kotornya hati tidak akan bisa ditutupi lebarnya kain, manisnya senyum, atau tenangnya ketikan. manusia mungkin bisa terkelabuh, tapi hitungan tuhan takan berhenti. kamu tetap akan bertanggung jawab atas kotornya.

ellievsbear

titsay
styofa doing anything
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Kiana Khansmith
$LAYYYTER
I'd rather be in outer space 🛸
Monterey Bay Aquarium
tumblr dot com
d e v o n

#extradirty

izzy's playlists!

if i look back, i am lost

tannertan36
Peter Solarz
Cosimo Galluzzi
Keni
seen from Sweden
seen from United States

seen from United States

seen from Netherlands

seen from TĂĽrkiye
seen from Romania
seen from United States
seen from United States

seen from South Africa
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Netherlands
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
@reparogy
kotornya hati tidak akan bisa ditutupi lebarnya kain, manisnya senyum, atau tenangnya ketikan. manusia mungkin bisa terkelabuh, tapi hitungan tuhan takan berhenti. kamu tetap akan bertanggung jawab atas kotornya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
tak lagi kau temukan aku yang harus tersedu, atau lompat kegirangan. akan kau temuakan aku di antaranya keduanya, ialah hampa. lampumu tak lagi menerangiku, tajammu tak sama sekali menikamku, atau atas hadiah yang kau siapkan, aku tak lagi terkejut bahagia. kutebak semuanya.
sepi tak lagi mengusik, bahkan rasanya jauh lebih asik dari pada ramai yang bisingnya menggilangkan damai.
kadang aku berpikir, mungkin ini alasan Tuhan atas jalan hidupku saat ini.
aku menikmati kesendirian, membatasi interaksi dengan manusia lain, berhenti menaruh harap akan apapun pada orang lain, menyiapkan hidupku sendiri, mencintai diriku sendiri, menikmati waktu dengan aktivitas sendiri.
Tuhan, semoga ini bukan jadi doa buruk untukku ya. Hanya saja, aku tak ingin lagi patah karna harap.
banyak orang merasa tersakiti olehku, sekeras apapun aku berusaha untuk tidak. aku menyadari masalah ada padaku, makanya aku berusaha pergi dari hidup semua orang, daripada harus menyakiti mereka semua.
mungkin hanya mamaku yaa yang mengerti hatiku?
aku ingin bertemu anak bayiku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
aku terlalu sibuk akan lukaku, fokus pada peran paling hancur atas kehilangan, mengabaikan banyak hal karena satu kondisi yang memilukan, enggan beranjak barang sejenak.
hingga aku terlena, lupa bahwa ada dia: pria yang juga baru pertama kali memerankan perannya, seorang terancam tenggelam dalam duka, berusaha menahan lemah untuk dapat membawaku ke permukaan.
laksana nahkoda hebat, menanti di ujung dermaga. Kapal kami tetap berlayar, tanpa kerusakan, tanpa kekurangan, bahkan laut lepas terlihat lebih istimewa dari yang sebelumnya terlihat biasa saja.
atas dasar apa aku boleh lontar keluh, jika Tuhan memberiku imam tanpa curang? bahkan terkaan pikiran kalian sama sekali tidak mampu mendekati sempurna yang ada padanya, hanya aku yang rasakan di fase hancur dan syukur.
luka kehilangan tidak akan pernah kami tutupi, hidup berdamai dengan duka akan kami jalani. Syukur karena darah daging kami sedang bermain di taman surga. Tuhan hanya ambil satu titipan milikNya lebih cepat dari yang lain, tapi kami masih dititipi sejuta titipan lainnya, yang masih harus dijalani dengan penuh asa surga.
titik tahun ke dua, tuan.
terima kasih atas tuntunan bekal keabadian, memegang tanganku untuk berada di jalan yang benar dengan cara menyenangkan, tanpa lupa memberiku gemerlap duniawi yang bisa dinikmati. remang menjadi terang, gundah menjadi tenang, sulit menjadi lapang.
panjang umur dengan sehat dan bahagia, saling cinta selamanya, untuk keluarga kecil kita: dunia dan surga selamanya.
Atas izin Allah, anak kami lahir ke dunia, memberi banyak kebahagiaan dan kebaikan, memilih bertemu orang tuanya di dunia, menitipkan badan lembutnya pada tangan kami, merasakan hangatnya dekap kami, walau tau umur hidupnya di dunia hanya 4 bulan 16 hari.
Azhafku sayang, kehilanganmu membuat cara pandang mama akan dunia ini menjadi lebih jelas. Meninggalkan dunia lebih dulu itu sama sekali bukan hal menyedihkan, karena pada akhirnya kita semua akan.
Rasa syukur tertinggi karena Allah izinkan setidaknya 1 anggota keluarga kami sudah dijamin menjadi penghuni surga, tinggal kami yang berupaya. Agar nanti saat Azhaf jemput mama papa di akhirat, tidak perlu menunggu terlalu lama🤍
Mama rindu setiap saat, rindu bercerita tengah malam saat semua orang tidur, seperti di video ini. Sudah tanggal 11 ke-8, Azhaf Firas Arasy🤍
tak ada lengkingan tangis yang dapat menembus semesta, selain tangis seorang ibu yang kehilangan anak untuk selamanya.
selamanya: di dunia.
Kuabdikan seluruh pikiran dan raga ini, dengan darah, keringat, dan hancurnya diri ini karena rasa sakit. Tunggu dulu, tunggu sebentar, aku sedang memulihkan diriku, mencoba mengobati semua perih yang kurasa. Kata-kata tajammu yang menyayat hatiku sudah cukup meruntuhkan semua upayaku untuk sembuh. YaTuhan jangan hukum dia. Biarkan, hancurku biarlah jadi milikku seorang.
Bagimu, memvalidasi perasaanku lebih haram dari babi yang dimakan secara sadar. Semua sakitku hanya “perasaan saja”. Semua lukaku dinilai “tak seberapa”. Bahkan segala upayaku bagimu “bukan apa-apa”.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku menggunting kuku kakiku sendiri. Sakit sekali. Semangat aku, hanya sebulan lagi. Setelah ini bisa gunting kuku sendiri, tanpa berharap bantuan orang, tanpa rasa sakit.
Setiap tengah malam aku terbangun, menggeret kedua kakiku m yang setengah mati sakitnya, untuk berlomba dengan air seni yang sudah di ujung tanduk. Kulewati itu, setiap malam, dengan tangisan.
Setiap subuh aku bangun, menarik apapun barang yang ada di sekitarku, berharap mereka bisa membantuku bangun, rasa sakit yang takkan pernah kulupakan, selalu menjerit setiap bangun dari tidur. Kulewati itu, setiap subuh, dengan tangisan.
Setiap pagi adalah perlombaan, aku berlomba dengan waktu, berusaha memberi diriku sarapan, berusaha berpakaian dan merias muka, berusaha meninggalkan rumah dalam keadaan rapi. Tentu dengan rasa sakit yang ada di badan, kulewati itu semua, dengan tangisan.
Dengan kondisi badan rentan, kulalui jalanan di bawah langit yang masih gelap, dihantui orang gila yang bisa menyerang kapan saja, bergelut dengan puluhan polisi tidur yang menyakitkan, demi tidak mengemis tempat duduk kepada orang. Setelah dipikir, untuk apa aku berias, saat setiap pagi kulewati dengan keringat, dan tentunya, dengan tangisan.
Aku harus bekerja, aku tidak mau miskin, aku tidak mau bergantung pada siapapun, dan tentunya, orang sekitar membutuhkan uangku. Biar cctv kantor menjadi saksi seberapa sering aku bersembunyi di balik masker dan menangis kencang dalam hati.
Bukan hal mudah menghadapi waktu makan tanpa makanan, menahan lapar karna tidak ada uang, aku pernah. Saat itu aku menangis sambil tersenyum, berharap laparku bisa jadi tabungan amalku.
Pulang kembali menghadapi sunyi, sepi yang sudah membuatku terbiasa sendiri. Waktu berlalu dan malam tiba begitu saja. Waktuku habis tak tersisa untuk berbenah. Aku menangis kencang, merasakan lelah di tubuhku.
Tertatih, merasakan dahsyatnya rasa sakit setiap kali sembahyang, namun aku masih hamba penuh dosa yang berharap bisa ibadah sempurna seperti orang beriman pada umumnya. Walau sajadah dan mukenahku selalu basah, kuyakin Tuhan paling tahu rasa syukurku atasNya mengalahkan semuanya.
Setiap malam kepalaku sakit, tubuhku bergetar saat menahan tangis yang saaangat kencang agar tidak ada yang mendengar. Tangisan histeris yang selalu keluar begitu saja setiap malam, aku sendiri pun sedih mendengar tangisku sendiri, betapa aku merasa sendiri, betapa aku menanggung sakit sendiri, betapa berat semua yang kulalui ini sendiri.
Aku minum semua vitamin itu dengan ingatanku, tak ada yang mengingatkan. Aku membuat daftar yang perlu dibeli itu sendiri. Aku menyiapkannya sendiri. Tidak apa.
Aku membenci fisikku sendiri, aku tak lagi mengenali siapa aku.
Namun hebatnya,
Dengan semua hal berat yang kulalui,
Aku dipermalukan dan diserang di depan temannya, tanpa sedikitpun memikirkanku atau melindungiku.
Aku dituntut bahagia saat yang kurasa setiap hari hanya sepi sendiri dan rasa sakit.
Aku dituntut makan sehat demi anak, saat kemampuan uang dan tenagaku terbatas.
Aku dituntut menurunkan berat badan bahkan saat anakku masih ada di dalam.
Aku satusatunya yang salah dan GILA, saat aku meminta tidak bertemu siapapun tamu nantinya.
Terlepas dari itu semua, aku berada di posisi paling merugi, karena apapun sakit yang kurasakan, yang terlihat hanyalah aku yang arogan dan tidak berbakti serta melayani suami.
Semoga Allah mengampuniku.
Ada ruang sepi yang bahkan aku sendiri pun enggan memasukinya.
Terlalu dingin, hampa, dan gelap.
Katanya lukaku biasa saja,
Semua kesulitanku dijawab dengan “aku juga”,
Matiku tak menghentikan satu kendaraan pun,
Sedang lelahmu membuat semuanya berhenti.
Mari teruskan kompetisi luka ini,
Jangan biarkan aku menang,
Karna aku tahu, bagimu,
Aku harus baik-baik saja.
The hardest thing is you will have a nice sleep~

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku di kendaraan umum, mengaitkan dua tas di tangan kanan dan kiriku, sembari memegang botol minum dengan sedikit air tersisa, juga berusaha tik tulisan ini.
Langit semakin menggelap, badanku semakin pegal, peluh keringat tak kunjung surut, namun sedikit pun tak kulihat itikad supir untuk berangkat mengendarai mobilnya.
Saat ini aku ingin teralihkan oleh apapun, sejenak melupakan beratnya hidupku hari ini. Lagi, berusaha tidak berair mata di keramaian. Lalu, kulihat lelaki di luar sedang menunggu kekasihnya, dan tersenyum lebar saat wanita pujaannya datang. Sial, aku iri.
Masih banyak yang harus kulakukan begitu sampai di rumah, dan melawan banyak rasa, takut salah satunya. Mengakhiri hari dengan letih tak terkira.
Tuhanku, apa yang kau siapkan untukku? Kuyakin hal sempurna.
Hari ini banyak sekali air mata yang jatuh tanpa perintah.