"Ternyata dhani rame ya." "Ternyata dhani banyak ceritanya"
Akhir-akhir ini beberapa kali dapat komentar seperti ini; dari dulu juga sih sebenernya. Kalau belum kenal, emang diem sih; bingung juga mau ngomong apa kan. Hahaha. Walaupun semakin kesini juga udah bisa ngobrol basa-basi sih, tapi kalau rapat online ya susah kalau mau heboh; ga kedengeran karena saling ketimpa suaranya 😂
"Maaf ya mbak, kita heboh banget." "Maaf ya Bu, kita ceritanya macem-macem banget gini."
Karena belakangan udah ketemu orang-orang, jadi pada bilang begini karena saya relatif tidak bersuara. Hahaha. Padahal ya biasa aja, teman-teman saya pas kuliah juga super heboh; dan saya ya relatif lebih kalem walaupun ya heboh juga kalau pas bisa heboh. Hahaha. Pas studi terakhir juga hampir semua yang disana heboh banget, ya saya mendengarkan aja. Hahaha.
"Dhani refreshing-nya ngapain sih." "Nur Dhani, do you read novels?" "Dhan, nonton drakor ga sih." "Dhani nontonin youtube ga sih."
Gara-gara muka super serius dan relatif diem, dikira tidak melakukan hal-hal menyenangkan di luar kerjaan. Hahahaha. Ya refreshing favorit saya sebenernya jalan kaki sih, tapi kadang mager. Hahaha. Padahal ya standar aja, macem nonton Netflix, drakor, baca buku/novel/komik, tidur (!). Hahaha. Nonton youtube juga nonton, tapi emang ga banyak yang ditonton; paling Na PD, antenna, beberapa stand up comedian. Wkwkwk. Dulu pas di Durham sih knitting, tapi disini kalau knitting ga kepake juga 😂
I am not sure how this image is shaped, but actually I might be silent because I don't have any topic to talk about in which due to my lack of reading or following the current trend 😂 Atau kalau ngobrol di Bahasa Jawa, saya ga bisa krama alus jadi ga enak mau cerita panjang lebar. Haha. Si Ibu sampai khawatir karena saya jarang nonton/denger yang lawak-lawak. Sampai pada suatu hari saya ngakak-ngakak, terus Ibu nanya "nonton apa kamu?" "Ini ada youtube stand up comedian lucu banget yang dibahas." Hahaha. I can laugh and have sense of humor, maybe just at different spectrum 😂