cerita kami dimulai dengan secangkir teh merah bata, yang pekat, yang harum, seperti pelukan
kadang kita berjumpa di sudut stasiun, sudut tersembunyi, terpencil, menyenangkan
sudut yang tidak dilirik kebanyakan manusia
dan kita berjumpa, selalu, di balik koran olahraga
mendesah tentang bisbol, tentang kriket, dan tentang yokozuna
kadang kita bertukar teh dalam gelas-gelas mika
gelas yang hancur saat dilindas roda sepeda
dan kita bertukar kata-kata, menggiring cerita, dan menyemai bahagia
tentang kesemek, tentang jeruk yang berbunga, dan tentang segalanya
kadang kita bertemu di setengah senja, sedang memarkir sepeda
sepeda yang perak mengilat, seperti warna besi tempa
dan selalu, obrolan selalu dimulai tentang menu makan malam yang tertunda
tentang udon, tentang oden, atau yakisoba
kadang kita bersama, memandang sakura, yang tertutup salju sepanjang muka
membiarkan hidung dingin dan kuping terluka
dan selalu, kita menghabiskan malam dengan berceloteh tanpa jeda
tentang masa depan, tentang maaf, dan pelukan yang tersisa
itu, yang selalu dilakukan seorang ayah dan anak lelakinya
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
kau tahu, ketika kau jatuh cinta: kau mengukir sejuta perasaan di hati, di limpa, di pojok-pojok usus besar; kau merajut namanya di kepala, di dada, dan di pertemuan kedua paha. kau memujanya lebih dari kau mengagumi semesta, kau menyimpan wajahnya dalam pesistensi retina; kau tahu dia segalanya, dan memang begitulah keadaannya.
kau tahu, ketika kau jatuh cinta: dia bisa menjadi segalanya: malaikatmu, penyapihmu, pembunuhmu, algojomu, atau perapal mantera di sampingmu. dia bisa menyerupa apa saja: kabut, angin, halimun, embun, atau hujan. dia adalah pelangimu yang melengkung, dia adalah badai bergemuruh, dia adalah darah saat kau terluka. dia memang menjelma apa saja.
kau tahu, ketika kau jatuh cinta: kau bisa mati karena melindunginya. kau rela jatuh saat bersamanya, kau sedia hina jika dimintanya; kau mau, kau selalu mau. kau menghamba dalam standar perbudakan paling nista, kau menjadi jalan tempatnya berpijak, kau mengangkatnya memutari angkasa; kau tahu, kau akan melakukan apa saja untuknya.
kau tahu, ketika kau jatuh cinta: otak tak lagi bersuara. hati memplester bibirnya. dan rasio ditelanjangi cinta. kau tahu, ketika kau jatuh cinta: saat itulah dunia memangsamu melalui dirinya.
kau tahu, ketika kau jatuh cinta: kau tak lagi bermakna.
Tanpa sadar, waktu berjalan sendiri dan sampailah ia ke Oktober.
Dan, saya masih berputar dalam ruang yang sama. Saya ingat, Oktober lalu, saya membuat sebuah catatan yang menyisakan luka di banyak tempat, di banyak hati, terutama hati saya—dan, waktu belum mampu menyembuhkannya, mungkin. Masih membekas. Ikhlas, kata orang-orang, seperti kata-kata yang diciptakan bagi para Dewa. Dan, undakan menuju ke sana begitu sulit, tetapi saya selalu bilang: saya telah ikhlas, hanya saja, kenapa lukanya selalu membuka ketika mendapati sesuatu yang berkaitan dengannya. Ah, tentulah, itu karena ikhlas masih belum menjelma sempurna.
Ya, Oktober lalu, di penghujungnya, saya hampir kehilangan kepercayaan kepada cinta. Dan, ah, menuliskannya saja membuat air mata menggantung di pelupuk saya. Saya sempat bertanya, seperti itukah rasa cinta yang sebenarnya: sakit yang begitu dalam. Seakan meluruhkan tulang-tulangmu. Mungkin seperti itulah ketika kau menitipkan semangkuk penuh rasa percaya pada ranting yang rapuh. Ia tak mampu menyangganya. Malah memecahkannya berkeping-keping. Tapi, salah saya juga karena lupa bahwa ranting terlalu berat menyangganya. Maafkan aku, ranting. Saya sudah berusaha memaafkanmu juga. Hanya saja, mangkuk kaca seperti itu hanya saya miliki satu. Dan, kita menyaksikannya jatuh berkeping, tak lagi bisa berbuat apa-apa. Mangkuk itu tak akan mampu direkatkan kembali, pun bagaimana kita berusaha melakukannya.
Ya, ketika itu, saya baru tahu bahwa ternyata yang disebut cinta itu begitu menyakitkan—yang saya sebut cinta. Dan, rasanya, semangat pantang menyerah saya telah saya habiskan dalam momen itu. Saya menyadari hal itu kala mendapati diri saya yang menjadi seseorang yang berbeda. Cinta menjelmakan saya menjadi bukan-diri-saya-yang-saya-suka.
Takdir kita tak bersilangan, tetapi mengapa jalan itu dipisahkan seolah ditebas pedang berkarat? Darah memercik di setiap sudutnya. Dan sakitnya menyisa begitu lama. Hampir setahun, ternyata. Dan, semoga bahagia, itu yang saya sampaikan kepadanya. Tulus.
Dan, hadapi pilihan yang telah kau ambil bagai menarik undian dalam sebuah pasar malam itu. Membuat kejutan dalam tali usang yang kau tarik sekenanya. Itu pikiran buruk saya, saya tahu. Setiap orang pasti telah memikirkan yang terbaik dalam setiap langkahnya. Hidup terlalu singkat untuk dilewati dengan penyesalan. Hidup terlalu indah untuk disia-siakan. Rasa sakit, ya, ia akan mendewasakan kita, ia akan membuat kita semakin menghargai bahagia yang kita kecap. Rasa sakit mungkin hanyalah keadaan ketika kita terlalu banyak mencampurkan ramuan harapan dalam mangkuk yang terlalu kecil. Tak mampu ia menampungnya. Rasanya menjadi tak karuan—saya akan belajar tentang itu.
Kau, berbahagialah. Jangan menengok kembali kenangan itu. Itu bukan lagi tentang kita. Itu hanyalah tentang kau-saya. Kau bisa melihat perbedaannya kan? Lagipula, saya telah membuangnya ke samudra, namun sisanya masih terkubur di hati saya.
Kau, berjalanlah ke depan sana. Jika ada luka yang juga tersimpan di hatimu, silamkanlah, seperti saya yang berusaha keras menyilamkan luka besar dalam seluruh hati. Jika ada cinta di hatimu, silamkanlah, atau tambahkan untuk menggenapkan cintamu untuk dia. Dia sungguh mencintaimu, saya-kau-dia juga tahu itu. Sampaikan maaf dari saya kepadanya.
Kau, semoga kita tidak bertemu pada suatu hari.
Kisah kita, bisa dibilang, tak terpilih masuk buku kenangan, jadi kita tak perlu merayakannya dalam reuni apapun. Bukan karena apa-apa, hanya karena judul buku itu adalah cinta, bukan luka.
Hampir setahun, ternyata. Dan, saya sadar, saya terlalu lama menjelma bukan-saya. Terlalu banyak waktu saya biarkan berjalan sendiri, tanpa kehadiran diri saya. Dan, saya takut hidup akan bosan—menyadari bahwa saya hanya terlalu banyak berjanji kepadanya.
.
.
.
.
P.S. : Oh, ya, ini akan menjadi postingan terakhir tentangmu. Tahun akan berakhir, dan aku akan sibuk dengan janji-janjiku kepada hidup—dan Dia yang menghidupkanku. Dan, sampaikan salamku kepada dia-yang-enggan-kusebut-namanya itu. Sampaikan maafku juga—mungkin ada hal yang menyinggungnya.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
dan barangkali kita akan berjumpa lalu berjalan menyusuri senja. nanti kau akan membawa satu ransel penuh bahagia sementara aku memikul ransel penuh hujan. dan kita bertukar kisah tentang edelweiss yang layu termakan usia.
dan kalau saat itu tiba, berhentilah membuatku terpana.
ia diberi nama bahkan sebelum ia lahir. kedua orangtuanya meyakini bahwa segala sesuatunya harus dipersiapkan sebelum ia menghirup udara di dunia. sebab jika proses persalinan telah berlangsung, maka semua akan menjadi rumit nantinya. tak akan ada waktu untuk membuka buku macam profesor yang pusing ketika menemukan rumus baru. ayahnya pun tak mau meninggalkan ibunya yang berjuang sepenuh hati untuk melahirkannya hanya demi mencari satu-dua penggal kata panggilan. dan orangtuanya paham, bahwa memberi nama anak bungsu mereka tidak semudah membalikkan telapak tangan.
hingga akhirnya,
naufal azhar shidqi, begitu ia diberi nama.
aku masih ingat beberapa kejadian yang sempat membuatku tercengang. enam bulan ia tumbuh di kandungan, ketika kakaknya yang paling muda menghambur ke hadapan ibu sambil menangis. cengeng sekali. minta diperhatikan dan cemburu pada naufal, sepertinya. tak butuh waktu lama bagi kakaknya itu untuk menendang perut ibunya hingga kesakitan. kasihan. bagaimana rasanya menjadi naufal? atau menjadi ibu? kisah ini berlangsung terus, hingga usia naufal di kandungan menjadi delapan bulan.
ah. tapi tidak semuanya menyedihkan.
kala usianya delapan bulan, kami pergi ke sebuah toko perlengkapan bayi. ada banyak pakaian mungil yang membuatku kalap. kupilihkan satu-dua piyama warna-warni. biru, merah, hijau, betapa kuhindari warna feminin seperti merah muda ataupun peach. ada selendang, ada bedak bayi, ada botol-botol susu. riang kami menunggu kehadirannya: seorang anak laki-laki setelah dua kakaknya yang perempuan. ayah terlihat senang, ibu juga sama. banyak orang menyambut hari kelahirannya dengan suka cita.
tapi kata mereka-mereka, kebahagiaan tidak berlangsung lama, bukan?
seorang perawat melakukan kesalahan, tidak siaga, tidak buru-buru memanggil dokter ketika kelahirannya sudah dimulai. dia yang harusnya sudah menghirup udara, dia yang harusnya sudah menangis, dia yang harusnya sudah bergerak ceria, tidak, bukan begitu kenyataannya. dia tak menangis, dia harus mendapatkan perawatan dan cairan yang berada di dalam paru-parunya harus dikeluarkan.
lalu,
empat hari setelah kelahirannya, ia menyerah.
mungkin karena kedua orangtuanya membutuhkan satu malaikat di surga.
bagaimana menulis sebuah sajak (atau mungkin langsung lima atau sepuluh, bisa saja) orz
satu, butuh suasana hati yang sangat bagus. perlu emosi yang sangat kuat. dan emosi yang kuat bukan melulu bahagia atau patah hati atau depresi berkepanjangan. sekadar rasa kenyang dan mendapatkan nilai bagus juga bisa menjadi emosi yang luar biasa kuat.
dua, perlu perbendaharaan diksi yang sangat kaya. bukan berarti boros. karena sajak yang bagus bukan berarti memakai kata-kata sulit semacam incisura jugularis atau fossa cubiti. yang diperlukan hanyalah kata-kata yang tepat untuk menceritakan emosi yang dirasakan. dan soal tepat atau tidaknya, hanya hati yang tahu.
tiga, perlu jari yang tahan capek. bukan jari yang sembarang memilah kata. bukan jari yang mudah memberi titik dan koma agar puitis. sajak yang enak dibaca tak pernah ditulis seperti merangkai sms. sajak adalah kumpulan kata-kata yang agung, bukan layanan maksimal 140 karakter.
empat, puitis tidak selalu perlu kata-kata `tuk`, `daku`, `oh`, atau paragraf pendek-pendek. puitis adalah masalah rasa dan selera, dan sekali lagi itu masalah hati dan kemampuan berdiksi. memakai `oh` dan sebangsanya adalah ciri yang terlalu sering dipakai orang, dan cenderung hambar. terlalu pasaran.
lima, perlu tempat untuk memajang sajak. karena sajak bukan upil yang hanya bisa dinikmati sendirian. sajak perlu dibaca orang lain, perlu diasah, perlu didalami pelan-pelan. banyak dikritik, banyak dipuji, banyak dicintai, semuanya memperkaya pengalaman. dan kalau orang lain tak suka, peduli setan.
orz
itu cuma tips dari amatiran tak tahu diri seperti saya. siapa tahu berguna. tapi cenderungnya sih tidak. orz
kalau dirasa terlalu menggurui, tak usah dibaca. lol
kata mereka-mereka, kalau kamu percaya, Tuhan selalu mengabulkan segala jenis doa. doa yang baik, doa yang melantur, doa yang hanya sebatas kata-kata tak berima. Tuhan menengadahkan tangan-Nya dan menampung semua doa-doa manusia, lalu mengabulkannya dengan segera.
kata mereka-mereka, kalau kamu menginginkan sesuatu yang teramat sangat, Tuhan akan memudahkan jalannya untukmu. karena Tuhan tahu keinginanmu lebih dari kamu mengetahui mimpi-mimpimu sendiri. dan percaya saja, Tuhan telah mengatur peta perjalanan menuju terkabulnya keinginan, untukmu seorang.
kata mereka-mereka, Tuhan terlalu baik untuk kamu sia-siakan. Dia memberimu lebih dari daftar permintaan yang kamu ajukan, secara percuma, dan Dia tidak menuntutmu mengembalikan kalau-kalau Dia membutuhkan. Tuhan tidak meminta kamu memuji-Nya berlebihan, meskipun itu yang memang harusnya kamu lakukan.
kata mereka-mereka, Tuhan menyukai saat terwujudnya sebuah keinginan. ketika apa yang maya meretas menjadi nyata dan sanggup disentuh dengan kedua tangan manusia. apa yang tersembunyi disingkap, dan rencana Tuhan terlalu indah untuk disampaikan mendadak dan serentak, sehingga selama ini, apa yang Dia siapkan untukmu, hanya untukmu seorang, adalah sebuah pemberian yang penuh kasih sayang.
karena kali ini, kata Tuhan, Dia mencintai dirimu lebih dari kamu mencintai Dirinya. dan, kalau kamu sempat (dan memang harus sempat) Tuhan mengajakmu menemu-Nya. Dia menantimu kembali.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
dan kita selalu tahu: cinta adalah perjalanan mencari dan menemukan
ingatlah, kalau ada hari di mana lokomotif menderum begitu kencang, dan isak tangis begitu riuh, itulah hari di mana kita harus berpisah dan menjalani kehidupan yang tak sama.
sebab ada jiwa yang tak bisa dikekang dan bersemayam dalam keheningan kota kelahirannya. selalu ada jiwa-jiwa pengembara yang hidup bersama angin yang menerbangkannya entah ke mana, ke tempat-tempat di mana ruh tak bisa berkata dalam bahasa ibu mereka.
ingatlah, kalau ada hari di mana kapal terlalu bising dengan dentumannya dan senandung perpisahan tak akan reda, itulah hari di mana kita menjadi dua hati yang berbeda.
sebab ada jiwa yang memilih tenang dan bahagia dalam kelembutan kota kelahirannya. selalu ada jiwa-jiwa penetap yang kokoh bersama batuan yang melindunginya dari segala terpa. dari tempat-tempat di mana bola mata ruh berwarna lain dari ibu mereka.
ingatlah, kalau ada hari dimana kita melepaskan genggaman tangan yang terlalu erat dan hilang pegangan, menyisakan kenangan kalau itulah jejak terakhir kita bersama.
sebab sang pengembara akan melanglang ke sembarang dunia, dan sang penetap akan menjelajahi tanah airnya.
namun apapun yang akan terjadi, jika kita mencintai Allah dan menjadikannya tempat berlabuh, tak peduli ombak beriak pelan atau deras menghantam, kapal kita akan tetap tenang dan selamat hingga ke persinggahan.
rasanya menyakitkan setiap melihat foto-fotomu di media sosial, yang sedang tertawa, yang memakai jas almamater berbeda warna, rambutmu sekarang dipotong pendek agar cocok dengan bentuk mukamu, dan itu membuat saya sadar: kamu baik-baik saja tanpa saya.
orang yang hobi plagiat itu sama aja seperti orang kuno dan nggak mau maju. ketika sekarang kamu lagi asyik-asyiknya sama buah pikiranmu yang baru, yang lebih bagus dan inspiratif, dia masih bertahan dengan pikiran lamamu yang diaku-akui sebagai buah pikiran dia.
jadi, nggak usahlah misuh-misuhin orang yang tertinggal beberapa langkah di belakang kita. dan malah jadi berpikir: kalau makin banyak orang yang menjiplak tulisan, gaya, maupun ide kita; berarti apa yang kita lakukan itu bagus kan, ya? dan banyak orang pengen bangga-banggain itu.
awalnya kesel sih, tapi ide-ideku nggak pernah kering kok. aku bisa membuat ide-ide baru dan jika ada orang yang menjiplak, mereka cuma bisa jadi orang yang ketinggalan zaman.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming