Pengen banget ngumpet di bawah kolong meja đĽşđĽş
â

Fai_Ryy
đ
I'd rather be in outer space đ¸

shark vs the universe
Sade Olutola
𩵠avery cochrane đŠľ
noise dept.
sheepfilms
Game of Thrones Daily
ojovivo

Discoholic đŞŠ
KIROKAZE

PR's Tumblrdome
d e v o n
todays bird
seen from Brazil
seen from Uzbekistan
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Philippines

seen from Iraq

seen from Bangladesh
seen from Bangladesh

seen from United States
seen from Bangladesh
seen from United States
seen from United States
seen from Latvia

seen from Bangladesh

seen from Japan

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
@sabitabu
Pengen banget ngumpet di bawah kolong meja đĽşđĽş

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Aku akhirnya berani mengambil langkah.Bukan langkah yang seirama dengan lingkunganku. Kupikir ini jalannya. Aku bangga pada diriku sendiri
Yang ingin kukatakan,selamat berjuang Dhi. Semua pasti ada rintangan,namun doaku selalu menyertaimu
Terima kasih diriku untuk semua yang telah dilalui.
Terima kasih untuk kepercayaan yang udah kamu percayai.
Terima kasih untuk selalu ada dan memeluk dirimu sendiri.
Karena yang kau tahu, kau ada karna kau yakini kau ada.
Semuanya terlalu gamang sampai-sampai entah apa yang hendak diraih
Semuanya terlalu cepat, rasanya tak ada lagi. Pada akhirnya, waktu memang tak bisa menunggu.
-14 Mei 2020-

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Gatau, kenapa juga harus kecewa. Padahal udah tau kalo kemungkinan itu gaada. Kalopun aku maju, aku yang jahat. Tapi ternyata sakit juga kalo akhirnya gini :(
I'll Try
I'll try to open my heart. Percayalah, Aku sudah beberapa kali mencobanya. Tapi memang ada satu orang yang benar-benar belum sepenuhnya lepas. Aku tak pernah berniat untuk menolak setiap yang hendak hadir, namun cobalah lebih kuat untuk meyakinkanku untuk bisa yakin pada kau yang baru.
-DHI-
Bandung, 31 Desember 2019
"Tekan"-lah aku!! Kita lihat, tempat setinggi apa yang Akan kugapai!
Aku Sekarang
Semua terasa gamang akhir-akhir ini, entah apa yang sebenarnya terjadi. Terlalu banyak kekecewaan yang terasa. Langkah sepertinya berat untuk dilakukan.
Tiap-tiap hal yang dilakukan selalu tak berjalan semestinya. Berada di ujung tebing saja rasanya diri ini. Bingung, takut, kecil, tak tahu lagi apa yang harus dilakukan.
Rasa-rasanya air mata pun sudah terlalu sering tuk mengalir. Napas ku sudah menyesakkan dada. Apakah tak apa jika ku sedang tak baik-baik saja?
Kurasa aku butuh waktu merenung sehari... saja tuk sendirian entah itu di kamar atau balkon rumah. Seraya mendengarkan lagi-lagu sedih yang sendu, kemudian membuatku menangis seharian dan membuatku pun bernapas dengan satu-dua.
Ku kira semuanya akan baik-baik saja. Namun, nyatanya hidup memamg memiliki tingkatannya sendiri. Aku mungkin sedang dalam masa percobaan untuk kenaikan tingkat. Yhaa... aku akan terus berjalan sedikit demi sedikit namun pasti.Â
Dan apa yang kuyakini adalah tak apa untuk sesekali menangis. Menangislah sesakit mungkin. Tapi ingatlah setelahnya, hapuslah air mata itu, berjalan lagi dan kejar hal yang belum kamu dapatkan itu.
DHI
-Bandung, 26 Januari 2019-
Kau tahu? Ingin rasanya ku hapus semua percakapan diantara kita yang tertinggal di handphone ku. Semuanya. Percakapan yang pada akhirnya berakhir dengan kau hanya membacanya. Tak apa, tapi bukankah kita ini teman lama? Setidaknya sapa aku setahun sekali. Tapi aku tak bisa memaksa.
Akhirnya, ku tetap tak sanggup menghapusnya dan berharap suatu saat kau akan menelpon ku seperti terakhir kali.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Apakah disini hanya aku saja yang 'merasa'? Lalu kau?
Aku dan 2018
Oke, udah lewat 11 hari tapi gapapa lah ya haha.
Tentang 2018, banyak banget hal yang dipelajari dan tentunya disyukuri. Ada naik-turun kehidupan yang waktu itu aku anggap kok berat banget ya :( kok capek ya, kok ga beres-beres sih, enak ya liat yang lain :(
Tau gak kenapa? Tugas akhir. Ya!! Sebagai mahasiswa D3 di salah satu politeknik aku harus banget beresin tuh alat buat sidang di tahun 2018. Dengan tepat waktu, karena kalo ga tepat waktu, malu. Dengan sistem paket tempat aku kuliah emang ngewajibin harus lulus sesuai target yaitu selama 3 tahun ga boleh nawar!!!
Nah, di proses pembuatan alat ini sih yang susah. Tugas akhir ku ini berkelompok, trus anggaplah partnerku itu si A dan si B. Nah buat si A dan aku proposal pembuatan alat kita tuh udah acc. Sementara si B belom sedangan waktu udah mepet menuju bulan kedua semester 6. Aku pulang ke kosan nangis bingung harus gimana cara ngebujuk si pembimbing ini supaya acc proposal temenku. Dengan semua doa dan cara akhirnya Alhamdulillah acc juga nih proposal dan kita bisa buat alat.
Terus kan kirain udah ya masalah cuma diawal doang, awalnya alat kelompok ku itu lancar banget terlampau mulus lah ya kalo bisa dibilang dalam perakitan hahaha. Sebulan setengah alat udah jadi, dan kita tinggal conditioning alat buat sesuai sama yang kita rancang.
But, guess what? No victory without sacrifice. Sesuatu yang mudah itu emang ga selamanya indah atau bertahan lama wkwkwk.
Kita bertiga udah mau ambil data nih di bulan April-Mei tapi ternyata refrrigerannya hilang dong masa dari pipa. Padahal kemarin-kemarin ga kenapa-kenapa. Tekanan ga turun, temperatur ga turun. Kan pusing yekan?
Akhirnya kita nyari tuh bocor dimana, udah sebulan kita nyari bocor dan ketemulah di bagian yang ga kita ubah :(( ridiculuos kan? Sebel akutuuh. Ga diapa-apain tapi kok bocor :(
Stressfull, crying is my routine at that time when I saw my friend manage their data for final presentasion but on the other side Of still had to fix my final project.
Drama lah pokonya hidupku !! Tapi terimakasih ya Allah selalu memberikan penyemangat dalam banyak hal, dengerin ceramah, jadi lebih Deket sama Allah kerasanya, trus aku termotivasi oleh wannaone hahaha. Their magic for me, kayak mereka tuh berjuang susah buat jadi idol dan ku jadi semangat kalo mereka semangat ceilah.
Alat pun akhirnya jadi, dan meskipun gabisa daftar sidang awal tapi ku akhirnya sidang terjadwal dengan penguji yg dianggap seram namun untungnya tak terlalu expert di pengkajian yang kuambil jadi ku aman huahaha.
Dan Allah emang baik banget ngasih aku dua pembimbing yang super baik banget, their my angel. Santai, bantuin pula pas di ruang sidang, ga ribet revisian. Aaah, I love them to the moon and back. Berharap bisa balas budi ke mereka dari apa yang kupunya nantinya.
Lulus lah aku sidang meskipun 3 hari sebelumnya sampe dijenguk mamah sama Adek ke kosan gara2 nangis kejer sambil nelpon takut sidang gara2 ada temen yg harus sidang ulang. Tapi alhamdulilah semuanya terlewati dan akupun lulus.
Wisuda memang kupersembahkan untuk mamah dan bapak yang selalu berjuang buat aku kuliah dan akhirnya lulus. Meskipun berat dan awalnya aku kuliah agak ragu karena bisnis bapak bangkrut, tapi mereka berdua yakinin aku buat belajar aja gausah mikirin yang lain karena mereka bilang tugas orang tua buat bikin anaknya berpendidikan dan sukses.
Terimakasih dan aku janji akan mewujudkan impian kita di tahun 2019 ini.
With love
-DHI-
Yang Tepat; Bukan Siapa Cepat Atau Lambat
âKatakanlah (Muhammad) kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman, âHendaklah mereka melaksanakan shalat, menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan secara sembunyi atau terang-terangan sebelum datang hari, ketika tidak ada lagi jual beli dan persahabatanâ.â (Qs. Ibrahim 31)
Sebuah Awal
Ada yang sedang merangkai mimpi, ada yang sedang memperjuangkan mimpi, dan atau.. ada juga yang sedang menyerah, karena merasa bermimpi terlalu tinggi. Ada.
Bagi mereka yang merangkai mimpi, layaknya seorang pelukis yang diberi kanvas, seperti penulis yang diberi pena dan lembar agar terisi. Gambar dan tulisannya adalah perjuangan, cat dan tintanya ialah fasilitas-fasilitas yang Allah berikan.
Akan tetapi, ada saat-saat dimana sebelum memulai semuanya menjadi begitu berat. Tentang kegagalan, tentang resiko yang sama besar dengan âsesuatuâ yang diimpikan. Tentang lelah, tentang cemas yang kehilangan penguat dan kepastian.
Bagi seorang muslim tentu tidak seharusnya demikian. Sebab kita meyakini,
âMungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.â (Qs. An-Nisa 19)
Siapakah yang paling tahu tentang manusia dan dirinya sendiri jika bukan Allah?
Sebagaimana yang dinyatakan oleh penyair, âSeseorang seharusnya berusaha sekuat tenaganya mendapat kebaikan. Tetapi, ia tidak akan bisa menetapkan keberhasilannya.â
Tepat, tugas kita hanyalah berusaha dan berdoâa. Sedangkan perihal menetapkan, ia mutlak kekuasan Allah. Jadi, apakah yang masih membuatmu pesimis?
Mengayuh Sepeda
Wah, udah sering pasti ya, kita mendengar kalimat âBerdoâa itu seperti kayuhan sepeda, terus saja mengayuh, nanti akan sampai ke tujuannya.â
Jika dalam berdoâa saja kita harus terus âmengayuhâ, maka bagaimana dengan wujud nyata ikhtiyar kita? Duh, udah sampai mana ya~
Dan pengayuh sepeda, selalu menggunakan kedua sisi kakinya. Beriringan. Sama-sama jumlah total kekuatannya. Kalau kita mendapati usaha kita sering gagal, harus menjadi bahan introspeksi. Jangan-jangan ada yang timpal, ada yang tidak seimbang.
Di awal tulisan ini, kami menyematkan surat Ibrahim ayat 31,
âKatakanlah (Muhammad) kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman, âHendaklah mereka melaksanakan shalat, menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan secara sembunyi atau terang-terangan sebelum datang hari, ketika tidak ada lagi jual beli dan persahabatanâ.â
Serta dalam potongan surat Al-Baqarah ayat 45, dengan jelas Allah berfirman;
âDan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, ..â
Sebuah pertanyaan yang paling mendasar setelah ini, âUsahaku selalu gagal, adakah diriku sedang tersibukkan dengan satu sisi kayuhan dalam memperjuangkan, tetapi lupa dengan sisi lainnya tentang memohon pertolongan?â
Bisa jadi.. demikian~Â :â
Rasulullah shalallahu âalaihi wa sallam bersabda, âSesungguhnya dalam setiap harta itu ada hak orang lain selain dari zakatâ (HR. Tirmidzi)
Nah, maka.. mulai saat ini, ikhtiyarkan mimpi-mimpi kita dengan menyertakan kehadiran Allah, yuk! Iringi perjuangan dengan sabar dan sholat, serta menyedekahkan harta kita yang memang didalamnya itu ada hak milik orang lain! In syaa Allah, berkah. :))
Selamat Berjuang!
Menjadilah Musa bin Nushair yang belajar dari kesalahan pendahulunya dalam menaklukan wilayah Maghribi, Afrika Utara. Jika Uqbah bin Nafiâ membutuhkan waktu hanya beberapa bulan untuk membuat penduduknya menjadi muslim -yang kembali murtad- maka Musa bin Nushair membutuhkan waktu 6 sampai 7 tahun untuk memperbaikinya menjadi masyarakat muslim yang taat.
Tidak mudah, tentu. Apalagi menghadapi masyarakatnya yang waktu itu adalah suku barbar. Namun Musa bin Nushair menjadikan Allah selalu disisinya. menjadikan sabar dan shalat sebagai penolongnya.
Ini soal kualitas, bukan kuantitas. Mau cepat atau lambat, yang terpenting adalah âsuksesâ dengan hasil yang tepat.
Selamat Berjuang!
2 Ramadhan 1439 H, Ibn Sabil: Quraners Team.
Yang Tepat; Bukan Siapa Cepat Atau Lambat
âKatakanlah (Muhammad) kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman, âHendaklah mereka melaksanakan shalat, menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan secara sembunyi atau terang-terangan sebelum datang hari, ketika tidak ada lagi jual beli dan persahabatanâ.â (Qs. Ibrahim 31)
Sebuah Awal
Ada yang sedang merangkai mimpi, ada yang sedang memperjuangkan mimpi, dan atau.. ada juga yang sedang menyerah, karena merasa bermimpi terlalu tinggi. Ada.
Bagi mereka yang merangkai mimpi, layaknya seorang pelukis yang diberi kanvas, seperti penulis yang diberi pena dan lembar agar terisi. Gambar dan tulisannya adalah perjuangan, cat dan tintanya ialah fasilitas-fasilitas yang Allah berikan.
Akan tetapi, ada saat-saat dimana sebelum memulai semuanya menjadi begitu berat. Tentang kegagalan, tentang resiko yang sama besar dengan âsesuatuâ yang diimpikan. Tentang lelah, tentang cemas yang kehilangan penguat dan kepastian.
Bagi seorang muslim tentu tidak seharusnya demikian. Sebab kita meyakini,
âMungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.â (Qs. An-Nisa 19)
Siapakah yang paling tahu tentang manusia dan dirinya sendiri jika bukan Allah?
Sebagaimana yang dinyatakan oleh penyair, âSeseorang seharusnya berusaha sekuat tenaganya mendapat kebaikan. Tetapi, ia tidak akan bisa menetapkan keberhasilannya.â
Tepat, tugas kita hanyalah berusaha dan berdoâa. Sedangkan perihal menetapkan, ia mutlak kekuasan Allah. Jadi, apakah yang masih membuatmu pesimis?
Mengayuh Sepeda
Wah, udah sering pasti ya, kita mendengar kalimat âBerdoâa itu seperti kayuhan sepeda, terus saja mengayuh, nanti akan sampai ke tujuannya.â
Jika dalam berdoâa saja kita harus terus âmengayuhâ, maka bagaimana dengan wujud nyata ikhtiyar kita? Duh, udah sampai mana ya~
Dan pengayuh sepeda, selalu menggunakan kedua sisi kakinya. Beriringan. Sama-sama jumlah total kekuatannya. Kalau kita mendapati usaha kita sering gagal, harus menjadi bahan introspeksi. Jangan-jangan ada yang timpal, ada yang tidak seimbang.
Di awal tulisan ini, kami menyematkan surat Ibrahim ayat 31,
âKatakanlah (Muhammad) kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman, âHendaklah mereka melaksanakan shalat, menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan secara sembunyi atau terang-terangan sebelum datang hari, ketika tidak ada lagi jual beli dan persahabatanâ.â
Serta dalam potongan surat Al-Baqarah ayat 45, dengan jelas Allah berfirman;
âDan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, ..â
Sebuah pertanyaan yang paling mendasar setelah ini, âUsahaku selalu gagal, adakah diriku sedang tersibukkan dengan satu sisi kayuhan dalam memperjuangkan, tetapi lupa dengan sisi lainnya tentang memohon pertolongan?â
Bisa jadi.. demikian~Â :â
Rasulullah shalallahu âalaihi wa sallam bersabda, âSesungguhnya dalam setiap harta itu ada hak orang lain selain dari zakatâ (HR. Tirmidzi)
Nah, maka.. mulai saat ini, ikhtiyarkan mimpi-mimpi kita dengan menyertakan kehadiran Allah, yuk! Iringi perjuangan dengan sabar dan sholat, serta menyedekahkan harta kita yang memang didalamnya itu ada hak milik orang lain! In syaa Allah, berkah. :))
Selamat Berjuang!
Menjadilah Musa bin Nushair yang belajar dari kesalahan pendahulunya dalam menaklukan wilayah Maghribi, Afrika Utara. Jika Uqbah bin Nafiâ membutuhkan waktu hanya beberapa bulan untuk membuat penduduknya menjadi muslim -yang kembali murtad- maka Musa bin Nushair membutuhkan waktu 6 sampai 7 tahun untuk memperbaikinya menjadi masyarakat muslim yang taat.
Tidak mudah, tentu. Apalagi menghadapi masyarakatnya yang waktu itu adalah suku barbar. Namun Musa bin Nushair menjadikan Allah selalu disisinya. menjadikan sabar dan shalat sebagai penolongnya.
Ini soal kualitas, bukan kuantitas. Mau cepat atau lambat, yang terpenting adalah âsuksesâ dengan hasil yang tepat.
Selamat Berjuang!
2 Ramadhan 1439 H, Ibn Sabil: Quraners Team.
Kelak kaupun akan jatuh hati.
Kepada kebaikan Allaah yang tiada henti-hentinya menyelimuti. Dan kelak kaupun akan jatuh hati, kepada Allaah yang berkali-kali menyelamatkan hidupmu.
Kelak kau akan jatuh hati, kepada Allah dengan ucap syukur yang tiada pernah berhenti. Kelak kaupun akan jatuh hati, bagaimana cara Allaah mengatur hidupmu.
Airmatamu akan luruh, senyummu akan merekah, perasaanmu bahagia saat menemukan dirimu telah dijatuhkan pada limpahan rahmat-Nya.
Sekali jatuh, maka kau akan bahagia. Dan kaupun akan berjanji untuk tetap taat pada tempaan ujian bagaimanapun hebatnya. Hatimu akan dibuat ridha, dan tenang. Meski kau harus menunggu pengabulan doamu berpuluh-puluh tahun lamanya. Barangkali kaupun sampai lupa pada doa yang kau langitkan.
Dan tetiba saja perasaanmu luruh dengan sendirinya. kau menyadari salah satu doa yang kau lagitkan dikabulkan-Nya dengan begitu baik dan sangat manis.
kau menangis sesenggukan, bukan karna kau memprotes atas ketetapam-Nya, namun karena perasaanmu haru sebab bahagia. Sebab Ia mengabulkan pintamu dengan cara yang lebih baik dari pintamu. Bahkan dengan sangat baik.
Allah, betapa Maha Baiknya Engkau.
Dan benarlah, bahwasannya Allaah adalah Dzat yang tidak pernah menghianati titipan.
Maka demikian diriku, akan tetap menenun doa dengan seluruh keyakinan bahwasannya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
- Ibn Syams

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
ADA KALANYA
Ada kalanya, sendiri lebih menyenangkan Ada kalanya, ramai malah menyakitkan Berdiam diri dalam kesendirian Menikmati angin yang berhembus Ingin rasanya seperti ranting dan daun Mereka bergerak dengan gemuainya Mengikuti kemana angin membawa Ada kalanya, hujan sangat baik Tersamarkannya perasaan dalam setiap tetes yang terjatuh Hilangnya jejak yang pernah tergambar
Hujan, mungkin dia yang saat ini kuingin tuk hadir Teriak pun akan tersamar oleh bisingnya gemuruh petir Tetes air mata tak terlihat Ku bebas melepas rasa yang ku rasa
Ada kalanya, ingin ku pergi Ada kalanya, ingin ku mengagungkan ego ku Tak peduli bagaimana mereka Terserah, biar susah pun ku tak peduli Hanya ucap yang ku pinta sejak hari gelap itu Namun, tak ada yang bergeming Dan ini kalanya ku pergi dan akan meng-aku kan aku Bandung, 4 Desember 2017 (NRd)
rasa-rasa
âEnggak semua rasa harus diungkap. Tapi jika terjatuh, jangan menyalahkan, tanggung jawab sendiri!â aku merapal mantra itu dalam-dalam, hingga lelap melenakan. Lalu lupa 3detik lalu seperti orang hampir mati ditelan rindu.
Sofa terlalu nyaman untuk sekadar rebahkan lelah. Namun tak cukup mampu tenangkan gundah. Beberapa menit kemudian aku terbangun, dan sekarang kembali di sini. Satu bulir airmata jatuh, namun buru-buru diseka. Rasanya pilu, semakin nyeri, karena apa tapinya?
Sudut mata melirik benda hitam yang sedari tadi ingin sekali dienyahkan. Di dalamnya ada pesan yang tak jua dibuka, diam-diam gemas mau menyapa. Tapi ingat bahwa menjadi biasa adalah harus.
Hirup saja udara sebanyak-banyaknya, hingga dada penuh lalu tak bisa lagi rasakan sesak. Aku diam, menyapa langit-langit ruang tamu yang tak lagi terang. âKenapa ya harus jatuh kemudian berkata itu cinta?â
Tak ada yang bergeming, namun tiba-tiba dentang jam tak lagi seperti yang sudah-sudah. Ternyata dia bergumam, âasalkan melihatnya bahagia katamu sudah cukup, lalu ingin apalagi?â
Aku tersentak, ada senyum sendu ketika mendengarnya. âKlise, sudah kubilang kan? Sudah, biarkan saja begini. Nanti juga hilang sendiri, aku itu sudah biasa,â ocehku padanya.
Lampu yang masih menyala kemudian meredup, tersenyum meremehkan sambil berkata, âmakanya, jangan terlalu pandai menyembunyikan rasa. Dia seolah tak tahu, siapa yang salah?â
âSudah kubilang tak ada yang salah! Ini rasa milikku, biarkan saja. Adanya itu memberikan pemahaman, tak usah dibesar-besarkan, nanti juga menghilang lagi.â Semakin kesal saja rasanya saat semua tak lagi bisa diam. Lamat-lamat kudengar mereka menghela napas, âyasudah, nanti-nanti biarkan kami sesekali bertanya padanya langsung boleh? Atau suruh saja dia menenangkan saat ini.â
Aku diam, tak ingin berkata apa-apa lagi. Kecut rasanya, ingin menghilang sajalah. âIni rasaku, kan? Kamu tak pernah tahu, tak pernah rasa bahkan tak bisa berjuang, kan?â aku kembali memejamkan mata, kali ini merapal mantra lain dalam-dalam, âkamu bahagia, itu cukup!â
Hujan Mimpi