Hidup adalah PILIHAN‥ Hidup adalah KEYAKINAN‥ Hidup adalah ♥♥♥♥♥

oozey mess
Cosmic Funnies
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

blake kathryn
NASA
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
he wasn't even looking at me and he found me
EXPECTATIONS
Claire Keane
we're not kids anymore.
todays bird

Product Placement

gracie abrams
macklin celebrini has autism
Monterey Bay Aquarium

roma★

Discoholic 🪩
Keni

Kiana Khansmith
seen from United States

seen from Spain

seen from United States

seen from Colombia
seen from Jamaica
seen from T1

seen from Senegal
seen from Colombia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
@roms3110
Hidup adalah PILIHAN‥ Hidup adalah KEYAKINAN‥ Hidup adalah ♥♥♥♥♥

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sugar Baklava BB150 Bass Series Head Amp | coming soon : Voltone Magnetic 500 Bass Series Head Amp, design by Dani Rahadian & Romy Sophiaan
OMNI #RoadToMetallica 23082013 @america Pacific Place
BALADA MUSIK INDONESIA
Ada seorang pengamat musik Indonesia yg mengatakan “aneh, kl ada band yg mengatakan mereka sebagai penyelamat.musik Indonesia”, sy mengangguk setuju dgn pernyataan itu..
Apa yg dimaksud sebagai “penyelamat musik Indonesia” apakah krn mereka memainkan jenis musik yg berbeda dr yg ada saat ini? Apakah itu sebagai gengsi mereka krn mereka tampil beda dgn boyband/girlband & band2 beraliran melayu?
Sy punya 2 band, yg dgn mantap berada di jalur rock (genre musik yg katanya ga bs jualan di negeri ini).
Yang pertama adalah OMNI, kami mantap berada di jalur alternative rock-metal, beranggotakan gitaris RULLY WOROTIKAN (yg sukses menjadi music producer Armada, Aura Kasih, Marcell & Konspirasi), AMANK SYAMSU (rapper dr Mahadewi) dan RYAN BAMIFTAH (drummer muda bertalenta), OMNI sedang dlm proses penggarapan album pertama.
Yang kedua adalah KONSPIRASI, beranggotakan MARCELL SIAHAAN (solois soul pop yg bertindak sebagai drummer), EDWIN SYARIF (gitaris dr band pop rock papan atas, Cokelat) & CANDRA JOHAN atau yg dikenal sebagai CHE CUPUMANIK (vokalis Cupumanik, band grunge legenda yg msh eksis hingga sekarang), KONSPIRASI berada di genre rock 90’s (seattle sound/grunge) yg Alhamdullilah, sudah mengeluarkan album perdananya “Teori Konspirasi” bln Juli 2012
Apakah sy & sahabat2 di kedua band sy tersebut gelisah dengan perkembangan musik Indonesia? TIDAK!! kami tidak merasa terancam dengan serbuan boyband/girlband atau band2 melayu. Kami sama sekali tidak takut! Kami adalah musisi profesional, kami sanggup berkarya (meskipun sering dibilang nekat) yg bisa membuat orang menyukai karya2 kami.
Sy rasa pernyataan tentang “sebagai penyelamat musik Indonesia” adalah sesuatu yg kurang pd tempatnya. Sebagai band dan musisi profesional sudah sepantasnya kita berbangga hati dengan karya kita terlebih dahulu. Bukan dengan tagline “penyelamat musik Indonesia”, percuma juga dengan tagline tsb kl karya dihasilkan tidak bs dinikmati oleh khayalak biarpun berada di jalur musik yg tidak laku dijual (rock, seperti apa kata sy diatas)
Musik Indonesia tidak perlu penyelamat, menurut sy. Musik Indonesia perlu variasi. Hanya saja pelaku2 industri yg harus bisa melakukan pembenahan utk variasi. Pelaku2 industri skrg memang cenderung lebih suka mengedepankan boyband/girlband/band melayu (dgn alasan mendatangkan keuntungan finansial yg amat sangat besar). Mindset seperti itulah yg secara perlahan harus dipinggirkan. Kita bisa melihat bagaimana hebatnya industri musik di Amerika-Eropa, semua jenis genre musik bisa berdiri tegak sejajar. Pelaku industri disana yg fair dsb dsb.
Indonesia? Yg dengan segala jenis ragam budayanya msh tertinggal jauh. Sy ada cerita menarik. Sewaktu sy berkesempatan tinggal di kota Sydney Australia (thn 1993 s/d 1997) utk melanjutkan studi. Teman sy (warga asli Australia) pernah mengatakan bahwa dia kesulitan utk belajar alat musik, perlu waktu hingga satu tahun lebih utk bisa bermain gitar. Sy? Pertama kali belajar main gitar di usia sy yg ke 15, dan sy tidak perlu waktu yg lama utk bisa bermain gitar, sy hanya perlu waktu 2 bulan saja, dan sy sudah bisa memainkan chord2 dasar gitar dgn baik. Itu adalah satu bukti bahwa bangsa kita adalah bangsa yg kuat dengan tradisi budaya yg kaya. Tp mengapa industri musik kita seperti berjalan di tempat tanpa tujuan yg jelas?
Sy sangat berharap adanya perubahan yg signifikan, yg positif, untuk kemajuan musik Indonesia. Pelaku industri maupun musisi mempunyai arah & tujuan yg jelas, bukan hanya mencari keuntungan finansial semata, bukan hanya mencaci dgn mengatakan bahwa “kita adalah penyelamat musik Indonesia! ” tidak begitu. Musik Indonesia tidak perlu penyelamat, musik Indonesia tidak perlu orang2 Industri yg isi kepalanya hanya uang, uang dan uang dengan mengedepankan kualitas yg begitu2 saja. Musik Indonesia perlu variasi, perlu persaingan yg sehat. Supaya musik Indonesia, dengan kekayaan budayanya, bisa sejajar dengan musik2 di belahan dunia.
- Romy Sophiaan -

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
"ECSTASY OF GOLD"
Sebuah cuplikan dari film klasik “THE GOOD, THE BAD AND THE UGLY” (1966) yg dibintangi oleh aktor legenda Clint Eastwood, Lee Van Cleef dan Eli Wallach. Disutradarai oleh sutradara asal Italia, Sergio Leone. Illustrasi musik oleh Ennio Morricone yg juga berasal dari Italia. Judul aslinya yang berbahasa Italia "L' Estasi Del Oro"
Mungkin bukan hanya saya, bisa jadi ribuan metalhead tidak bisa lupa dengan cuplikan video & illustrasi musik di adegan ini. Adegan ini digunakan sebagai opening di Stadion GBK 25 Agustus lalu, sesaat sebelum sang legenda, Metallica membuka konser megahnya dengan “Hit The Lights” (20 tahun silam di stadion Lebak Bulus, tanpa layar raksasa & LED, theme song ini di 'playback' sebelum mereka menghajar ribuan metalhead dengan "Enter Sandman")
Metallica selalu menggunakan potongan video lengkap dengan illustrasinya atau hanya dengan mem-playback theme song ini, untuk membuka konser mereka sejak tahun 1983. Film ini merupakan salah satu film favorit James Hetfield, frontman Metallica.
METALLICA : setelah 20 tahun
Stadion GBK Senayan, Minggu 25 Agustus 2013, adalah HARI BERSEJARAH untuk saya (beserta adik saya & teman2 lainnya yg hadir di Stadion Lebak Bulus tgl 10-11 April 1993) untuk kembali “menyembah berhala” kami, METALLICA
Meskipun kami tidak bersama di dalam stadion (saya datang bersama rekan band saya, OMNI & Konspirasi) namun kami kembali merasakan kegembiraan & antusias (meskipun tidak se-euphoria 20 thn silam). Dan dengan kapasitas stadion GBK yg lebih besar, saya perkirakan sekitar 75.000 penonton, saya tertegun melihat puluhan ribu kepala yg memadati stadion GBK. Kelas tribun & VIP terisi penuh. Kelas festival masih sedikit menyisakan tempat di belakang. Saya memilih untuk menikmati Metallica kali ini di belakang karena 20 thn silam saya merasakan berada di barisan depan utk moshing & headbang (saya sadar saya tidak lagi belia seperti 20 thn silam & saya adalah ayah dari 2 anak perempuan kecil ha5x)
Ryan & Alvin (drummer & additional gitaris OMNI) yg sudah saya “persilahkan” utk maju ke barikade depan menikmati semburan dahsyat Metallica, menolak. Mereka memilih utk di belakang bersama saya, sementara Amank (vokalis OMNI) “menghilang” ke barikade depan. Di kedua band saya, hanya saya & Rully (gitaris OMNI) yg merasakan kedahsyatan Metallica 20 tahun silam. Yg lain baru mampu menyaksikan pd hari Minggu 25 Agustus (kecuali Marcell, drummer Konspirasi, yg menyaksikan show Metallica sehari sebelumnya di Changi Centre, Singapore) sementara ke-2 rekan saya di Konspirasi, Che yg bersama rekan2nya di Cupumanik & Edwin yg bersama rekan2nya di Cokelat, terpisah dengan kami.
Panggung megah berdiri di ujung tribun sisi timur, panggung yg lebih besar & lebih modern ketimbang 20 tahun lalu yg lebih sederhana (krn cm backdrop hitam dgn logo khas Metallica), kali panggung terlihat sangat mewah & megah, dengan lampu2 berwarna warni, ada layar LED besar di tengah serta 2 screen besar di sudut kiri-kanan panggung. Seringai, band post heavymetal yg juga merupakan teman2 OMNI & Konspirasi sudah menyelesaikan tugas sebagai band pembuka (selamat Arian, Sammy, Khemod & Ricky, kalian benar2 seperti ketiban emas ratusan kilo dari langit! Saya sangat iri!! Ha5x), saya tidak sempat menyaksikan penampilan mereka krn pd jam 7.30 saya masih mengantri di gerbang parkir timur bersama ribuan penonton untuk masuk ke dalam stadion.
Sekitar pukul 8.45, cahaya biru dr lampu2 yg tergantung diatas panggung dipadamkan pelan2, lalu dr layar LED & 2 layar besar muncul sebuah potongan film dimana aktor legenda Clint Eastwood memegang senjata, lalu sayup2 intro “The Ecstasy of Gold” dr film cowboy legenda “The Good, The Bad and The Ugly” (yg merupakan film favorit James Hetfield) menghipnotis sekitar 75.000 penonton.
Saya melihat Ryan & Alvin yg terpana seolah tidak percaya mendengar lagu tersebut (yg biasanya hanya mereka dengar lewat CD atau lihat melalui channel youtube), saya cm bisa tertawa melihat mereka, krn saya mengalaminya di stadion Lebak Bulus 20 tahun silam. Theme song berdurasi 1 menit 50 detik tsb benar2 membius penonton. Tiba2 panggung kembali terang benderang & bersamaan muncul Lars Ulrich yg langsung duduk diatas drum set Tama Swingstar ber-kick ganda berwarna oranye, disusul Kirk Hammett, James Hetfield & Rob Trujillo. Dan sy merasakan stadion GBK bergetar krn histeria penonton!
"Hit The Lights" dari album perdana Metallica "Kill Em’ All" (1983), langsung menghajar telinga puluhan ribu penonton. Cukup surprise buat saya, krn Metallica sejak thn 1987 lebih sering membuka konser dengan "Creeping Death", yg di malam itu ternyata di set sebagai encore.
Lalu surprise kedua, “Master of Puppets” menjadi lagu ke-2, benar2 surprise! Krn di Lebak Bulus thn 1993, lagu tersebut dimainkan di urutan belasan. Lalu langsung disambung dengan “Fuel”, sy langsung menengok ke Ryan & Alvin berkata “kepala gw butek denger 2 lagu ini!” hahahahahahaha, ya dikarenakan sy bersama OMNI selama 2 minggu berlatih & perform dengan hits milik Metallica (termasuk 2 lagu tersebut) utk 2 event menyambut kedatangan Metallica.
Selesai menggeber 3 lagu bertempo cepat, James menyapa penonton & berkata sangat senang bisa kembali ke Jakarta lagi setelah 20 tahun. James yg tubuhnya semakin menggemuk & tattoo yg menghiasi hampir seluruh lengannya, terlihat sangat berbeda dgn 20 tahun silam. James tidak lagi berambut gondrong serta berkumis-janggut tebal, tidak lagi minum alkohol & meludah di atas panggung, dan tidak lagi meledak ledak penuh anarah & mengucapkan sesuatu yg disisipi oleh kalimat vulgar “F#*KING” atau “SH#T, James terlihat sangat bijak di usianya yg baru beranjak 50 thn. Kirk Hammett, juga terlihat sedikit gemuk, rambut kritingnya yg panjang terlihat sudah memutih. Kirk adalah Metallica yg tertua, 51 tahun. Lars Ulrich, sang pendiri band yg sudah saya anggap seperti “Rasul” selain The Beatles ini, juga nampak tua, Lars sekarang berusia 49 tahun, rambutnya sudah mulai menipis & tenaganya sudah tidak seperkasa 20 tahun silam. Rob Trujillo, bassist ke-4 Metallica berusia 47 thn, Trujillo adalah musisi dengan skill tinggi. Dia memainkan bassnya seperti memainkan sebuah mainan (saat bersolo bass, Trujillo sempat menunjukkan teknik slapping yg sempurna, yg sering dia gunakan saat membentuk supergroup funk metal di thn 90an, Infectious Grooves)
Saya kembali surprises saat “Ride The Lightning” dijadikan lagu ke-4. Kemudian Metallica mengajak puluhan ribu kepala utk bernyanyi bersama di lagu ke-5, sebuah ballad yg mahsyur “Fade To Black”. Saya kembali surprise saat lagu favorit sy di album Kill Em All “The Four Horsemen” mainkan di urutan ke-6! Tapi usia sudah tidak bisa membohongi, stamina Lars terlihat menurun, lagu tersebut terdengar berbeda dibandingkan dengan 20 tahun silam. Hanya sebuah lagu dr album terakhir mereka (Death Magnetic & saya sama sekali tidak membeli CDnya hahahahahaaaa) “Cynide” dimainkan. Dan saya (lagi2) surprise saat mereka memainkan sebuah nomor instrumental “Orion” dari album ke-3 “Master Of Puppets”, James, seusai lagu tersebut, berkara bahwa lagu tersebut didedikasikan untuk mendiang Cliff Burton (bassist ke-2 yg wafat krn kecelakaan jalan raya di kota Ljungby, Swedia pd tahun 1986, saat Metallica melakukan tour Eropa) lalu berturut2 nomor2 hits “One”, “For Whom The Bells Toll”, “Blackened” (lengkap dgn opening intro via sequencer), “Nothing Else Matters & “Enter Sandman” yg membuat ribuan kepala di GBK bernyanyi bersama. Konser megah “para nabi” ditutup dengan 3 encore : “Creeping Death”, “Fight Fire With Fire” & “Seek And Destroy” (puluhan bola2 plastik dgn logo Metallica muncul dari sisi kanan & kiri panggung). Keempat personil Metallica sempat membentangkan bendera Merah Putih yg bertuliskan “METALLICA solo Indonesia” (ntah maksudnya apa, bisa jd kepentingan politik mungkin…)
Saya berjalan keluar stadion & menunggu teman2 yg lain utk kembali ke meetinf point di Permata Hijau, dari Senayan ke Permata Hijau kami terus membicarakan ttg konser tadi. Buat saya, tetaplah konser pertama di thn 1993 merupakan unforgetabble concert. Konser kedua buat saya adalah konser melepas rindu saya dengan Metallica setelah 20 tahun, buat saya mereka tetap heavymetal terbaik sepanjang masa (sama sekali tidak tergoyahkan dengan serbuan genre musik apapun), tapi mereka sudah tidak muda lagi. Lars Ulrich tidak seprima dulu, bahkan sering tidak kontrok dengan tempo. James Hetfield sudah lagi tidak bisa menjangkau nada2 tinggi saat menyanyikan lagu2 dari album “Kill Em All” & “Ride The Lightning” (tapi downstroke tangan kanannya sebagai rhythm guitarist msh tetap terjaga), hanya Kirk Hammett yg masih cukup prima. Di meeting point kami bertahan hingga pukul 01 dinihari (dan masih terus membahas soal Metallica). Jam 01.30 saya kembali ke rumah. Dalam perjalanan ke rumah, hanya siaran radio dengan volume kecil menemani saya. Akhirnya, saya kembali menyaksikan “sang Rasul” membakar Jakarta (meskipun sy tidak meneteskan air mata rasa tidak percaya seperti 20 tahun silam), saya merasa beruntung dapat menyaksikan penampilan mereka 2x (mungkin hanya 2x saja, krn Jakarta bukanlah kota tujuan Metallica yg wajib masuk agenda tour). Esok paginya, sy memutar video rekaman saat lagu “Ecstasy Of Gold” menjadi opening “mencekam” konser tadi malam & menunjukkan kepada istri & anak2 saya. Dan selama 5 hari ke depan, di telinga saya masih terngiang2 sebuah lagu dahsyat sepanjang masa milik Sang Rasul : ” Fire! To begin whipping dance of the dead! Blackened is the end! To begin whipping dance of the dead! Color our world blackened! BLACKENED!!! “
ROMY SOPHIAAN (Musisi, OMNI & Konspirasi)
HOLY DAY | 25-08-2013
Tribute to AEROSMITH
performances by : ● HEYDI (Powerslaves) ● JIKUN (/rif) ● ROMS (OMNI - Konspirasi) ● FIRDY (White Rocks) ● VINCENT (The Rocket) ● OWEE (BandRoll)
Friday, August 30th 2013 The Tavern, Hotel Aryaduta Jakarta Pusat | 21.00 - 01.00
Dirgahayu Indonesiaku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
S. U. N. S. E. T
OMNI Upcoming Show
"SERBA METALLICA"
OMNI (tribute to Metallica)
featuring : - Jaya Roxx - Oddie Getah - Marcell - Ezra Zi Factor - Iyak Cupumanik
@BorneoBeerhouse Jeruk Purut Kemang
Sabtu, 17 Agustus 2013
Start jam 15.00-24.00 (Baazar serba Metallica, Nonton bareng film dokumenter Metallica, obrolan & info seputar Metallica & OMNI akan perform pd jam 21.30)
FREE ADMISSION !!
O M N I
Setelah berpartisipasi di acara "HEAL OUR MUSIC" di Studio 9 Jakarta Timur FOR THOSE ABOUT TO ROCK.. WE SALUTE YOU #omniband #healourmusic #saveindonesianmusic #fromthestudio #stopilegaldownload #instarock #instarockstar #instarockandroll #heavymetal #band #instamusic #instaband #instagram #instadroid #instadroidindo #instadroidnesia
I'm watching you, watch over me... And I've got the greatest view from here....

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
7 DEADLY SINS
OMNI upcoming show
"SABBATHALLICA" tribute to BLACK SABBATH & METALLICA Wednesday, June 5th 2013 @BorneoBeerhouse Jeruk Purut Jakarta Selatan w/ SERINGAI, DEADSQUAD OTONG N' THE CELEBRITY CHEV & GETAH opening act by OMNI special guest : JOHN PAUL IVAN, ARIA BARON, ADRIAN ADIOETOMO & ERNEST COKELAT get the tickets @BorneoBeerhouse from May 31st till June 4th IDR 50.000 DON'T MISS IT !!!