ojovivo

izzy's playlists!
Sweet Seals For You, Always
Peter Solarz
i don't do bad sauce passes
AnasAbdin
DEAR READER

JBB: An Artblog!

blake kathryn
art blog(derogatory)
Mike Driver

⁂
occasionally subtle

let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Discoholic 🪩
$LAYYYTER
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
🪼

seen from United Kingdom

seen from Netherlands
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Japan

seen from Kazakhstan

seen from Greece

seen from Türkiye
seen from Canada

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from New Zealand
seen from Sweden

seen from Netherlands
seen from Kazakhstan
seen from Finland
seen from Jordan
seen from Japan

seen from Malaysia
@sebataspernah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tentang Kerja Keras dan Rezeki
Sebagian kita mungkin sering bertanya, kok kita sudah siang malam banting tulang kerja keras bagai quda, tapi insentif materi yang didapat gak sebesar sebahagian orang lainnya yang kalau dilihat di sisi usaha yang dikeluarkan tidak sekeras kita. Serasa dunia gak adil begitu ceunah.
Memang selalu ada rasionalisasi dari kaca mata logika tuk menjustifikasinya. Dari faktor apa yang dikerjakan, posisinya, strateginya, hingga priviledge apa yang dimiliki seseorang semua bisa jadi rasionalisasi. Cuma kalau dasar perbandingan yang kita pakai selalu tentang kolerasi antara kerasnya kerja dan hasil yang didapat, mungkin mumetnya kita takkan berkesudahan.
Dalam Islam, bekerja itu bukanlah satu-satunya sebab kita dapat rezeki dalam bentuk materi.
Pertama rezeki itu bukan hanya sekedar materi, bukan besaran yang tertera di slip gaji aja, ataupun jumlah nominal angka yang masuk ke rekening kita tiap waktunya. Ia bisa berbentuk nikmat sehat, keluarga yang sejuk, anak yang shalih, lucu dan penurut. Semuanya adalah rezeki.
Kedua, rezeki kita masing-masing sudah ditetapkan Allah kok, mau bekerja keras mati-matian ataupun bekerja ringan sekali, kalau sudah jalannya rezeki tersebut bagian kita, maka akan kita dapatkan, tak tertukar, tak terkurangi.
Kalo gitu kita ga usah capek-capek kerja dong kalau jatah rezeki memang sudah ditetapkan Allah? Nah inilah banyak salah kaprah tentang esensi bekerja dalam masyarakat kita.
Bekerja itu tujuan utamanya bukan tuk dapat nominal materi, tujuan bekerja itu adalah untuk ibadah. Allah mengganjar ikhtiar hamba-Nya dalam bekerja mencari nafkah bukan dari besarnya upah, tapi dari besarnya pahala dan ampunan Allah.
Dan yang namanya ibadah, butuh persembahan terbaik. Jika kerja adalah ibadah, maka ihsan, profesional, dan itqan adalah persembahan terbaik penyempurna ibadahnya.
Jadi, seorang muslim bekerja keras giat banting tulang, selayaknya tuk persembahkan ikhtiar ibadah terbaik untuk Allah. Bukan semata-mata untuk bonus angka gaji atau keuntungan penjualan.
Rugi klo tiap hari 8 jam sehari kita banting tulang tapi niatnya hanya soal penghasilan yang tertera dalam rupiah angka gaji. Pertama kita bisa keki dan sakit hati ngeliat orang yang kerjanya jauh lebih santai tapi melenggang dengan rupiah besar, kedua ganjaran atas niat kerja tuk ibadah itu jauh lebih tinggi dari ganjaran rupiah.
Plus bonusnya lagi, jaga niat agar kerja selalu dalam bingkai niat ibadah juga bisa jadi pagar luar biasa untuk jagain kita dari hal-hal yang gak diridhai Allah. Masa kalau dah niat ibadah kita rela mengotorinya dengan perbuatan maksiat.
Oleh karenanya, kita sepertinya harus sering-sering berhenti sejenak, lalu meluruskan kembali orientasi kita ketika bekerja. Kita tuh bekerja berarti sedang beribadah, untuk Allah. Kalau nyenengin bos, naik pangkat, naik gaji, dan efek-efek kausalitas manusiawi lainnya adalah akibat, yang adalah kuasa Allah tuk menetapkannya.
Allah sudah sediakan momen shalat wajib 5 waktu tiap hari bisa jadi pit stop kita tuk re-orientasi dan re-kalibrasi niatan ini. Tiap habis shalat kita luruskan lagi niat kerjanya, kita berdoa agar lelah jadi pahala dan penggugur dosa, kita tata lagi mana yang pokok, mana yang bukan, kita serahkan lagi kepada-Nya.
Bagian kita adalah memastikan niat kita lurus, bagian Allah-lah yang telah menetapkan seberapa banyak kadar rezeki kita. Tapi dimana-mana kaidah rezeki itu sama, rezeki dan karunia nikmat Allah untuk kita itu cukup, ga kurang sama sekali. Gaya hidup dan kesulitan kita tuk mensyukurinyalah biasanya yang bikin selalu terasa kurang.
Ajaib!
Hari ini aku sampai pada di satu titik untuk lebih fokus pada diri sendiri. Yang mana pacuannya bukan lagi orang lain, tetapi track sendiri.
Sudah lebih legawa dengan segala ritme yang lambat. Proses yang teruuuuus saja masih berproses belum menuai hasil. Atau...orang lain yang lebih dulu (seakan-akan) sampai pada diri yang kamu idam-idamkan.
Aku benar-benar merasa menerima diriku sendiri saat ini dengan segala kekurangannya. Setelah membenci diriku setengah mati dan itu melelahkan. Setelah berusaha bersaing atau merasa tersaingi oleh yang lain dan itu juga tak kalah melelahkan.
Aku sampai pada satu titik...perubahan yang baik bukan mengacu pada orang lain. Orang lain boleh menjadi sosok penyemangat, tapi tidak yang menentukan jadi apa kita esok.
Aku sampai pada satu titik bahwa kebermanfaatan dan peran setiap orang itu berbeda. Tinggal bagaimana kita berusaha maksimal menjalaninya.
Yang sejatinya harus diajak berkompetisi adalah diri ini. Agar hari esok jadi sosok yang lebih baik dari hari kemarin. BUKAN DARI ORANG LAIN.
Lebih baik terus berpacu dalam niat beribadah, bermanfaat, dan menunaikan peran sesuai yang Allah isyaratkan serta amanahkan pada kita.
Tiap dari kita adalah ajaib! Maka temukanlah mantramu sendiri :D
satunya udah nyoba mbilangin sampe berbusa, satunya ndablek minta ampun. satunya ceroboh dak sembuh-sembuh, satunya ngelus dada sambil dalem hati, sabar sabar sabarrr.
perkara sesepele bikin indomie juga jadi cekcok. satunya pengen kuahnya dikit supaya bumbunya kerasa, satunya pengen kuahnya dibanyakin supaya seger.
terkadang untuk mau ngungkapin ketidaknyamanan saja yang keluar malah helaan nafas doang karena takut satunya nggak terima. padahal sejak awal sudah sepakat, untuk perkara-perkara yang membuat salah satunya dak nyaman, sebaiknya didiskusikan agar supaya menemui titik temu. aku ndak suka kamu ngambekan.
aku ndak suka kamu kalau ditanya jawabnya terserah.
kamu aja yang beli. aku males keluar.
ih, kalau ga trima dibuatin yang ini yasudah jangan protes.
ih, kan aku melakukan kritik dan saran.
halah mbuh karepmu!?!!!11!! CINTA ITU SENGIT, KAWAN.
Mari beristirahat sejenak dari bicara wira-wiri tentang narasi. Sandarkan punggung ke dinding, temani dengan teh hangat dan baca hadits² Rasulullah ﷺ. Kemudian mari sadar bersama: masih banyak ajaran Baginda Nabi yang belum kita ilmui...
Tapi omongan kita sudah menyundul langit.
@edgarhamas

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jangan tuliskan kesedihanmu di sosial media. Karena orang lain gak bakal prihatin, tapi malah ngasih like.
@Dayuhidayat_id
بسم الله الرحمن الرحيم
.
.
Uusshikum wanafsiy bitaqwallah
Hasan al -bashri berkata ;
استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.”
.
.
.
Qadarullah diketemuin dengan circle yang alhamdulillah luar biasa. Ngerasain gimana nikmatnya beribadah, ngerasain gimana nikmatnya berteman karena Allah, Alhamdulillah luar biasa banget. -
-
MELESAT SEPERTI BUSUR ANAK PANAH
Apa yang harus gue banggain ? Dunia itu sementara, akhirat selamanya. Dulu emang mikirnya semua unsur duniawi itu penting, waktu dan materi jadi satu momen yang ga akan permah kembali. Iya emang bener, waktu emang ga akan pernah bisa diputar. Tapi lebih tepatnya, untuk apa waktu yang kita gunain kalo cuma untuk duniawi ? Hehe ga ada abisnya meen, beruntung banget bisa ketemu temen temen yg satu frekuensi, semua lilah karena Allah, yuk yang punya sahabat punya temen dirangkul temen nya bareng2 biar jannah bareng-bareng , insha allah berteman di dunia, bertetangga di syurga amiinn 🤲🏻
.
#terangcamp
#terangtrip
#mainsambilbadah
#temansatufrekuensi
#sahabatjannah
#hijrahfiisabilillah
100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM QURAN
Jangan berkata kasar. (QS 3 – Ali Imran : 159)
Tahanlah marah. (QS 3 – Ali Imran : 134)
Berbaiklah kepada orang lain. (QS 4 – An Nisaa’ : 36)
Jangan sombong dan congkak. (QS 7 – Al A’raaf : 13)
Maafkanlah kesalahan orang lain. (QS 7 – Al A’raaf : 199)
Berbicaralah dengan nada halus dan bersopan. (QS 20 – Thaahaa : 44)
Rendahkanlah suaramu. (QS 31 - Luqman : 19)
Jangan mengejek orang lain. (QS 49 – Al Hujuraat : 11)
Berbaktilah pada orang tua (ibu bapak). (QS 17 – Al Israa’ : 23)
Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua ( ibu bapak). (QS 17 – Al Israa’ : 23)
Jangan memasuki kamar pribadi ibu bapak tanpa izin. (QS 24 – An Nuur : 58)
Catatlah hutang-hutangmu. (QS 2 – Al Baqarah : 282)
Jangan mengikuti orang secara membabi buta. (QS 2 – Al Baqarah : 170)
Berikanlah lanjutan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesempitan. (QS 2 – Al Baqarah : 280)
Jangan makan riba’/membungakan uang (QS 2 – Al Baqarah : 1)
Jangan melakukan korupsi) (QS 2 – Al Baqarah : 188)
Jangan ingkar atau melanggar janji (QS 2 – Al Baqarah : 177)
Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu (QS 2 – Al Baqarah : 283)
Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan (QS 2 – Al Baqarah : 42)
Berlakulah adil terhadap semua orang (QS 4 – An Nisaa’ : 58)
Tegakkanlah keadilan dengan tegas (QS 4 – An Nisaa’ : 135)
Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga (QS 4 – An Nisaa’ : 7)
Wanita memiliki hak waris (QS 4 – An Nisaa’ : 7)
Jangan memakan harta anak yatim (QS 4 – An Nisaa’ : 10)
Lindungi anak yatim (QS 2 – Al Baqarah : 220)
Jangan memboroskan harta dengan sewenang-wenangnya (QS 4 – An Nisaa’ : 29)
Damaikanlah orang yang berselisih (QS 49 – Al Hujuraat : 9)
Hindari perasangka buruk (QS 49 – Al Hujuraat : 12)
Jangan memfitnah orang (QS 2 – Al Baqarah : 283)t
Jangan memfitnah orang (QS 49 – Al Hujuraat : 12)
Gunakan harta untuk kegiatan social (QS 57 – Al Hadid : 7)
Biasakan memberi makan orang miskin (QS 107 – Al Maa’uun : 3)
Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah (QS 2 – Al Baqarah : 273)
Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah (QS 17 – Al Israa’ : 29)
Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu (QS 2 – Al Baqarah : 264)
Hormatilah tamu anda (QS51AdzDzaariyaat26)
Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri (QS 2 – Al Baqarah : 44)
Jangan berbuat kerusakan di muka bumi (QS 2 – Al Baqarah : 60)
Jangan menghalangi orang datang ke masjid (QS 2 – Al Baqarah : 114)
Perangilah mereka yang memerangi mu (QS 2 – Al Baqarah : 190)
Jagalah etika perang (QS 2 – Al Baqarah : 191)
Jangan lari dari peperangan (QS 8 – Al Anfaal : 15)
Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam) (QS 2 – Al Baqarah : 256)
Berimanlah kepada para Nabi (QS 2 – Al Baqarah : 285)
Jangan melakukan hubungan intim di saat haid (QS 2 – Al Baqarah : 222)
Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh (QS 2 – Al Baqarah : 233)
Jauhilah hubungan intim di luar nikah (QS 17 – Al Israa’ : 32)
Pilihlah pemimpin yg pantas. Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya (QS 2 – AlBaqarah : 247)
Jangan membebani orang di luar kesanggupannya (QS 2 – Al Baqarah : 286)
Jangan mau dipecah belah (QS 3 – Ali Imran : 103)
Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini (QS 3 – Ali Imran 3 :191)
Lelaki maupun wanita mendapat balasan yang sama sesuai perbuatannya (QS 3 – Ali Imran: 195)
Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu (QS 4 – An Nisaa’ : 23)
Keluarga harus di-imami oleh seorang lelaki (QS 4 – An Nisaa’ : 34)
Jangan pelit (QS 4 – An Nisaa’ : 37)
Jangan iri hati (QS 4 – An Nisaa’ : 54)
Jangan saling membunuh (QS 4 – An Nisaa’ : 92)
Jangan membela ketidakjujuran atau kebohongan (QS 4 – An Nisaa’ : 105)
Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan (QS 5 – Al Maa-idah : 2)
Bekerja samalah dalam kebenaran (QS 5 – Al Maa-idah : 2)
Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran (QS 6 – Al An’aam : 116)
Berlaku adil (QS 5 – Al Maa-idah:8)
Berikan hukuman untuk setiap kejahatan (QS 5 – Al Maa-idah : 38)
Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum (QS 5 – Al Maa-idah : 63)
Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi (QS 5 – Al Maa-idah : 3)
Hindari minum racun dan alkohol (QS 5 – Al Maa-idah : 90)
Jangan berjudi (QS 5 – Al Maa-idah : 90)
Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain (QS 6 – Al An’aam : 108)
Jangan mengurangi timbangan untuk menipu (QS 6 – Al An’aam : 152)
Makan dan minumlah secukupnya (QS 7 – Al A’raaf : 31)
Kenakanlah pakaian yang bagus di saat sholat (QS 7 – Al A’raaf : 31)
Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan (QS 9 – At Taubah:6)
Jagalah kemurnian (QS 9 – At Taubah : 108)
Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah (QS 12 – Yusuf : 87)
Allah mengampuni orang yang berbuat dosa kerana kebodohannya (QS 16 – An Nahl : 119)
Berserulah/ajaklah kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana (QS 16 – AnNahl : 125)
Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain (QS 17 – Al Israa’ : 15)
Jangan membunuh anak-anakmu kerana takut akan kemiskinan (QS 17 – Al Israa’ : 31)
Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya (QS 17 – AIsraa’ : 36)
Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanafaat (QS23–Al Mu’minuun:3)
Jangan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah (QS 24 – An Nuur : 27)
Allah menjamin balasan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah (QS 24 – An Nuur : 55)
Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati (QS 25 – Al Furqaan : 63)
Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan (QS 28–Al Qashash : 77)
Jangan menyembah Tuhan selain Allah (QS 28 – Al Qashash:88)
Jangan terlibat dalam homosexual (QS29–Al ‘Ankabuut : 29)
Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar (QS 31 - Luqman : 17)
Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong (QS 31 - Luqman : 18)
Wanita dilarang memamerkan diri (QS 33 – Al Ahzab : 33)
Allah mengampuni semua dosa-dosa kita (QS 39 – Az Zumar : 53)
Jangan berputus asa akan keampunan dari Allah (QS 39 – Az Zumar : 53)
Balaslah kejahatan dengan kebaikan (QS 41 – Fushshilat : 34)
Selesaikan persoalan dengan bermusyawarah (QS 42–Asy Syuura : 38)
Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa (QS 49 – Al Hujuraat : 13)
Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam) (QS 57 – Al Hadid : 27)
Allah akan meninggikan darjat mereka yang berilmu (QS58–Al Mujaadilah11)
Perlakukan kaum bukan Islam dengan baik dan adil (QS60-Al Mumtahanah:
Hindari diri dari sifat kikir (QS64–AtTaghaabun:16)
Mohon keampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS73 Al Muzzammil;20)
Jangan menghardik orang yang meminta-minta (QS 93–Adh Dhuhaa: 10)
Mengimani qodar bukan untuk membenarkan ‘kesalahan’ kita, tapi untuk memahami bahwa ternyata kita tak ada daya apa-apa selain berusaha dan berdo’a
Cara lain bersyukur yang paling pol adalah memperbaiki ibadah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Semakin banyak melihat semakin banyak Ingin
Sampai sampai ngak wajar kalo weekend ngak piknik
Perjuangan (1)
Kalau kita berhasil di satu sisi kehidupan dan merasa hidup berkualitas, bukan berarti orang harus punya keberhasilan yang sama untuk menjadikan hidup mereka berkualitas loh. Ada yang hidupnya berkualitas dengan menjadi pelaku bisnis, tapi bukan berarti menjadi pedagang biasa hidupnya tidak berkualitas. Ada yang sukses menjadi dosen, tapi bukan berarti seorang guru hidupnya tidak berkualitas dan harus menjadi dosen untuk punya hidup yang dianggap lebih berkelas.
Gw sedih ketika seorang teman gw yang bisnis kecil - kecilan dan ingin pelan - pelan menjalankan usahanya, diceramahin habis - habisan oleh teman lain yang bisnisnya sudah besar hanya karena teman pertama mempertahankan prinsip ingin pelan- pelan berjalan dan menghindari riba. Gw cukup paham kondisi si teman ini, dia single mother dengan tanggung jawab pada anaknya, dan hijrah yang tengah dia upayakan tertatih - tatih diantara kesibukannya menjemput rezeki dan merawat anaknya. Iyes, di usia gw yang semuda ini teman-teman janda gw udah banyak. And they are awesome women!!
Tidak semua orang perlu cita - cita fantastis untuk menjadikan hidupnya bermakna. Tidak semua orang butuh pencapaian dunia yang terlihat hebat untuk menjadikan hidupnya lebih bermanfaat. Bisa jadi si janda beranak satu yang tak kaya uang lebih bermartabat daripada pebisnis hebat yang memikirkan ribapun tak sempat.
Kata teman gw yang sudah sukses (dalam hal bisnis) ini, kita harus mengikuti perkembangan jaman dan ga perlu ribet mikir riba. Hehe. Kalo dia mengikuti perkembangan jaman, saat ini di dunia bisnis sedang marak sistem investasi, peer to peer landing, investment based on networking, dan kompetisi sebagai solusi dari hutang piutang dengan riba, meskipun tentu saja perjuangannya cukup berat.
Ingat deh, setiap orang punya ranah berjuangnya sendiri. Ada yang di ranah sosial, pendidikan, ekonomi dan bisnis, penelitian dan keilmuwan, dan macam - macam. Ga harus jadi kayak kamu kok untuk menjadi bermanfaat. Kalau ada orang yang pendidikannya tak sebaik kita, ga mesti dong dia ga pinter? Kalau ada yang gajinya ga sebesar kita, ga mesti dong dia harus cari tempat kerja lain? Kalau ada yang pasangannya ga kayak punya kita, ga mesti dong itu jelek? Masing - masing orang punya takdir yang berbeda, di lokasi dan waktu yang berbeda. Banyak - banyak membuka hati untuk menerima bahwa apapun keberhasilan kita, semata - mata karena Allah. Entah sebagai ujian, atau jalan rejeki bagi manusia lain. Orang lain akan punya jalannya sendiri, ga perlu dipaksakan sama.
Marriage doesn’t scare me, marrying the wrong person does.
mereka yang hanya ingin bersenang-senang tidak akan menanyai mu pupuk apa yg kau pakai ?,berapa kali kau menyiramnya?
-jadi simpan resahmu sendiri

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Menyia-nyiakan waktu itu lebih parah daripada kematian. Karena menyia-nyiakan waktu memutus dirimu dari Allah dan negeri akhirat, sementara kematian itu memutus dirimu dari dunia dan penghuninya.”
ابن القيم -رحمه الله- الفوائد (ص 44)
“tidak ada kebaikan pada kaum yang tidak saling menasehati, dan tidak ada kebaikan pula pada kaum yang tidak mencintai nasehat”
عمر بن الخطاب -رضي الله عنه- الاستقامة ص (148)
Agama itu nasehat!