranya adalah pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, pegolf Tiger Woods, Anchor CNBC-India Shireen Bhan, CEO YouTube Chad Hurley dan pebalap F-1 Michael Schumacher. 3. Pada April 2010 Terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang versi majalah Foresight yang terbit di Jepang. Nama Anies dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota DPR AS, Paul Ryan. Sisi lain kehidupan beliau: ’HOBI’ MELAYAT PEJUANG Setiap kali ada yang mendapat musibah, Anies langsung mendatangi kelas demi kelas di sekolah itu. Selain mengumumkan adanya musibah ke seluruh kelas (ada 30 kelas), ia juga mengedarkan kotak amal untuk mengumpulkan dana. Setelah itu, ia memimpin teman-temannya mendatangi keluarga yang sedang terkena musibah untuk menyampaikan rasa dukacita dan sumbangan. Secara struktural, jabatan itu seolah tidak penting dalam organisasi siswa sekolah. Tetapi, pada pelaksanaannya, justru seksi inilah yang paling aktif. Tanggung jawab yang diemban Anies dengan baik ini telah berhasil menempa diri Anies menjadi lebih dewasa dibanding usia yang sebenarnya. Sebagai anak usia 13 tahun, ia harus berbicara di kelas di depan guru dan puluhan siswa. Setelah itu, ia harus mewakili sekolah untuk menyampaikan rasa dukacita dan sekaligus sumbangan. Semua siswa dan guru di SMP 5 itu akhirnya mengenal Anies. Saat duduk di bangku kelas 2, ia terpilih sebagai Ketua Panitia Tutup Tahun SMP Negeri 5. Acara yang diselenggarakan di Gedung Purna Budaya ini diadakan secara besar-besaran dan megah. Untuk menyukseskan acara itu, ia harus melibatkan banyak personel. ”Alhamdulillah, acara ini ternyata bisa berjalan dengan sukses,” katanya. Setelah dewasa, Anies baru menyadari, betapa besar manfaat kegiatan di masa remaja itu bagi kehidupannya saat ini. Selain menjadi lancar berbicara di depan banyak orang, ia makin peka setiap kali ada kabar kematian. Saat Sultan Hamengku Buwono IX meninggal, ratusan ribu pelayat memenuhi alun-alun utara Yogya. Tetapi, Anies ingin sekali melayat dan bisa memasuki Sitihinggil, tempat jenazah orang nomor satu di Yogya itu disemayamkan. Bersama Ridwan, Anies berusaha menjebol barikade lautan manusia yang meluber di seluruh alun-alun sampai kantor pos. Anies mengekor di belakang Ridwan yang bertubuh lebih besar, yang terus meringsek masuk. Usahanya tidak sia-sia. Anies dan Ridwan berhasil sampai di Sitihinggil, meski dengan sangat susah payah. Perjalanan dari kantor pos menuju Sitihinggil yang hanya berjarak sekitar dua kilometer, harus ditempuh selama lebih dari empat jam! ”Hati saya plong, bisa ikut menyalatkan almarhum.” ’Hobi’ melayat para tokoh pejuang ini menjadi kebiasaannya hingga kini, meski ia sendiri secara pribadi tidak mengenal tokoh itu maupun keluarganya. ”Mungkin, karena saya sangat hobi membaca biografi, saya memiliki rasa hormat pada para pejuang. Jadi, kalau mereka pulang ke pangkuan Ilahi, saya merasa harus mengantar,” tuturnya, tulus. ”Saat Kiai Ali Maksum, pimpinan Pondok Pesantren Krapyak, meninggal dunia, saya jalan kaki cukup jauh dari Krapyak sampai ke tempat pemakamannya di Jalan Bantul, Yogyakarta.” Dan, setiap kali Anies menghadiri pemakaman para tokoh itu, ia seakan sedang menyaksikan betapa besar akumulasi pahala para tokoh itu. ”Kalau dia tidak banyak berbuat untuk tanah air, bangsa, atau agamanya, mana mungkin kepulangan mereka diantar begitu banyak orang?” Tentang Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) yang di gagas oleh beliau: Visi Gerakan Indonesia Mengajar Diinspirasi oleh janji kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, Indonesia dipenuhi oleh anak muda yang tulus mengabdi menjadi guru selama waktu tertentu di daerah, menularkan optimisme, menebar inspirasi dan menjadi jendela kemajuan di tingkat akar rumput. Pada saat bersamaan, anak-anak muda itu belajar untuk peka dan peduli pada realitas kehidupan bangsanya. Kehadiran dan kehidupan anak-anak muda itu di sekolah, desa dan keluarga baru mereka di pelosok Nusantara akan merajut tenun kebangsaan yang lebih kokoh. Kelak, Indonesia akan dipenuhi pemimpin baru yang memiliki kompetensi kelas dunia dengan pemahaman akar rumput. Para pemimpin itu lahir dari anak-anak muda terbaik pada generasinya yang diberi kesempatan untuk hidup, tinggal, bekerja, dan berinteraksi di dunia pendidikan bersama rakyat di segala penjuru, termasuk di daerah terpencil. Misi Indonesia Mengajar Indonesia Mengajar memiliki misi ganda: Mengisi kekurangan guru berkualitas di daerah yang membutuhkan. Menjadi wahana belajar kepemimpinan bagi anak-anak muda terbaik Indonesia agar tak semata memiliki kompetensi kelas dunia, tetapi juga pemahanan akar rumput. Indonesia Mengajar membantu mengisi kekurangan guru sekolah dasar, khususnya di daerah terpencil dengan mengirimkan lulusan terbaik Perguruan Tinggi di Indonesia yang telah dididik intensif untuk menguasai kapasitas kepengajaran dan kepemimpinan untuk bekerja sebagai guru selama satu tahun. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi http://indonesiamengajar.org/ Keterangan di atas diambil dari berbagai sumber.
* Hatta adalah sebuah karakter yang dahsyat. Hatta pernah bersumpah tidak akan kawin sebelum Indonesia merdeka, dan dia benar-benar melakukannya (tidak ada bapak bangsa lain yang melakukan ini, termasuk Washington, Sukarno, atau Gandhi). Keteguhannya benar-benar ekstrim. Berkali-kali dipenjara, dibuang sampai ke Digul, Irian, tapi kegigihannya untuk memperjuangkan Indonesia malah bertambah besar. * Gubernur Jenderal Belanda, De Jonge, menganggap Hatta bahkan lebih berbahaya dari Sukarno. Hatta dalam kunjungannya ke Jepang dipanggil dengan sebutan “Gandhi of Java” (Maret 1933). Hatta, seperti Gandhi, memang melambangkan sebuah karakter yang unggul, kuat, cerdas, memiliki keteguhan moral yang tinggi, kemanusiaan, dan kemampuan. Kemampuan untuk membangkitkan sebuah bangsa, bangsa yang besar. Seberapa hebat mereka dibanding para Bapak Bangsa yang lain? 4 negara terbesar di dunia: China, India, Amerika, dan Indonesia. 3 bangsa yang pertama umumnya hanya mempunyai 1 mayoritas. Di Amerika, mayoritasnya adalah orang kulit putih Anglo-Saxon, berbahasa Inggris. Begitu juga di China dan India. Menyatukannya relatif lebih mudah. Sedangkan Indonesia, sangat kompleks. Sukunya berbeda-beda, jumlahnya sangat banyak, budayanya berbeda, karakternya berbeda, dan bahasanya juga tentu berbeda-beda. Tapi Sukarno-Hatta, mereka mampu menyatukan semuanya. * Barang kali tidak ada orang yang sedemikian mencintai buku dan ilmu pengetahuan seperti Bung Hatta. Ketika ia dibuang ke Digul oleh pemerintah kolonial, sebagian besar barang yang ia bawa adalah buku buku. Di sana ia membuat jadwal harian yang dipasang di depan pondok pembuangannya. Membaca buku adalah salah satu jadwal rutin setiap hari, diantara jadwal lainnya seperti berkebun dan menerima tamu. * Saat dipindahkan ke Banda Neira, sebagian dari uang tunjangan perbulan sebesar 75 gulden dihabiskan untuk menyewa rumah yang besar. Salah satu alasannya, bahwa dengan rumah yang besar, ia bisa membangun sebuah perpustakaan pribadi. * Buku-buku adalah dunianya. Oase yang tetap membuatnya hidup di pengasingan. * Kecintaan pada buku memang luar biasa. Hatta tak pernah menangisi nasibnya selama dibuang kemana mana. Tapi ia bisa menangis ketika perpustakaan pribadinya di Kaliurang Jogja, hancur dalam aksi polisional Belanda yang kedua. * Salah satu kisah mengugah dari Bung Hatta yang dikenang masyakarat adalah kisah tentang sepatu Bally. Pada tahun 1950-an, Bally adalah merek sepatu bermutu tinggi yang berharga mahal. Bung Hatta, ketika masih menjabat sebagai wakil presiden, berniat membelinya. Untuk itulah, maka dia menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya. Setelah itu, dia pun berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut. Namun, apa yang terjadi? Ternyata uang tabungan tidak pernah mencukupi untuk membeli sepatu Bally. Ini tak lain karena uangnya selalu terambil untuk keperluan rumah tangga atau untuk membantu orang-orang yang datang kepadanya guna meminta pertolongan. Alhasil, keinginan Bung Hatta untuk membeli sepasang sepatu Bally tak pernah kesampaian hingga akhir hayatnya. Bahkan, yang lebih mengharukan, ternyata hingga wafat, guntingan iklan sepatu Ball tersebut masih tersimpan dengan baik. * Namun lagi-lagi itulah, ternyata bukan hanya sepasang sepatu itu yang tidak mampu dibeli Hatta. Barang lain yang juga tak mampu dibelinya adalah mesin jahit yang juga sudah lama didambakan sang istri. Wah, mengapa bisa begitu? Ya, tak lain karena setelah mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden, 1 Desember 1956, uang pensiun yang diterimanya sangat kecil. Bahkan saking kecilnya, sampai-sampai hampir sama dengan Dali, sopirnya yang digaji pemerintah. Dalam kondisi seperti ini, keuangan keluarga Bung Hatta memang sangat kritis. * Sampai-sampai, pernah suatu saat Bung Hatta kaget melihat tagihan listrik, gas, air, dan telepon yang harus dibayarnya, karena mencekik leher. Menghadapi keadaan itu, Bung Hatta tidak putus asa. Dia semakin rajin menulis untuk menambah penghasilannya. Baginya, biarpun hasilnya sedikit, yang penting diperoleh dengan cara yang halal. Itu sebabnya, mengapa Bung Hatta mengembalikan sisa uang yang diberikan pemerintah untuk berobat ke Swedia. Itu dilakukan, karena sepulang dari Swedia Bung Hatta mendapati bahwa uang tersebut masih bersisa, dan dia merasa itu bukan haknya. Terbayang baktimu, terbayang jasamu Terbayang jelas jiwa sederhanamu Bernisan bangga, berkapal doa Dari kami yang merindukan orang Sepertimu Diambil dari berbagai sumber.
Random Progation Crack Theory by Bacharuddin Jusuf Habibie I think almost all the Indonesian people familiar figure on this one, he is known as an expert in aircraft once used to be the 3th President of the Republic Indonesia and now choose to live in Germany, Bacharuddin Jusuf Habibie, or better known as BJ Habibie. This time I would like to share one theory that he created while still active in the field of aircraft. In 1960 the development of aircraft technology has not been as quickly as now, the number of aircraft accident which occurred because of fatigue on the fuselage. Usually the critical points of this fatigue occurs at the connection between the wing and fuselage, or between the wing and engine mounting. Because these elements are continually experiencing strong shocks, both when you're taking off or landing. When taking off, unplugged receive air pressure (uplift) are great. When touched down this section also bear the blows of the fuselage. As a result exhaustion happen, and it was the beginning of cracks (crack). More and more cracks were more elongated and can be fatal dangerous, because the wing can be broken without warning. This leads to greater potential for fatigue. That's when BJ Habibie came to offer solutions. Was he who discovered how to crack propagation point it works, which became known as the theory of crack progression. With his theory, Habibie succeeded in calculating crack it in detail until the count of the atom. This not only can avoid the risk of plane crashes, but also make it easier and cheaper maintenance. The theory of crack progression or better known as Factor Habibie, the portion of the plane steel frames can be reduced and replaced by the dominance of aluminum in the body of the aircraft. And to reduce the weight of the aircraft without passengers and fuel weight to 10 percent of the weight konvesionalnya. Habibie factor also has a role in the development of merging technology airframe section by section. So that the cylindrical fuselage connection with the oval side of the wing can withstand air pressure when planes take off. So also in connection with the landing gear fuselage is much more robust so that it can withstand the load when the plane landed. Stabilization of Construction problem in the tail of this plane can be solved only in the Habibie period of 6 months only. Discoveries relating to the construction of aircraft known as the theory of Habibie, Habibie factor, and methods of Habibie. Diambil dari tulisan aslinya di http://www.dwina.net/

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming