Tidak banyak yang bisa diutarakan dan disampaikan lewat lisan dan ketikan, entahlah. Mungkin karena aku saja yang tidak yakin dengan apa yang ku inginkan, entah mata yang lapar atau hati yang mulai tidak sabar. Tidak mengapa, biar aku sampaikan saja pada malam dan ketenangannya, agar bisa mengistirahatkan hati dari keinginan yang belum kunjung tiba.
Tidak mudah memang meyakinkan hati soal pilihan dan konsekuensinya, tidak sebentar pula waktu yang harus dihabiskan agar pilihan ini memang benar-benar matang. Jika pagi dan siang membuatmu terlalu bising dan penging dari lisan manusia, maka jadikan malam sebagai obat penenangnya.
Memberikan waktu dan kesempatan untuk mengistirahatkan semuanya, raga dan hati, pikiran dan angan. Setenang malam yang menjadikanmu lebih bisa berbicara dengan dirimu, sebelum tidur atau nanti ketika bangun di sepertiga malam. Membicarakan bagaimana langkah yang harus segera diambil.
Terkadang memang banyak yang takut pada gelapnya malam, tapi tidak sedikit pula yang selalu menunggu malam tiba, sebab baginya gelap tidak selalu menakutkan.
Tenangkanlah badaimu dengan waktu yang terbaik menurutmu, kamu hanya butuh sedikit jeda dan waktu saja. Menarik napas panjang dan mengeluarkan semua isi pikiran yang memenuhi kepala. Tenang, semua pasti ada akhir dari penantian dan permintaan.